Sang Juragan Teh Cetak E-mail
(2 votes)

Membangun Kebun Teh Era Hindia Belanda

Sang Juragan TehPenulis Kenamaan Belanda, Hella S Haasse (1918-2011) menulis sebuah roman berjudul Sang Juragan Teh (Heren van de Three), diterbitkan di Amsterdam, Belanda, 1992. Meskipun sebuah roman, bukan “fiksi” belaka. Interpretasi karakter-karakter dan kejadian-kejadian didasarkan pada surat-surat dan dokumen “Arsip Perkebunan Teh dan Keluarga Besar Hindia,” keturunan dan kerabat para tokoh di dalam novel.

Novel berlatar waktu Hindia Belanda  abad  XIX dan XX. Pembaca akan diajak menikmati suguhan novel sejarah. Sesuai dengan judulnya, roman ini mengisahkan para juragan pemilik perusahaan perkebunan teh di Priangan, Jawa Barat. Rudolf Eduard Kerkhoven menjadi tokoh utama yang mengikat secara keseluruhan alur cerita.

Kisahnya, Rudolf Kerkhoven baru saja menamatkan pendidikan teknik di Delf, Belanda. Ia berniat pergi ke Hindia Belanda dan meneruskan usaha perkebunan teh ayahnya, Rudolph Alvertus Kerkhoven, di Arjasari, daerah Priangan (hal. 29). Sesampai di Hindia, ternyata Rudolf tidak diizinkan. Dia harus mencari dan membuka lahan baru. Hal tersebut membuat Rudolf kesal dan mendendam pada ayahnya.

Sebelum memiliki perkebunan sendiri, Rudolf magang di perkebunan milik pamannya, Eduard Kerkhoven di perkebunan Parakan Salak, Sukabumi. “Aku banyak belajar tentang teh, yang pasti akan sangat berguna di kemudian hari,” tulis Rudolf dalam surat kepada orangtuanya (hal. 136).

Selepas masa magangnya, Rudolf membuka lahan perkebunan baru di Gambung, lahan bekas perkebunan kopi. Ini tidak mudah karena dia mesti memulai dengan membersihkan lahan, menebas semak-semak kopi lama, dan menggali sampai akar-akarnya dalam tanah (hal. 158). Tidak hanya soal lahan, Rudolf juga menghadapi tantangan sulit lain seperti mencari pinjaman modal dan investor. Rudolf merasa tidak didukung ayahnya. Semua membuat Rudolf sempat ingin menyerah.

Bekerja sendirian di daerah pelosok pegunungan yang sepi dan terpencil juga membuatnya kesepian. Dia lalu menikah dengan Jenny Roosegaarde Bisschop yang ditemuinya saat  mengunjungi adiknya di Batavia. Istrinya sangat baik hati dan menjadi penyemangat dalam berjuang membangun perkebunan teh. Tetapi Rudolf tidak menyadari bahwa Jenny ternyata menyimpan kesedihan. Roman ini menghadirkan akhir cerita yang ironis dan sendu.

Novel menceritakan jatuh bangunnya Rudolf mengembangkan perkebunan teh di Gambung. Ada kepelikan yang dihadapi dalam rumah tangga, pertikaian dengan saudara dan kerabat. Novel ini bisa dibaca sebagai sebuah biografi hidup Rudolf Kerkhoven.

Buku juga menyajikan suasana, tokoh, dan peristiwa penting Hindia saat itu. Ada potongan-potongan cerita tentang letusan gunung Krakatau, pembangunan jalur rel kereta api, serta tokoh-tokoh sejarah seperti Daendels dan Douwes Dekker. Roman ini semakin terasa seperti membaca catatan sejarah dengan hadirnya surat-surat pribadi keluarga Kerkhoven.

Dalam novel ini tidak ada tokoh penting pribumi yang ditampilkan sekadar seorang buruh teh, pembantu, atau kuli. Sang Juragan Teh secara tersirat menampilkan watak kolonialis Eropa yang merendahkan dan memandang penuh rendah  pribumi. (Muhammad Khambali - sumber: www.koran-jakarta.com)

 

 

, Hella S. Haasse (2015), "Sang Juragan Teh", Gramedia, 978-6020-323-42-8: 440 Halaman. 

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Tebar Manfaat - Ikatan Alumni SAP KIT
 Program Santunan Anak Yatim di VILA QUR`AN FATHUL MUBIIN BANDUNG (*)

Donasi bisa disalurkan melalui rekening:

Bank SYARIAH MANDIRI ( 7111-8856-77 )

a/n: Ghani Hikmawan

(*acara pada tanggal 09 Desember 2017)

***

konfirmasi donasi ke: 3543be3679047cc27c67d19a6e7d8e19

Beibiiyku Online Shop
Sponsor
Resensi Genre Terkait
NOVEL ROMANTIS

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Dare To Make Mistakes; Kreatif Berinovasi dan Bera...
Bagus ini ...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

"All books are divisible into two classes, the books of the hour, and the books of all time." ~ John Ruskin

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 25231016

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit