Jurus Maut Pengusaha Sukses Modal Dengkul

Menjadi Pengusaha Sukses Tanpa "Modal"

Jurus Maut Pengusaha Sukses Modal DengkulMenjadi pengusaha sukses adalah impian setiap orang. Mereka membayangkan betapa enaknya mendapat uang berlimpah. Apalagi usaha itu tanpa menggunakan modal, namun tetap bisa sukses. Banyak orang berpikir, bisnis itu melulu persoalan modal. Tanpa modal, bisnis tidak bisa jalan. Namun faktanya, tidak sedikit orang yang sudah merogoh kocek besar, namun tetap gagal meraih kesuksesan.

Jika ada niatan kuat untuk berbisnis, modal tidak menjadi masalah karena bisa meminjam ke Bank, teman, atau bagi hasil keuntungan. Dalam buku ini, pembaca diajak menyelam dan membayangkan menjadi pengusaha sukses. Di dalamnya terdapat berbagai trik menjadi pengusaha sukses dengan modal dengkul.

Pada bagian pertama dijelaskan, menjadi pengusaha bisa mendapat penghasilan tanpa batas. Inilah yang membedakan antara pengusaha dan karyawan. Pengusaha  juga bisa memberi pekerjaan kepada orang lain. Dia pun bisa membantu negara mengurangi pengangguran (hal. 20).

Menjadi pengusaha bukan tidak mengkin bisa melakukan kegiatan yang lain karena bisa menjadwal sendiri dengan bebas, tanpa harus mengikuti aturan pekerjaan seperti PNS atau pegawai kantoran. Pengusaha ternyata juga bisa menjadi pejabat negara, bahkan Presiden.

Sebut saja Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dulunya merintis usaha mebel sampai sekarang pun masih berjalan. Perjalanan Jokowi menekuni usaha mebel tidak mudah dan berjalan mulus. Dibutuhkan waktu sembilan tahun untuk bisa menjadi pengusaha mebel sukses, meskipun mulanya hanya modal dengkul (hal. 50).

Pembaca dapat belajar dari kisah jatuh bangun seorang Jokowi dalam membangun bisnis. Dia banyak belajar dari kegagalan dan pengalaman sampai akhirnya Jokowi bisa menikmati sukses sampai sekarang.

Dalam bagian kedua buku ini, pembaca diajak menyelami, mencoba beberapa trik menjadi pengusaha. Jangan kalah terlebih dulu sebelum sukses. Banyak kegagalan terjadi karena bermental bisnis lembek. Hanya gagal sekali, langsung putus asa. Sebenarnya dalam dunia bisnis tidak cukup hanya ada niat, dibutuhkan mental dan visi misi yang jelas. Dia berorientasi ke depan. Gambarkan tujuan terbesar yang ingin diraih dengan membuat sasaran yang tepat (hal. 73).

Selain itu, dibutuhkan juga inovasi dan kreativitas agar berbeda dengan lainnya dari sisi cara menjual, jenis produk, keunikan, tempat dan pelayanan yang bisa menarik perhatian (hal. 205). Selebihnya, jika memang usaha dan cara yang dijalankan sudah maksimal, benar, dan tepat sasaran, maka yang terakhir dibutuhkan adalah spiritualitas. Diperlukan doa dengan hati tulus, menyerahkan sepenuhnya kepada Tuhan. (Syaiful Huda - sumber: www.koran-jakarta.com)

 

 

, John Afifi (2016), "Jurus Maut Pengusaha Sukses Modal Dengkul", Flash Books, 978-6022-961-79-6: 220 Halaman. 

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy