Hidup Sehat, Kinerja Melejit

Pegawai Riskan Terserang Hipertensi, Jantung, dan Stroke

Hidup Sehat, Kinerja MelejitBekerja di kantor dengan pakaian rapih, wangi, dan bersih terkesan enak. Bangun pagi, mandi, sarapan, berangkat, sampai kantor menjumpai ruangan yang bersih, tertata rapi, duduk manis, dan ber-AC. Dengan agenda kerja sehari-hari, orang kantoran layak mewaspadai kesehatan. Mereka rawan sakit. WHO dan survei American Osteopathic Association (AOA) menyebut, pegawai sering mengeluh nyeri punggung, leher, bahu, pergelangan tangan, dan kelelahan mata. Gangguan itu karena duduk 7-8 jam.

Studi Kansas State University menyebut bahwa duduk dalam jangka waktu lama bisa menutup metabolisme. Ini mematikan molekul lipoprotein lipase (LPL) yang membantu tubuh menggunakan lemak untuk energi (hlm 10). Di sisi lain, pekerjaan yang dikejar deadline dan menumpuk sering melahirkan stres jika tanpa berpikir positif. Mereka bisa sakit kepala tegang (tension headaches), migrain, cluster, dan sinus.

Serangan lain hipertensi, jantung, dan stroke. Buku ini bukan mau menakut-nakuti. Setiap pekerjaan ada risikonya. Buku mengulas 11 penyakit yang sering menjangkiti pekerja kantoran. Riset dengan 200.000 responden lebih menyimpulkan, tekanan pekerjaan meningkatkan 23% risiko serangan jantung dan kematian jantung koroner (hlm 69).

Buku ini mengajak pekerja kantoran melakukan pola hidup dan makan sehat sejak dini. Ini berbanding lurus dengan peningkatan kinerja dan berdampak lebih maksimal. Jangan banyak begadang dan istirahat cukup. Kendati masuk pukul 07.00 atau 08.00, selayaknya pada pagi hari menyempatkan berolahraga. Bisa sekadar lari-lari kecil atau menggerak-gerakkan badan beberapa menit. Untuk olahraga berat bisa diagendakan sekali sepekan. Tak ada salahnya sekali-kali berjalan kaki atau bersepeda ke kantor sebagai salah satu program kesehatan.

Selama berangkat ke kantor, usahakan menikmati sinar matahari pagi. Jika tak memungkinan, bisa 5-15 menit melakukannya di halaman kantor. Asal konsisten, ini bisa mengurangi kadar gula darah, menghilangkan kolesterol, meningkatkan sistem imun, penawar infeksi dan pembunuh bakteri (hlm 83). Menggunakan AC berlebihan juga membuat kulit kering, terkena penyakit legionnaire, dan sick building syndrome (SBS). Sejam sekali lakukan gerakan dan peregangan olahraga tidak harus berkeringat.

Saat di kantor, jika memungkinkan usahakan tidur siang, walau hanya sebentar. Ini akan membuat tubuh segar kembali. Akhir-akhir ini, semakin banyak perusahaan Amerika menganjurkan tidur sejenak di antara waktu kerja. Tidur singkat, tidak lebih 30 menit, dapat meningkatkan efisiensi kerja. Tidur seperti ini oleh James Maas, pakar psikologi dari Universitas Cornell disebut “power nap” (hlm 109-114).

Bab terakhir buku menjabarkan pola makan sehat. Minum air putih tidak bisa diganggu gugat. Selain itu, jangan lewatkan sarapan dan buat  jadwal makan teratur. Orang harus banyak makan sayur dan menghindari makanan cepat saji. Dianjurkan para pegawai mengurangi konsumsi gula, minuman berkarbonasi, dan meminimalkan makanan berminyak. Sediakan buah-buahan untuk menunjang kinerja. (Bety Widyastuti - sumber: www.koran-jakarta.com)

 

 

, Heru Setyaka (2016), "Hidup Sehat, Kinerja Melejit", Saufa, 978-6020-806-93-8: 216 Halaman. 

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy