Ruang Kelas Berjalan Cetak E-mail
(1 vote)

Tata Santun saat Naik Angkutan Umum

Ruang Kelas BerjalanJumlah mobil tiap tahun selalu naik. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia, penjualan mobil tahun 2017 mencapai 283.245 unit. Ini naik 5,96 persen dari tahun sebelumnya. Jumlah motor bahkan naik tiap bulan, sedangkan panjang ruas jalan belum memadai penambahannya. Ini berkaitan erat dengan sempitnya lahan dan “ledakan” penduduk. Dari sini terciptalah eskalasi polusi dan kemacetan yang semakin sulit diurai.

Yang paling fatal terkurasnya BBM tak terbarukan. Indonesia terus mengalami defisit BBM. Negara hanya memproduksi 800.000 barel per hari, namun konsumsinya mencapai 1,5 juta barel.

Mengatasi persolan demikian tidak cukup dengan menunggu kebijakan pemerintah. Perlu kesadaran masyarakat agar bisa melihat persoalan ini secara global dan futuristik. Sejak dini rakyat menyadari, setetes bensin yang hanya mengangkut satu-dua orang berpeluang besar mempercepat habisnya cadangan minyak bumi. Belum lagi menambah kebisingan, polusi, dan kemacetan.

Dengan naik angkutan umum, persoalan tadi bisa dikurangi. “Tanpa angkutan umum, Surabaya akan mengalami gridlock. Maka, pada saat semacam itu nanti, macet tanpa ampun. Semua kendaraan bermotor menguras habis energi fosil. Mereka bergerak secara serentak, perlahan-lahan, menuju jurang kegelapan transportasi Indonesia,” kata M Faizi (hlm 22).

Menurutnya, naik angkutan umum sama saja belajar berbagi ruang, dialog, dan kebaikan dengan sesama. Ini beda dengan naik kendaraan pribadi. Dalam angkutan umum, akan berhadapan dengan realitas masyarakat sebenarnya, tidak semuanya baik. Sebagian ada yang sok dan semau gue. Mereka bisa saja dengan nyaring berbicara lewat handphone sehingga mengganggu penumpang lain. Dia bisa merokok, tanpa peduli ibu hamil, anak kecil, atau penyandang penyakit kontra-asap rokok. Bahkan, sebagian ada yang berusaha mencopet. Semua bisa terjadi dalam kabin persis sama dengan realitas kehidupan masyarakat.

Di tengah realitas tersebut, pembaca bisa mengukur potensi kebaikan diri. Jika diam ketika ada orang merokok yang jelas mengganghu penumpang lain, dalam kehidupan di luar bus pun begitu. Kita permisif terhadap kejelekan. Jika pencopet dibiarkan, jangan harap kita bisa menghentikan sabotase politik dan birokrat korup di dunia nyata. “Di dalam bus, pelajaran kesejatian hidup maupun mental tempe para pecundang dapat ditemukan secara bersamaan. Di atas mimbar forum diskusi, seseorang dapat dengan mudah menyatakan nilai-nilai luhur, padahal dirinya berkubang lumpur di jurang terdalam,” katanya (hlm vii).

Banyak pelajaran kemanusiaan yang didapatkan dalam angkutan umum. Kesadaran demikian seharusnya ditingkatkan. Sebagai makhluk sosial, naik kendaraan umum menjadi wahana interaksi dengan sesama yang semakin lama tambah tipis karena beragam faktor. Masalahnya akan semakin kronis jika dalam angkutan umum, fokus pada gagdet dan tidak peduli orang-orang di sampingnya. Jika kesadaran ini tidak terpatri, jelas persoalannya akan semakin akut. Bukan hanya persoalan polusi, kemacetan, minyak bumi dan kebisingan, tapi juga hilangnya jati diri sebagai makhluk sosial.

(Ahmad Hasinul Ansor)

 

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Tebar Manfaat - Ikatan Alumni SAP KIT
 Program Santunan Anak Yatim di VILA QUR`AN FATHUL MUBIIN BANDUNG (*)

Donasi bisa disalurkan melalui rekening:

Bank SYARIAH MANDIRI ( 7111-8856-77 )

a/n: Ghani Hikmawan

(*acara pada tanggal 09 Desember 2017)

***

konfirmasi donasi ke: 3543be3679047cc27c67d19a6e7d8e19

Beibiiyku Online Shop
Sponsor
Resensi Genre Terkait
SOSIAL & BUDAYA

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Dare To Make Mistakes; Kreatif Berinovasi dan Bera...
Bagus ini ...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

"A book worth reading is worth buying." ~ John Ruskin

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 25247922

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit