Great People To Great Business

Menghargai Pegawai Sebagai "Human Capital"

Great People To Great BusinessPerusahaan berandil besar dalam menciptakan orang-orang hebat. Mereka ibarat roda yang menjalankan visi perusahaan menuju transformasi untuk beradaptasi menghadapi tantangan global. PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. atau Wika memandang pegawai sebagai aset yang sangat penting. Buku Great People To Great Business (The Power Of Intangible Assets) mengisahkan Wika menciptakan human capital yang unggul.

Setiap tenaga mempunyai kekuatan dan kompetensi transformasi untuk mengelevasi perusahaan. SDM yang mulanya dipandang sebagai biaya kini aset perusahaan sekaligus indikator keberhasilan melahirkan human capital yang inovatif, memiliki value creation, dan berbudi luhur (hal. 12).

Berdasarkan visi 2020, Wika ingin menjadi salah satu perusahan terbaiknya Asia Tenggara. Keadaan karyawan sangat diperhatikan dari sisi pengetahuan, kesehatan, kesejahteraan hingga awareness ketika pensiun (hal. 31). Ada dokter profesional untuk mendampingi karyawan.

Program pola makan yang sehat merupakan dasar dan modal awal hidup sehat. Nasi putih sebagai karbohidrat mulai diganti dengan sayuran atau nasi merah yang terbukti lebih sehat. Cara memasak pun tidak lagi dengan menggoreng, cara-cara lain yang lebih sehat (hal. 39). Pegawai dikirim belajar ke luar negeri. Sebelum memasuki bidang usaha migas, perusahaan menyiapkan tenaga tiga tahun lebih dahulu (hal. 218).

Strateginya, berinvestasi pada manusia (people) terlebih dahulu. Artinya dalam mengembangkan bisnis, lebih dahulu menyiapkan orang-orang yang tepat. Mereka inilah yang akan memasuki sebuah bisnis baru yang akan dikembangkan berdasarkan visi 2020.

Nilai-nilai yang ditanamkan terdiri atas commitment (berbuat sesuai kesepakatan dan janji), innovation (selalu mencari sesuatu yang lebih baik), balance (menjaga keseimbangan semua aspek), excellence (memberi hasil lebih baik), dan relationship (hubungan kemitraan yang baik dengan semua pihak). Kemudian, teamwork (sinergi, kerja sama intra dan lintas unit kerja), dan integrity. Yang terakhir ini sebagai keutuhan dan ketulusan yang meliputi keadilan, akuntabilitas, integritas, transparansi, serta kejujuran (hal. 232-233).

Perusahaan terus memperkenalkan dan mengomunikasikan paradigma sebagai kunci keberhasilan pertumbuhan usaha ke depan. Mereka terdiri dari perubahan sebagai tuntutan. Pasar mendasari pengembangan bisnis. Pelanggan sumber penghasilan karyawan. Kepemimpinan mendorong kerja excellence. Pengetahuan dan kompetensi sebagai andalan. Setiap aktivitas harus memberi nilai tambah. Kecepatan itu  esensial. Teknologi menjadi pendorong produktivitas (hal. 234). 

Buku ini barangkali bisa memantik pandangan baru dalam mengelola perusahaan yang mengedepankan human capital sebagai aset-aset tak terlihat (intangible assets) seperti integritas, cara berfikir, kepemimpinan, yang tak mudah ditiru dan dikopi. Justru karyawan-karyawan inilah yang mampu mendayung perusahaan melewati riak gelombang dan krisis. (Rianto - sumber: www.koran-jakarta.com)

 

 

, Fadjar Adrianto, , Hamzah Ali and , Sony Nugroho (2015), "Great People To Great Business", Gagas Bisnis, 978-6021-265-10-9: -. 

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy