Empat Pengawal Uang Rakyat Cetak E-mail
(1 vote)

Integritas Pemimpin di Pusaran Sistem yang Korup

Empat Pengawal Uang RakyatPemimpin hadir untuk memberi teladan dan inspirasi. Seorang pemimpin harus visioner, inisiator, optimis, dan berintegritas. Dengan man of values itu seorang pemimpin memberi inspirasi dan keteladanan. Buku Empat Pengawal Uang Rakyat ini menghadirkan tiga sosok pemimpin daerah dan seorang direktur utama Badan Usaha Milik Negara.

Mereka mampu mempertahankan integritas, optimisme, dan visi kepemimpinannya di tengah arus gelombang korupsi yang menggurita. Mereka pribadi-pribadi yang kuat dan teguh menegakkan prinsip-prinsip hidup dalam menjalankan tugas. Mereka pemberani, tidak ragu melawan arus. Bung Hatta Anti-Corruption Award pun disematkan sebagai penghormatan terhadap upaya “bersih-bersih.”

Tri Rismaharini adalah sosok di balik upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerapkan penyusunan dan pengawasan anggaran secara transparan. Ini dirintis Risma sejak masih Kepala Bagian Bina Bangunan Pemkot Surabaya tahun 2002. Awalnya, dia membuat sistem pengadaan barang dan jasa pemerintah dengan sistem elektronik atau e-Procurement.

Lewat sistem yang telah mendapat sertifikat ISO itu, lelang tender pengadaan barang dan jasa di lingkungan dinas lebih transparan, efektif, dan efisien. Kemungkinan kerugian negara pun dapat ditekan semaksimal mungkin. “Korupsi itu mengerikan, sama bahayanya dengan narkoba. Jadi harus dicegah sejak dini,” katanya (hlm 42). Wali Kota Surabaya itu telah menjadi salah satu simbol harapan negeri ini yang merindukan pemimpin merakyat dan berdedikasi.

Tri Rismaharini menginspirasi Yoyok Riyo Sudibyo saat memimpin Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Salah satu terobosan membuatnya dikenal adalah Festival Anggaran yang mulai digelar di Kabupaten Batang setiap tahun sejak 2015. Dalam festival ini, publik diundang melihat secara langsung dan menggali informasi penggunaan anggaran Kabupaten Batang, termasuk gaji bupati dan wakilnya. (hlm 70).

Sejak dipimpin Yoyok, Batang berubah secara drastis dari salah satu kabupaten terkorup di Jawa Tengah menjadi pusat belajar tata kelola anggaran. Mayor TNI Angkat Darat (purn) itu sukses menerapkan transparansi anggaran dan pembangunan Kabupaten Batang di berbagai sektor. Masyarakat kini dapat mengakses informasi dan mengetahui setiap pengeluaran APBD secara terbuka (hlm 110).

Nur Pamudji adalah sosok lain yang karakter dan kiprahnya sebagai pemimpin layak diteladani. Sebagai direktur utama termuda sepanjang sejarah PLN, Nur sadar betul memimpin sebuah lembaga yang dikenal publik sebagai salah satu sarang korupsi. Dengan memberi contoh langsung, Nur menularkan semangat antikorupsi kepada bawahan.

Sosok pemimpin yang sampai kini masih menjadi kontorversi adalah Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Ia bukan hanya mampu menerobos batasan dan mematahkan stigma terhadap etnis dan agama tertentu yang tumbuh di dalam tubuh pemerintahan. Dia juga mampu menjadi sosok yang banyak dipuji. Keberanian Ahok melawan anggota DPRD DKI Jakarta terkait pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA_PPAS) 2016, membuatnya memanen dukungan rakyat.

Pada saat sama, Ahok menjadi sosok paling dibenci karena keberanian dan sikapnya yang blak-blakan dan berkali-kali mendobrak kebiasaan buruk oknum dewan atau birokrat pemerintahannya yang kerap mengotak-atik anggaran. Jika sebelumnya birokrasi bisa dinegosiasi dan disuap, di masa Ahok menjadi Gubernur Jakarta, hal itu sulit lagi dilakukan. Dalam konteks sekarang, keempat pribadi ini bisa dikatakan sebagai pahlawan. Mereka berani membela cita-cita luhur untuk membangun lingkungan yang bersih dari korupsi. (Denny YF Nasution)

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Beibiiyku Online Shop
Sponsor
FrozenbyQueen - Lezat Alami & Halal
Sponsor
Resensi Genre Terkait
SOSIAL & POLITIK

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Metode Mengajar ala Tiongkok dan Jepang
Sudah seha...
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

"Books are not made for furniture, but there is nothing else that so beautifully furnishes a house." ~ Henry Ward Beecher

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 27589201

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit