Rahasia Menciptakan Pohon Uang dalam 3 Bulan Cetak E-mail
(1 vote)

Bebaskan Diri dari Utang agar Hidup Tenang

Rahasia Menciptakan Pohon Uang Dalam 3 BulanSemua punya utang, dari rakyat kecil hingga pemerintah. Rakyat kecil terjerat utang rentenir, Bank plecit, Bank konvensional, maupun lembaga keuangan lainnya. Sementara itu, pemerintah memiliki utang kepada lembaga-lembaga internasional.

Sebagian utang luar negeri untuk membayar bunga. Bunga utang dibayar dengan utang. Utang harus segera dilunasi untuk memulai hidup baru bebas pinjaman. Hidup tanpa utang, pikiran dan perasaan akan menjadi tentram, tenang, dan bahagia. Kreativitas dan potensi diri pun akan bisa lebih berkembang, tanpa batasan.

Buku ini membagikan pengalaman cara melunasi utang miliaran rupiah. Mantan pengusaha besi baja beromzet miliaran rupiah per bulan ini menulis pengalamannya melunasi utang dengan istilah menanam “pohon uang” untuk membuat “kebun uang”. Untuk menanam pohon uang hanya membutuhkan 75 persen kekuatan psikologis dan 25 persen strategis (hal xxi).

Awalnya, pada akhir 2011, Hermawan bersama rekannya mendirikan perusahaan besi baja. Bisnis terasa lancar dan berkembang sebelum badai krisis moneter menerpa awal 2013. Karena tak sanggup bertahan di masa krisis dan keuangan perusahaan terus megap-megap, perusahaannya ditutup pertengahan 2014. Sebenarnya, omzet perusahaan sudah mencapai puluhan miliar per bulan. Namun, karena 90 persen modalnya dari bank, sebagian besar penghasilan perusahaan untuk membayar angsuran pokok dan bunga (hal. 13).

Kondisi makin memburuk dengan penjualan rumah KPR yang hanya menghasilkan uang 137 juta. Situasi tersebut membuat psikologis penulis terguncang dan frustrasi. Pencerahan hadir manakala bertemu teman lamanya di Yogya. Temannya menyarankan lebih mendekatkan diri kepada Allah duhulu. Selain itu, harus benar-benar meninggalkan riba dari kehidupan sebelumnya. Kemudian, Hermawan pun merintis usaha barunya tanpa riba dengan membangun PAUD Jogja Kids Park (hal. 15).

PAUD ini sebagai pohon uang pertamanya. Dia merawat dengan sungguh-sungguh untuk melunasi utang-utang. Dia mengubah pola hidup dari sisi psikologis rohani, lalu mengubah alokasi penghasilan untuk menyelesaikan ekonomi. Hal tersebut membuatnya lebih sabar, ikhlas, tidak emosional, lebih bersemangat, penuh pikiran positif, dan meningkatkan kualitas bisnis (hal. 44). Efeknya, penghasilan bisnisnya mulai merangkak naik secara pasti.

Penghasilannya dibagi-bagi. Misalnya, 10 persen untuk berbagi. Lalu, 10 persen lagi ditabung keamanan, 10 persen investasi bakal pohon uang selanjutnya. Kemudian, 30 persen untuk membayar utang dan 40 persen untuk memenuhi kebutuhan hidup (hal. 55).

Pada akhirnya, dengan konsistensi menerapkan alokasi penghasilan, Hermawan mampu melunasi utangnya yang mencapai miliaran rupiah. Bahkan, dengan perubahan alokasi penghasilan tersebut, dia mampu menanam pohon uang baru untuk merintis usaha baru. Di sisi lain, kehidupan keluarga juga semakin bahagia, tanpa melupakan kewajiban berbagi dengan sesama.

Bagi pembaca yang memiliki utang dan ingin segera melunasinya, perlu sekali membaca buku ini untuk menanam pohon uang agar hidupnya terbebas dari masalah kekurangan finansial dan jeratan utang riba. Sehingga, kebahagiaan dan keberkahan hidup bebas tanpa utang akan diperoleh. Ketika hidup tidak memiliki utang, rasanya bahagia karena bisa tidur nyenyak. (Bonnie Eko Bani - sumber: www.koran-jakarta.com)

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Beibiiyku Online Shop
Sponsor
Frozen Food Sehat Alami
Sponsor
Resensi Genre Terkait
Tidak ada Resensi Genre Terkait

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Dare To Make Mistakes; Kreatif Berinovasi dan Bera...
Bagus ini ...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

"Books are not made for furniture, but there is nothing else that so beautifully furnishes a house." ~ Henry Ward Beecher

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 25447889

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit