Bakat Menggonggong Cetak E-mail
(1 vote)

Yang Tampak Sepele Sering Penuh Warna

Bakat MenggonggongBuku ini merupakan kumpulan cerita pendek. Kisah awal buku ini berjudul Kemurkaan Pemuda E. Kemarahannya digambarkan secara eksplisit lewat gestur-gestur kecil Pemuda E seperti ketika membuka toples acar.

Cerita-cerita terbagi atas empat kategori. Pertama, cerita-cerita dengan judul Masalah Rumah Tangga, Sebuah Cerita Sedih, Gempa Waktu, Sebuah Cerita Sedih, Gempa Waktu, dan Omong Kosong yang Harus Ada. Ada juga Masalah Rumah Tangga menceritakan suami yang terus mengeluh. Benang utama cerita pendek ini sebenarnya tersurat pada kalimat “Jadi, menurutmu, bantuan apa yang bisa kita berikan kepada orang dewasa yang tidak sanggup menyelesaikan masalahnya. Sementara itu, kita sendiri tidak tahu apa-apa mengenai hal tersebut?”

Selanjutnya, ketegori kedua ada dalam cerita pendek berjudul Kisan Afonso, Penembak Jitu, dan Anjing Menggonggong Kafilah Berlalu. Yang terakhir paling mengesan karena menceritakan kedekatan seorang wartawan dan narasumbernya. Saat sang narasumber menunjuk foto mantan istrinya pada wartawan yang hanya diam sambil bimbang tak tahu harus bereaksi seperti apa. Normalnya, sebagai wartawan biasa banyak Tanya. Wartawan diam karena ingin berhati-hati.

Dalam ketegori ketiga semua cerita punya judul sama, Kisah Sedih Kontemporer dengan tambahan angka IV, XII, XXIV, dan IX. Mereka menceritakan tentang harta gono-gini dan hak asuh anak dalam rumah tangga. Semuanya dibiarkan tak beraturan, seperti orang mabuk yang limbung ke sana kemari.

Terakhir kategori wejangan dalam judul-judulnya. Karakter santri terlihat dalam Kisah dan Pedoman, Perbedaan Baik dan Buruk, dan Tamasya Pencegah Bunuh Diri. Dalam Kisah dan Pedoman diceritakan penderita ayan yang tengah mendengar cerita pedagang karpet.

Secara keseluruhan, buku menunjukkan tentang hal kecil dalam kehidupan yang kadang sepele, namun bermakna. Buku Bakat Menggonggong seolah tak peduli dengan kaidah penulisan. Misal dengan banyak penggunaan kata ‘dan’ dalam satu kalimat. Hal ini mengingatkan novel karya Ernest Hemingway, Salju Kilimanjaro.

Buku memiliki teknik penceritaannya tersendiri seperti dalam Kisah Sedih Kontemporer XXIV yang dibuat seolah kalimatnya diulang-ulang. Hal ini juga dapat ditemukan dalam salah satu cerita pendek Djenar Maesa Ayu pada bukunya Jangan Main-main. Pengulangan ini sebenarnya membentuk irama dan bermakna kesan penegasan kembali yang mau disampaikan tokoh-tokoh dalam cerita pendek.

Buku ini cocok bagi penikmat diksi yang tidak keberatan dengan kebebasan penulisnya berekspresi dan tidak cocok bagi orang-orang yang belum mampu menginterpretasi, tanpa menghakimi. Ide-ide kebanyakan dari cerita-cerita dalam buku ini ditelurkan dari realitas masyarakat, justru menonjolkan hal kecil yang bisa jadi besar.

Buku ini harus dibaca dengan konsentrasi tinggi dan perenungan setelahnya. Ide, teknik bercerita, penuturan, dan diksi-diksinya memang bereferensi pada penulis-penulis besar. Namun di situ pula penulis membangun jati dirinya dan menjadikan buku ini terbit. (Meilita Rinalti - sumber: www.koran-jakarta.com)

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Beibiiyku Online Shop
Sponsor
FrozenbyQueen - Lezat Alami & Halal
Sponsor
Resensi Genre Terkait
KUMPULAN CERITA PENDEK

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Metode Mengajar ala Tiongkok dan Jepang
Sudah seha...
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

"A book worth reading is worth buying." ~ John Ruskin

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 28557912

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit