Paus Benediktus XVI Cetak E-mail
(1 vote)

Mengenal Lebih Dekat Paus Benediktus XVI

Kiprah Kardinal Ratzinger (sebelum diangkat menjadi Paus) mulai dikenal banyak kalangan, terutama sejak Paus Yohanes Paulus II, pada 25 November 1981, mengangkatnya menjadi prefek Kongregasi untuk Ajaran Iman atau “penjaga” resmi iman Gereja Katolik. Bahkan, sampai-sampai menerima gelar tidak resmi “kardinal-panzer.” Beliau bukan saja karena berasal dari Jerman, namun terutama posisi dan pandangannya selama menjabat prefek Kongregasi tersebut.

Nubuat Bunda Maria dari Fatima, pernyataan Dominus Iesus dan skisma Marcel Lafebrevre hanyalah sebagian kecil dari peristiwa dalam Gereja yang secara langsung melibatkan Joseph Kardinal Ratzinger. Buku ini menjadikan tulisan yang rinci mengenai pribadi Paus Benediktus XVI ketika masih menjabat Prefek Kongregasi Iman, terutama dalam menyikapi beberapa peristiwa sejarah Gereja tersebut. Dari sini, pembaca bisa menyaksikan pemikiran, pandangan, dan sikap seorang Ratzinger, yang kini telah menjadi paus emeritus.

Sri Paus Benediktus XVI, secara resmi bernama Benedictus XVI, lahir di Marktl am Inn, Bayern, Jerman, 16 April 1927. Nama kecilnya Joseph Alois Ratzinger. Beliau terpilih sebagai Paus tanggal 19 April 2005 dan mundur pada 28 Februari 2013.

Uskup Roma, pemimpin Negara Kota Vatikan dan Gereja Katolik Roma termasuk Gereja Katolik Timur dalam komuni dengan Takhta Suci. Pelantikan sebagai Paus secara resmi dlakukan melalui Misa Kudus tanggal 24 April 2005. Pada usia 78 tahun, beliau menjadi Paus tertua dalam 275 tahun terakhir, setelah Paus Klemens XII (yang terpilih tahun 1730, 3 bulan lebih tua dari Ratzinger).

Dari perjalanan kariernya yang cukup menarik perhatian adalah konsep persahabatan yang dikemukan Paus Benediktus XVI. Menurutnya, persahabatan adalah persekutuan pikiran dan kehendak. Tuhan terus mengatakan yang sama kepada kita, “Aku mengenal milik-Ku dan milik-Ku mengenal Aku” (Yoh 10:14). Sang Gembala menyebut milik-Nya dengan nama (bdk Yoh 10:3). Persahabatan bukan sekadar mengenal seseorang, tapi di atas segalanya.

Persahabatan merupakan persatuan kehendak. Ini berarti kehendak saya bertumbuh semakin sesuai dengan kehendak-Nya. Karena kehendak-Nya bukanlah sesuatu dari luar dan asing bagi saya. Dia sesuatu yang kurang lebih membuat saya rela patuh. Dalam persahabatan, kehendak saya bertumbuh bersama kehendak-Nya. Kemudian, kehendak-Nya menjadi milik saya. Inilah cara saya sungguh menjadi diri sendiri.

Selain persatuan pikiran dan kehendak, Tuhan menyebutkan unsur ketiga: Ia memberikan hidup-Nya bagi kita (bdk Yoh 15:13; 10:15). Tuhan, tolong saya semakin mengenal Engkau. Bantu saya untuk menjadi satu dengan kehendak-Mu. Bantu saya menjalani kehidupan bukan untuk diri saya, tapi dalam persatuan dengan-Mu dan menghidupinya bagi orang lain. Tolong saya untuk menjadi lebih dari sekadar teman-Mu.

Terlepas dari itu, kehadiran Paus Yohanes Paulus II tahun 1978 membuka jalan dan kesempatan besar bagi calon Paus non-Italia. Kardinal pertama yang mengikuti jejak Karol Wojtyla adalah Joseph Ratzinger. Beliau juga disebut-sebut sebagai orang pilihan yang sudah lama ‘dipersiapkan’ sebagai pengganti Paus Yohanes Paulus II. Tipe kepemimpinan keduanya memang sangat identik, sama-sama konservatif dan tradisional. Maklum, sudah 23 tahun Ratzinger bertindak selaku penasihat doktrin Paus Yohanes Paulus II. (Kunar - sumber: www.koran-jakarta.com)

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Beibiiyku Online Shop
Sponsor
FrozenbyQueen - Lezat Alami & Halal
Sponsor
Resensi Genre Terkait
KATOLIK

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Metode Mengajar ala Tiongkok dan Jepang
Sudah seha...
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

"All books are divisible into two classes, the books of the hour, and the books of all time." ~ John Ruskin

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 31883238

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit