The Content Trap; A Strategist’s Guide to Digital Change Cetak E-mail
(1 vote)

Mencermati Jebakan dalam Bisnis Digital

Kualitas produk sering kali dianggap satu-satunya kunci keberhasilan persaingan bisnis. Pendapat ini tidak salah bila menilik pemahaman, produk unggul akan selalu dicari konsumen. Namun, ketika persaingan bisnis sudah sangat keruh dengan model-model serupa, hanya berpegang pada pendapat itu bisa mispersepsi yang justru menggagalkan strategi perusahaan.

“Jika hanya berpikir, kualitas produk menjadi segala-galanya untuk meraih sukses, sebuah perusahaan sudah terjebak content trap” (hlm 361). Ini jebakan isi atau kualitas. Ahli Harvard Business School, Anand Bharat, menulis hasil penelitian dan pengalaman pribadinya seputar dunia bisnis digital berjudul The Content Trap; Strategist’s Guide to Digital Change. Isinya memotret user, product, dan functional connection yang mempengaruhi sukses bisnis digital.

Bharat menjabarkan user connection sebagai pentingnya sebuah hubungan antarpengguna atau konsumen. Ketika masyarakat memiliki persepsi serupa, itu dapat dimanfaatkan menjadi kunci sukes produk. Ia mencontohkan Apple pada medio 1980-an. Ketika itu Apple meluncurkan Macintosh generasi pertama yang dianggap akan mengguncang Microsoft. Satu dekade berlalu, tidak terjadi perubahan signifikan terhadap penjualan Macintosh.

Mengapa hal ini bisa terjadi? Ketika suatu komunitas telah nyaman berbicara dalam suatu bahasa, ketika muncul bahasa yang berbeda, perlu effort luar biasa untuk mengubahnya. Apalagi bila bahasa yang baru itu tidak bisa berhubungan langsung secara lancar. Hal ini menyebabkan Apple kesulitan menjual produk, bukan karena jelek, tapi tidak meningkatkan user connection.

Bharat menganalisis product connection yang lebih tepat diterapkan di bidang media dan entertainment. Kesuksesan didapat bukan dari memfokuskan bisnis pada suatu produk, tetapi mengelola berbagai produk atau product portfolios. Memahami cara kerja product connections akan membuka peluang baru perusahaan baik secara infrastruktur maupun hasil penjualan barang. Kerugian di satu produk bisa dimaklumi asal bisa membantu produk lainnya. Misalnya dalam industri musik. Berkembangnya internet membuat pembajakan semakin marak sehingga membuat record label khawatir.

Kenyataannya, kemudahan mengakses musik secara online justru membuat konsumen lebih rela membeli fisik dari record label. Bharat mengamati, walaupun penjualan CD menurun, penonton dan jumlah live concert justru meningkat.

Pakar ekonomi, Alan Krueger, mencoba menemukan alasan harga tiket konser meningkat, sedang penjualan CD menurun. Dia setuju dengan rockstar, David Bowie. “Di tahun 2002, Bowie mengatakan, musik akhirnya akan sama seperti air dan listrik karena semua orang memilikinya. Akan tetapi untuk dapat datang ke sebuah konser adalah satu-satunya situasi unik yang akan membedakan satu artis dengan lainnya” (hlm 358).

Sedangkan menyangkut functional connections, Bharat mengatakan "kecenderungan pebisnis era digital selalu mencari pendekatan universal untuk memecahkan masalah ketimbang berpikir kontekstual (hlm 352).”

Suatu keputusan mematikan bisnis atau mengembangkan, bisa dilihat perusahaan go online atau tidak di bisnis media. Bharat melihat, New York Times (NYT) berhasil meluncurkan program langganan digital karena strategi tepat. Ketika perusahaan lain membuka portal digital berita cuma-cuma, NYT justru membatasi pembaca dengan menawarkan program langganan. Bharat menemukan dilema dalam bisnis e-Book dengan buku versi cetak. Banyak perusahaan akhirnya memfokuskan diri menjadi penerbit e-Book guna menekan biaya. (Resa Christian - sumber: www.koran-jakarta.com)

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Tebar Manfaat - Ikatan Alumni SAP KIT
 Program Santunan Anak Yatim di VILA QUR`AN FATHUL MUBIIN BANDUNG (*)

Donasi bisa disalurkan melalui rekening:

Bank SYARIAH MANDIRI ( 7111-8856-77 )

a/n: Ghani Hikmawan

(*acara pada tanggal 09 Desember 2017)

***

konfirmasi donasi ke: 3543be3679047cc27c67d19a6e7d8e19

Beibiiyku Online Shop
Sponsor
Resensi Genre Terkait
MANAJEMEN BISNIS

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Dare To Make Mistakes; Kreatif Berinovasi dan Bera...
Bagus ini ...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

"A book worth reading is worth buying." ~ John Ruskin

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 25247914

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit