The Lean Startup Cetak E-mail
(1 vote)

Melejitkan Potensi Kewirausahaan lewat "The Lean Startup"

Ada beragam jenis entrepreneur seperti mendirikan perusahaan kecil sendiri atau menciptakan produk/bisnis baru. Ada pula yang bergabung dengan perusahaan besar. Namun demikian para entrepreneur memiliki sejumlah persamaan. Mereka gesit, menganut pola pikir baru, senantiasa berinovasi, dan mengobrak- abrik kelaziman sehingga tidak gentar akan ketidakpastian.

Tentang kesuksesan entrepeneur, buku ini memiliki pandangan berkebalikan dari yang lazim. Di majalah, surat kabar, film-film, atau buku ditegaskan, seorang entrepreneur pasti sukses selama memiliki tekad bulat. Mereka juga banyak akal, waktu yang tepat dan terpenting produk hebat. Kenyataannya, setelah bekerja sama dengan ratusan entrepreneur, Eric Ries, penulis buku ini, menyimpulkan lain. “Kisah kegigihan orang-orang kreatif, genius, dan pekerja keras terus tersiar barangkali karena dongeng mengenai si miskin yang menjadi miliarder sangat memikat,” katanya (hlm 20).

Setelah 10 tahun lebih menjadi entrepreneur, Eric Ries menyimpulkan bahwa kewirausahaan sejatinya merupakan bentuk manajemen yang biasanya diasosiasikan secara berlainan. Kewirausahaan terkesan keren, inovatif, dan menggairahkan. Sedangkan manajemen dipandang menjemukan, serius, dan basi. Sudah waktunya mengesampingkan asosiasi tersebut. Integrasi keduanya adalah pondasi gagasan The Lean Startup.

The Lean Startup meminjam istilah lean manufacturing (produksi ramping) yang sebelumnya digagas Taichii Ohno dan Shigeo Shingo di perusahaan Toyota. Dengan berpikir ramping, pengelolaan rantai suplai dan sistem produksi akan berubah secara radikal. Kaidah-kaidah utamanya, pemanfaatan pengetahuan dan kreativitas karyawan. Kemudian, mengecilkan ukuran batch, produksi tepat waktu, kontrol inventaris, serta percepatan siklus. Produksi ramping mengajarkan perbedaan antara aktivitas yang menciptakan nilai tambah dan yang percuma. Dia sekaligus menunjukkan cara untuk menanamkan kualitas ke suatu produk.

Tujuan The Lean Startup mencari tahu langkah yang mesti dibuat -barang atau jasa- sesuai dengan harapan konsumen agar dibayar secepatcepatnya. Dengan kata lain The Lean Startup cara baru mengembangkan produk inovatif. Tekanannya pada proses coba-coba yang cepat, selaras dengan minat konsumen (hlm 42).

Buku menjabarkan prinsip-prinsip The Lean Startup. Entrepreneur di mana-mana, tidak mesti berkantor. The Lean Startup adalah institusi manusia yang dirancang untuk menciptakan produk dan jasa baru dalam kondisi amat tidak pasti. Manajemen khusus merupakan kunci kewirausahaan karena The Lean Startup secara khusus dirancang untuk menghadapi ketidakpastian yang ekstrem.

Di samping itu, perlu pembelajaran terpadu. The Lean Startup diaplikasikan bukan hanya untuk membuat barang, menghasilkan uang, atau bahkan melayani konsumen. Ia berdiri untuk belajar membangun bisnis berkesinambungan. Prinsip selanjutnya membuat produk, mengukur, dan mempelajarinya. Aktivitas fundamental usaha rintisan, mengubah gagasan menjadi produk dan mengukur respons konsumen.

Prinsip terakhir terkait akuntansi inovasi. Untuk memperbaiki keluaran dan menilai kinerja inovator diperlukan usaha untuk mengukur kemajuan, menetapkan target, dan memprioritaskan kerja (hlm 213).

Beberapa kendala yang menyebabkan The Lean Startup gagal tidak ada penerapan rencana bagus, strategi solid, dan riset pasar menyeluruh. Perlu diakui, era dulu ketiga komponen tersebut syarat keberhasilan, tapi sekarang tidak lagi. Metode manajemen gaya lama sudah tidak mampu lagi menjawab tuntutan zaman. The Lean Startup menawarkan cara anyar dalam berwirausahawan generasi baru yang mendambakan ide-ide segar untuk mendirikan perusahaan sukses. (Mamluatul Bariroh)

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Beibiiyku Online Shop
Sponsor
FrozenbyQueen - Lezat Alami & Halal
Sponsor
Resensi Genre Terkait
KEWIRAUSAHAAN

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Metode Mengajar ala Tiongkok dan Jepang
Sudah seha...
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

"Books are not made for furniture, but there is nothing else that so beautifully furnishes a house." ~ Henry Ward Beecher

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 28784783

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit