Guantanamo Diary Cetak E-mail
(1 vote)

Kesaksian dari Neraka Guantanamo

Hukum perang amatlah keras. Sebagian orang berusaha memanfaatkan ketiadaan hukum untuk melukai yang lain. Sementara, sebagian lain berusaha mengurangi penderitaan seminimal mungkin (hal. 87)

Begitu juga upaya Amerika dalam memerangi terorisme. Sebagai negara adidaya yang memiliki pasukan militer terkuat di dunia, Amerika bertekad menumpas habis terorisme sampai ke akar-akarnya. Ini dilakukan terutama pasca serangan 9 November 2001. Pemerintah Amerika kerap berbicara tentang sebuah konspirasi besar melawan dirinya dan konfrontasi khusus pun dilakukan jika menyentuh ranah terorisme.

Amerika dalam melawan terorisme mendirikan penjara khusus untuk para tahanan kasus terorisme. Dulu penjara ini merupakan pangkalan militer Angkatan Laut di Teluk Guantanamo, Kuba. Banyak warga muslim yang tidak pernah melakukan tindak kejahatan terorisme dipenjarakan tanpa melalui proses pengadilan.

Salah satunya bernama Mohamedou Ould Slahi. Sebagai warga negara Mauritania, Mohamedou tidak pernah bermimpi menghabiskan belasan tahun hidupnya di sebuah penjara terkejam dunia.

Setelah menetap lama di Jerman dan sempat tinggal sejenak di Kanada, Mohamedou memutuskan pulang ke Mauritania. Saat itu Januari 2000, di tengah perjalanan pulang ke Mauritania, Mohamedou sempat ditahan dua kali, sebelum akhirnya dibebaskan pada 19 Februari 2000.

Saat baru sejenak berkumpul bersama keluarga di tanah kelahirannya, Mohamedou kembali diinterogasi  agen FBI selama dua minggu, lalu dibebaskan karena ketiadaan bukti. Namun pada 20 November 2001, dia dijemput kepolisian Mauritania untuk ditanyai lebih lanjut. Sejak  itu Mohamedou tidak pernah menghirup udara bebas lagi, sampai kini.

Mohamedou dikenakan tuduhan berkaitan rencana Plot Milenium (rencana pengeboman Bandara Los Angeles di malam tahun baru 2000) serta saat serangan 9 September 2001 terjadi. Dia kembali dituduh sebagai perekrut anggota dalam serangan tersebut. Militer Amerika menuduhnya masih menjadi anggota aktif Al-Qaeda. Berdasarkan masa lalunya tahun 1991 dia sempat bergabung Al-Qaeda (pada saat itu Al-Qaeda masih menjadi sekutu Amerika) untuk melawan pemerintahan komunis di Afganistan.

Aktifitas Mohamedou yang sempat beberapa kali meneleponn beberapa orang anggota Al-Qaeda, juga ikut meyakinkan tuduhan tersebut. Namun bukti yang menunjukkan Mohamedou terlibat, tidak pernah ditemukan. Bahkan tahun 2010, setelah meninjau lebih lanjut, seorang hakim federal Amerika, James Robertson, memutuskan agar dia segera dibebaskan. Sayang, pengajuan banding pemerintah Obama membuat putusan itu batal dan mengalami peninjauan ulang sampai saat ini.

Buku setebal 418 halaman ini ditulis Mohamedou sendiri sepanjang musim panas tahun 2005 dari dalam penjara Guantanamo. Dia memerlukan waktu tujuh tahun agar bisa terbit dan telah melalui sensor ketat militer Amerika lewat 2.500 coretan stabilo hitam.

Para tahanan termasuk Mohamedou sering mengalami penyiksaan, bahkan pelecehan seksual. Dia pernah sesi interogasi tanpa henti selama 24 jam, pelarangan ibadah, sampai ditempatkan di sel isolasi tanpa sinar matahari. Penyiksaan di sana terlalu ekstrem sampai membuat Mohamedou merasa takkan pernah menjadi orang yang sama seperti sebelumnya (hal. 286).

Buku telah diterbitkan di 29 negara dan menjadi best seller. Buku ini sebagai dokumen penting pelanggaran HAM berat AS. (Eva Sholihah - sumber: www.koran-jakarta.com)

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Beibiiyku Online Shop
Sponsor
FrozenbyQueen - Lezat Alami & Halal
Sponsor
Resensi Genre Terkait
KISAH NYATA

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Metode Mengajar ala Tiongkok dan Jepang
Sudah seha...
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

"A book worth reading is worth buying." ~ John Ruskin

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 29039016

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit