Orang-Orang Bloomington Cetak E-mail
(1 vote)

Kompleksitas Konflik Kehidupan Manusia

Bagi sebagian besar orang, kesepian dan seorang diri di masa tua menjadi momok. Padahal jika direnungkan lebih lanjut, menjadi tua tak dapat ditolak. Semua kembali ke individu masing-masing cara menyikapinya. Buku ini mencoba mengemas ketakutan-ketakutan tersebut menjadi sekumpulan cerita.

Melalui pengalamannya saat menjadi mahasiswa dengan sponsor Fulbright, penulis sempat mengamati banyak kehidupan individu di Bloomington dan beberapa kota lain di Amerika. Kehidupan individu-individu ini tidak lain merupakan fenomena dari sesuatu yang lebih dalam, yaitu noumena atau hakikat kehidupan itu sendiri (hal x).

Buku ini tulisan sekumpulan kisah fiksi berdasakan fakta dan berhasil meraih penghargaan SEA-Write Award dari pemerintah Thailand (tahun 1984). Buku memuat tujuh cerpen. Buku pernah diterbitkan beberapa kali. Pertama diterbitkan tahun 1980 oleh Sinar Harapan. Lalu diterbitkan ulang oleh Metafor Intermedia Indonesia tahun 2004. Tahun ini dihadirkan kembali oleh penerbit Noura Books.

Cerpen pertama berjudul “Laki-laki Tua tanpa Nama,” mengisahkan sikap individualistis para penghuni rumah di Jalan Fess. Antara tidak peduli dan menjaga privasi sangat sulit untuk dibedakan di antara tetangga. Bahkan  terasa lebih baik untuk bersikap tidak mengurusi kepentingan orang lain dan janganlah mempunyai keinginan tahu tentang orang lain. Hanya dengan jalan demikian, orang dapat tenang (hal. 2).

Cerpen selanjutnya berjudul “Keluarga M,” bercerita betapa menyenangkan seseorang bisa hidup dalam sebuah keluarga lengkap, meski keadaan sulit dan harus ekstra hemat. Akan lebih menyedihkan jika harus hidup seorang diri, tanpa keluarga. Mengacu juga pada narasi cerpen ini “Memang, akhirnya keluarga lain pun datang dan pergi. Pengurus apartemen pun berganti terus. Akhirnya, manajer gedung pun pindah setelah mendapat pekerjaan lebih baik. Saya tetap di sini, tetap sendiri,” (hal. 96).

Tidak kalah uniknya cerpen “Orez” yang menceritakan keraguan seorang pria untuk melamar kekasih karena riwayat genetik keluarga pacar yang mengenaskan. Di antara tujuh bersaudara, hanya kekasihnya yang terlahir sehat dan bisa hidup sampai kini. Sementara semua saudaranya lahir dalam keadaan cacat dan meninggal saat masih bayi.

Setelah keduanya memutuskan untuk menikah, ketakutan akan lahirnya anak dengan kondisi cacat pun menghantui. Sampai akhirnya lahirlah bayi laki-laki bernama Orez. “Saat lahir ke dunia, suara tangisnya kuat bagaikan sumber gempa bumi, serasa bumi berguncang, tembok rumah sakit merekah, dan daun-daun jendela rontok dari engselnya,” (hal. 118).

Lalu bagaimana dengan bentuk fisik Orez dan kehidupan berikutnya? Kisah tentang perpaduan antara kepasrahan, rasa benci, dan kasih sayang dalam keluarga dikemas dengan alur unik. Kisah-kisah dalam buku mengandung konflik yang disuguhkan begitu kompleks. (Eva Sholihah - sumber: www.koran-jakarta.com)

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Beibiiyku Online Shop
Sponsor
FrozenbyQueen - Lezat Alami & Halal
Sponsor
Resensi Genre Terkait
KUMPULAN CERITA PENDEK

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Metode Mengajar ala Tiongkok dan Jepang
Sudah seha...
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

“After all manner of professors have done their best for us, the place we are to get knowledge is in books. The true university of these days is a collection of books.” ~ Albert Camus

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 28557915

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit