Menjalankan Misi Bersama Yesus Cetak E-mail
(1 vote)

Prinsip para Rasul Hidup Manurut Ajaran Yesus

Menjalankan Misi Bersama YesusMenjadi pengikut Yesus secara utuh merupakan dambaan semua orang. Tetapi yang sanggup menjalankan sesuai dengan perintah Yesus hanya sedikit. Menjadi pengikut Yesus itu mudah, tetapi juga memiliki kerumitan yang tak bisa disamaratakan. Setiap orang memiliki tantangan tersendiri dalam menjalankan ajaran-ajaran suci tersebut.

Dari sedikit orang yang dapat menjalankan ajaran Yesus adalah para Rasul. Mereka secara tulus dan tidak pernah ada pamrih dalam menjalankan ajaran Yesus. Semua dijalankan dengan rasa ikhlas dan senang hati. Dengan sikap ini, para rasul merelakan semua yang dimilikinya, bahkan nyawa pun dipertaruhkan dalam kehidupan demi menjalankan misi tersebut.

Sejarah tradisi Gereja banyak sekali memberi informasi mengenai kehidupan sampai dengan cara para Rasul wafat. Satu penulis sejarah yang bisa dipertanggungjawabkan karyanya berdasarkan bukti-bukti nyata adalah Andrew Brake, PhD. Ia menulis buku mengenai kehidupan para Rasul. Dari tulisan ini, dia mengisahkan teladan cara seorang pengikut Yesus dan Gereja menjalankan ajaran Yesus secara penuh.

Dari banyak kehidupan Rasul yang menjadi perhatian adalah kisah Paulus yang menjadi pemimpin di antara orang Yahudi. Para pemimpin yang lebih tua mundur dan membiarkan kesempatan kepada Paulus menjadi pimpinan pasukan untuk menghancurkan kekristenan. Paulus adalah seorang yang taat kepada agama Yahudi. Dia merasa yang dilakukan benar. Ini terjadi sebelum dia mengalami kasih dan anugerah Tuhan dan Juru Selamat kita Yesus Kristus.

Tindakan keras yang dilakukan Paulus tidak serta-merta membuat pengikut Yesus menjadi orang ganas dan garang. Para pengikut Yesus menampilkan bahwa ajaran tersebut penuh kasih. Tindakan ini membuat Paulus kehabisan akal dalam menghancurkan kekristenan.

Dalam kegelisahan tersebut, Paulus mendapat pencerahan dan membuatnya berbalik arah menjadi orang yang penuh kasih sayang dan pengikut Yesus yang taat. Pertobatan Paulus merupakan salah satu peristiwa terbesar sejarah kekristenan. Paulus telah bertanggung jawab atas begitu banyak kematian dan ribuan orang-orang Kristen yang dipenjarakan.

Ada tiga pengalaman pertobatan Paulus yang tercatat dalam Perjanjian Baru. Lukas menceritakannya menurut kenyataan sejarah dan Paulus menceritakannya dengan kata-katanya sendiri sebanyak dua kali. Paulus menerima Injil dari Kristus sendiri, katanya, yakni dalam pewahyuan dalam perjalanan ke Damsyik (lihat juga 1 Korintus 15:8).

Dari pewartaan para murid, dia sudah tahu bahwa Yesus diimani sebagai Kristus. Justru itulah dia menganiaya orang Kristen, yang dari sudut Yahudi mesti dilihat sebagai orang murtad. Tetapi pada perjalanan ke Damsyik Paulus mulai sadar bahwa orang Kristen benar. Yesus sungguh Almasih, Putra Allah. Bagi Paulus, ini suatu pengalaman batin. Pengalaman iman yang bersumber dari wahyu Allah sendiri ini, membuat Paulus menegaskan tidak menerima Injil dari manusia (halaman 256).

Seseorang yang sedemikianlah yang kemudian dipanggil Tuhan Yesus untuk menjadi Rasul-Nya. Ini sungguh rahmat Tuhanlah yang mengubahnya menjadi seorang Rasul luar biasa, yang kita kenal dengan nama Rasul Paulus. Kasih Tuhan Yesus mengubah seluruh hidup Rasul Paulus. Karena pengalaman dikasihi Tuhan ini (halaman 176), Rasul Paulus dapat mengatakan ungkapan yang indah berikut.

Ini juga dapat menjadi ungkapan hati kita semua yang mengimani Kristus. “Namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku” (Gal 2:20). (Ngarjito Ardi Setyanto - sumber: www.koran-jakarta.com)

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Beibiiyku Online Shop
Sponsor
FrozenbyQueen - Lezat Alami & Halal
Sponsor
Resensi Genre Terkait
KRISTEN

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Metode Mengajar ala Tiongkok dan Jepang
Sudah seha...
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

“After all manner of professors have done their best for us, the place we are to get knowledge is in books. The true university of these days is a collection of books.” ~ Albert Camus

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 26294336

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit