Orang Jawa Naik Haji + Umrah Cetak E-mail
(1 vote)

Sebuah Risalah Perjalanan Ibadah Haji

Menunaikan ibadah haji pada prinsipnya sudah diatur oleh syariah, aturan itu tentu berlaku muthlak untuk semua kaum muslim di seluruh belahan dunia. Tak ada yang membedakan hanya lantaran etnis atau keturunan. Sehingga, sudah dipastkan bahwa selama ritual perjalanan haji, kegiatannya akan selalu seragam dan sesuai aturan yang berlaku.

Namun demikian, tak jarang kita temukan beberapa kejadian insidentil yang justru membuat perjalanan haji itu menjadi unik, atau bahkan sangat jenaka dan lucu. Tentu ini terjadi akibat ulah dan perbuatan segelintir orang yang kadang tidak paham dengan peta perjalanan haji itu sendiri. Atau bisa juga lantaran gaya, watak dan kehidupan yang dimilikinya sejak di tanah air.

Salah satunya seperti kisah perjalanan Haji orang jawa yang dilakonkan Danarto dalam buku berjudul Orang Jawa Naik Haji + Umrah ini. Buku ini berisi catatan perjalanan seorang putera jawa saat melakukan ibadah haji di Tanah Suci. Perjalanan itu begitu banyak melahirkan kisah-kisah unik seputar pengalamannya menapaki tanah haram. Ini yang disebut sikap ndeso dalam buku terbitan Diva Press ini.

Seperti kisah perjuangan berebut tempat shalat di Madinah, barangkali jika dibandingkan dengan situasi di Tanah Air, fenomena rebutan tempat shalat di Tanah Haram jelas sangat kentara. Karena di Tanah Air, orang dengan santunnya memberikan kesempatan bagi orang lain untuk menempati shafnya masing-masing. Itu yang membuat Danarto kaget bukan kepalang.

Suatu saat, dia pun akhirnya beradu otot untuk merebut satu shaf yang dianggap telah menjadi posisinya. Karena dia merasa sudah duduk di tempat itu jauh sebelum adzan berkumandang. Namun siapa yang bisa menyangka, tenpat itu diserobot oleh orang lain. Dan itulah pengalaman pertamanya menikmati suasana rebutan tempat shalat di Tanah Haram.

Yang surprais terhadap diri saya sendiri adalah saya bisa bertengkar sengit. Rebutan tempat yang jadi hak saya sejak tiga jam sebelum waktu shalat. Soalnya saya pernah berdesak habis-habisan sampai tak mampu sujud sama sekali, karena tempat saya telah dicaplok. Inilah pertama kali dalam hidup saya bertengkar dan tidak dapat sujud --rukun utama dalam shalat-- di dalam masjid (Hal. 33).

Satu dari sekian banyak kisah unik yang Danarto kisahkan dalam buku ini. Budaya santun dan lemah lembut yang kerap dimiliki masyarakat jawa, ternyata jarang ditemukannya sepanjang perjalanan haji di Makkah. Yang ada adalah saling sikat, sikut, padahal itu semua hanya demi mengejar keutamaan ibadah. Kisah kaget tentang fenomena itulah yang terekam oleh Danarto dan diurai dalam buku ini.

Bisa dibilang, buku ini fokus menangkap beberapa peristiwa lugu yang dialami Danarto di Tanah Haram. Yang kemudian dijadikan justifikasi gambaran masyarakat jawa saat berada di negeri seberang. Tak hanya di Arab, bisa juga dinegeri lainnya. Sikap ndeso tadi yang rupanya sengaja dijadikan potret keluguan masyarakat jawa tersebut. namun, itu bukanlah sifat negatif, justru itulah kelebihan yang dimliki orang jawa, ciri khas yang bisa melekat di hati siapa saja.

Selain keluguan dan kelucuan yang diterjemahkan oleh penulis dalam buku setebal 184 halaman ini, Danarto juga tak lupa mengungkap risalah spiritualitasnya selama menjalani ibadah haji. Bahwa dia mampu menerjemahkan posisi manusia yang sebenarnya sebagai hamba, dan Allah sebagai sang Khaliq. Itulah sebabnya, dia menulis bahwa dia tidak bisa melihat siapa-siapa di tempat mulia itu, termasuk Nabi Ibrahim dan Nabi Muhammad Saw. (Alumni MA. Annuqayah Guluk-guluk Sumenep Madura - sumber: www.koran-jakarta.com)

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Beibiiyku Online Shop
Sponsor
FrozenbyQueen - Lezat Alami & Halal
Sponsor
Resensi Genre Terkait
MEMOAR TRAVELING

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Metode Mengajar ala Tiongkok dan Jepang
Sudah seha...
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

"A book worth reading is worth buying." ~ John Ruskin

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 28259566

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit