Mozaik Kota Kenangan Cetak E-mail
(1 vote)

Kematian Seorang Penari Salsa yang Menghebohkan

Karya Mozaik Kota Kenangan adalah buku ke-9 Wina Bojonegoro selama 28 tahun menulis. Dia memilih 17 cerita pendek (cerpen) dari periode 2005-2015 yang beberapa pernah tayang di media. Misalnya, cerpen “Korsakov” bergaya monolog seorang perempuan Jawa, Sri Sulastri tentang sahabatnya, Jay dan perjalanan ke Rusia menemui kekasih. Pacarnya lebih memilih beasiswa S3 di Saint Petersburg senilai 300 juta rupiah. Kekasih yang tidak bisa pulang pada saat ditentukan hari bertunangan. Ini kisah pertarungan hati dan pertaruhan masa depan seorang perempuan.

Cerpen “Perempuan yang Menikahi Kura-kura” mengisahkan Maharani, kembang dusun, yang hamil dan bersiap menikah dengan kura-kura peliharaan membuat gempar penduduk. Mat Karto sebagai sesepuh dusun dan lelaki terkaya biang keroknya. Ia telah berkali-kali menggagahi Maharani sambil mengancam dengan pisau di leher.

Cerpen “Kota Kenangan” berkisah tentang kota tiga musim: musim luka, cinta, dan tawa. Musim luka berlangsung antara bulan Mei dan September, saat nelayan menghentikan kegiatan melaut karena angin dan badai. Mereka berada di rumah. Sementara para istri dan anak berhemat. Beberapa anak gadis pergi ke jalanan menjajakan bunga untuk menambah uang masuk.

Musim cinta jatuh sepanjang Oktober-Februari. Para pelancong datang untuk menikmati sensasi kabut dan udara dingin menusuk. Pasangan-pasangan menjadi lebih mesra dan cinta satu-satunya yang pantas diperjuangkan. Musim tawa hanya berlangsung singkat Maret-April. Para penjudi dan petaruh memenuhi Kota Kenangan.

Kota Kenangan menjadi gaduh karena kematian Nona Lusia, seorang penari salsa. Ini menjadi kasus pembunuhan pertama di Kota Kenangan. Padahal dia dipersiapkan untuk menduduki posisi wali kota empat tahun lagi. Ia menjadi tokoh yang disembunyikan setahun ini dan diharapkan mendulang suara dalam pemilihan.

Ada sejumlah mutiara. Misalnya tentang keintiman ditulis, “Sejak dulu sudah kukatakan, sekalipun suami istri, kita harus punya wilayah pribadi yang harus dihargai pasangan. Semua orang perlu memiliki rahasia. Kalau tidak, kita telanjang di mana-mana,” (hal. 73). Ada juga motivasi hidup, “Jika hidup ingin bermakna, lakukan satu hal saja: menyelematkan nyawa,” (hal. 117). Sedang tentang persahabatan, ada tertulis, “Mereka yang mengkhianati persahabatan tak lebih baik dari kematian,” (hal. 140).

Sejumlah tulisan juga mengekspresikan kepedulian sosial dan representasi isu global. “Kenapa kau bunuh dia? Bukankah dia menjadi temanmu? Setidaknya, kau bisa mengajaknya bercanda, menertawai apa saja. Kau bisa ceritakan tentang kejadian-kejadian menggelikan di negeri kita akhir-akhir ini. Atau tentang film Avatar yang bisa mencetak uang melebihi Titanic. Atau bicara artis yang kawin cerai, pilkada, dan apa saja,” (hal 92).

Namun ada puli tamparan, “Negeri ini hanyalah terdiri dari segerombolan orang yang sibuk menjual tampang di televisi pada jam-jam prime time atau adu besar baliho berisi wajah mereka yang direvisi dengan photoshop” (hal. 128).

Cerpen-cerpen dalam buku ini berkisah seputar asmara, problematika hidup, dan sosiokultural. Di dalamnya banyak bicara pengkhianatan, harapan palsu, kematian, dan duka. (Teguh Wibowo - sumber: www.koran-jakarta.com)

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Beibiiyku Online Shop
Sponsor
FrozenbyQueen - Lezat Alami & Halal
Sponsor
Resensi Genre Terkait
KUMPULAN CERITA PENDEK

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Metode Mengajar ala Tiongkok dan Jepang
Sudah seha...
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

“After all manner of professors have done their best for us, the place we are to get knowledge is in books. The true university of these days is a collection of books.” ~ Albert Camus

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 28557910

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit