Kagome Kagome

Misteri Kagome Kagome

Kagome KagomeDalam Wikipedia, Kagome Kagome disebut sebagai lagu yang mengiringi permainan tradisional anak-anak kecil di Jepang. Biasanya anak-anak seumuran 5-6 tahun atau lebih kecil dari itu yang memainkan Kagome Kagome. Tetapi, orang yang umurnya lebih dari itu juga boleh memainkan permainan ini.

Permainan ini dilakukan oleh 5-6 anak atau lebih. Mereka bernyanyi Kagome Kagome sambil bergandengan tangan melingkari anak yang berada di tengah yang dinamakan Oni. Oni duduk mendekam, dan matanya ditutupi oleh kedua belah tangannya. Ketika lagu selesai dinyanyikan maka yang berada di tengah lingkaran harus menebak siapa yang ada di belakangnya. Jika yang ditebak adalah benar, maka yang ditebak akan menggantikan menjadi Oni di tengah lingkaran.

Lirik Kagome Kagome berbeda di setiap daerah di Jepang. Lirik yang saat ini sering dinyanyikan adalah lirik yang didokumentasikan oleh Naoji Yamanaka di kota Noda, Prefektur Chiba pada awal zaman Showa. Begini liriknya:

 

Kagome Kagome kago no naka no tori wa (Kagome kagome burung dalam sangkar)

Itsu Itsu deyaru yoake no ban ni (Kapan kapan kau keluar? Saat malam dini hari)

Tsuru to kame to subetta (Burung jenjang dan penyu tergelincir)

Ushiro no shoumen daare (Siapa yang ada tepat di belakang?)

 

Lirik Kagome Kagome banyak melahirkan berbagai penafsiran. Karena dalam aksara Kanji, Kagome bisa dituliskan dengan arti yang berbeda-beda. Pertama berarti anyaman kotak dari bambu, kedua kelilingi, dan ketiga berarti duduk mendekam.

Selanjutnya, Kagome menjadi mitos dan juga misteri yang meski ditakuti masih tetap saja dimainkan oleh sebagian orang Jepang. Kagome juga diartikan sebagai tempat hukuman mati yang dikelilingi bambu, segi enam, heksagram atau juga diartikan sebagai wanita hamil. Dari pengartian tersebut Kagome menjadi misteri seperti kisah wanita hamil yang keguguran karena jatuh didorong mertua, wanita penghibur yang selalu dikurung dan diawasi.

Berdasar misteri inilah Rafid Nadhif menuliskan novel anak berjudul Kagome Kagome dalam seri Spooky Stories. Novel ini bercerita tentang Sakura dan empat temannya, Aulia, Nafisah, Kharisa, dan Sher. Keempat teman Sakura tersebut, mengajak Sakura untuk bermain Kagome Kagome.

Sakura adalah keturunan Jepang, dia tahu kalau Kagome Kagome adalah permainan yang menyeramkan. Awalnya dia menolak untuk bermain, karena takut membahayakan dirinya. Namun, karena teman-temannya memaksanya dan dia juga tidak ingin dianggap pengecut dan pecundang. Maka, mereka berlima bermain Kagome Kagome. Dan benar saja apa yang ditakutkan terjadi. Sakura diteror tiada henti oleh sesosok gadis Jepang yang sangat menakutkan. Surprised

Novel anak ini cukup menyeramkan dan saya kurang setuju kalau buku ini dikategorikan sebagai novel anak. Saran saya, sebaiknya buku ini dikategorikan sebagai novel horor remaja. Karena memang kurang cocok untuk anak-anak. Sebagai penulis yang terbilang masih cilik, novel karya Rafid ini sudah bagus. Karena tentu saja dia menulis novel ini dengan mencari referensi yang berkaitan dengan Kagome Kagome. Sebuah karya yang patut diapresiasi. (Muhammad Rasyid Ridho)

 

 

, Rafid Nadhif (2015), "Kagome Kagome", Noura Books, 978-6020-989-53-2: 152 Halaman. 

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy