Ganefo; Olimpiade Kiri di Indonesia Cetak E-mail
(1 vote)

Olahraga Bukan Sekadar Perlombaan

Masihkah ingat sanksi Federation of International Football Association (FIFA) kepada Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) 2014 lalu? FIFA menilai pemerintah mengintervensi PSSI. Larangan tersebut juga ada di International Olympic Comitte (IOC)—Komite Olimpiade Dunia.

Indonesia pernah dijatuhi hukuman tidak boleh mengikuti olimpiade 1964 di Tokyo karena saat menjadi tuan rumah ASEAN Games tahun 1962, menolak keikutsertaan Israel dan Taiwan. Alasannya sangat politis, Israel merupakan musuh negara-negara Arab, dan Taiwan dianggap boneka Amerika Serikat dan Inggris (hlm 30). Olahraga tak boleh dicampur politik.

Soekarno pun melawan. Menurutnya, pandangan tersebut tak bisa diterima dan menganggap pemerintah hanya fasilitator, penyandang dana, dan penggembleng atlet (hlm 29). Soekarno menuding aturan tersebut merupakan standar ganda Amerika Serika dan Inggris untuk mendominasi olahraga.

Bagi Soekarno, olahraga bukan sekadar perlombaan, melainkan pertaruhan martabat bangsa dan sama membanggakannya dengan politik. Olahraga cara wicara lewat kekuatan raga guna menarasikan bangsa. Maka, dia memerintahkan Maladi, Menteri Olahraga keluar dari IOC dan membentuk perlombaan olahraga internasional tandingan.

Keputusan ini bukan emosi sesaat Soekarno, tapi sudah melalui perhitungan dan pengalaman mengumpulkan banyak negara. Indonesia satu windu sebelumnya (1955) berhasil mengadakan Konferensi Asia-Afrika (KAA) dengan sukses. Negara-negara KAA ini yang dijadikan poros utama Soekarno menyelenggarakan olimpiade tandingan.

Soekarno menyebut negara-negara tersebut New Emerging Forces (Nefo). Olimpiade tandingan dinamakan Games of New Emerging Forces (Ganefo). Soekarno memerintahkan Maladi membuat acara tersebut dalam 200 hari dan harus mengumpulkan 51 negara (hlm 40).

Maladi langsung bergerilya menguhubungi negara-negara dan mencari dana untuk menyelenggarakan Ganefo dari sukarela rakyat Indonesia. Donasi rakyat diawasi secara seksama (hlm 54). Atlet yang datang rata-rata mahasiswa atau simpatisan partai “kiri.” Tak heran, acara ini juga disebut olimpiade “kiri.”

Ganefo berjalan sangat baik. Meski tidak menjadi juara umum, Indonesia peringkat empat dan berhasil menunjukkan solidaritas dan pemersatu bangsa-bangsa lain. Olimpiade yang diselenggarakan pada 10-22 November 1963 ini berhasil menghadirkan 10 juta manusia dari berbagai bangsa. Soekarno membuktikan bahwa olahraga dapat membentuk solidaritas dan melawan neo-kolonialisme serta neo-imperialisme (Nekolim). Sejak itu, sadarlah dunia akan pengaruh dan bahaya Soekarno.

Buku ini lebih banyak menggunakan sumber pro Ganefo, tidak menampilkan kondisi politik Indonesia saat itu yang juga banyak mengkritik tentang Ganefo. Pembelajarannya, olahraga bukan sekadar permainan, tapi alat solidaritas seluruh rakyat guna menunjukkan harga diri sebuah bangsa. (Virdika Rizky Utama - sumber: www.koran-jakarta.com)

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Beibiiyku Online Shop
Sponsor
FrozenbyQueen - Lezat Alami & Halal
Sponsor
Resensi Genre Terkait
SEJARAH NASIONAL

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Metode Mengajar ala Tiongkok dan Jepang
Sudah seha...
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

"A book worth reading is worth buying." ~ John Ruskin

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 31877634

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit