Rekam Peristiwa Politik Paling Menegangkan Cetak E-mail
(1 vote)

Peristiwa Politik Menegangkan Sepanjang Sejarah Tanah Air

Rekam Peristiwa Politik Paling MenegangkanNegara dan politik merupakan dua entitas saling terkait. Kekuasaan negara menghadirkan beragam peristiwa politik. Ibarat monumen ingatan, buku ini menyajikan rekam peristiwa politik yang dikategorikan menegangkan selama enam kali kepemimpinan. Bulan Mei ini, misalnya, tidak melupakan kerusuhan dan lengsernya Soeharto dari tampuk kepemimpinan, pada 18 tahun silam. Peristiwa kelabu sekaligus tonggak reformasi ini memakan korban. Masa akhir pemerintahan Soekarno juga terjadi gonjang-ganjing.

Perjalanan negara antara lain bisa dirunut pada 12 Januari 1966 ketika para mahasiswa berdemonstrasi menyerukan Tritura: pembubaran PKI, pembersihan kabinet dari unsur-unsur PKI, dan penurunan harga barang, terutama sembako. Arif Rahman Hakim, seorang mahasiswa, tewas dalam aksi 24 Februari 1966.

Peristiwa berikutnya, efek peristiwa G30S menjadikan dunia politik terus bergejolak. Di antaranya,  peristiwa Supersemar, penolakan MPRS atas pidato Nawaksara, sampai Soekarno harus menandatangi surat pernyataan penyerahan kekuasaan di Istana Merdeka pada 20 Februari 1967. Memang sejak awal merdeka, Indonesia dihadapkan oleh banyak peristiwa politik yang mengganggu jalannya pemerintahan.

Ada banyak pemberontakan seperti dilakukan PKI yang membentuk Negara Soviet Republik Indonesia di Madiun pada 18 September 1948. Terjadi pula pemberontakan DI/TII tahun 1949. Pemberontakan lain oleh Angkatan Perang Ratu Adil tahun1950, Andi Azis tahun 1950, dan Republik Maluku Selatan tahun 1950.

Setelah itu ada Indonesia Serikat  pada 27 Desember 1949 karena Belanda tidak mau menerima dan mengakui kemerdekaan tahun 1945. RIS bisa dibilang win-win solution, meskipun konsep NKRI menjadi tercerai-berai. Baru pada 17 Agustus 1950, berbagai negara bagian kembali menyatu dalam NKRI dan Soekarno tetap presiden (hlm 47-51).

Rentetan peristiwa politik selama Orde Lama hampir seluruhnya menegangkan. Catatan tidak pantas dilupakan, yaitu keberhasilan menggelar pemilu pertama yang dianggap paling demokratis untuk memilih anggota DPR pada 29 September 1955 dan anggota konstituante pada 15 Desember 1955 (hlm 74-75). Namun, konstituante dinilai tidak cakap menjalankan tugas, sehingga Soekarno mengeluarkan Dekrit Presiden  5 Juli 1959,  pembubaran konstituante hasil Pemilu 1955 dan kembali ke UUD 1945 (hlm 76).

Dalam sejarah, tampaknya ada dua dekrit. Mendiang Presiden Abdurrahman Wahid menelurkan dekrit pada 23 Juli 2001. Substansinya, membekukan MPR dan DPR, mengembalikan kedaulatan ke tangan rakyat, dan menyelamatkan reformasi dari halangan unsur-unsur Orde Baru (hlm 237). Bedanya, kalau dekrit Soekarno didukung militer, dekrit Gus Dur tidak. Hari itu malah lahir Tap No II/MPR/2001 tentang Pencabutan Wewenang Gus Dur sebagai Presiden (hlm 239). Selama pemerintahan Gus Dur (1999-2001) terjadi pembubaran Departemen Penerangan dan Departemen Sosial.

Meskipun singkat, pemerintahan BJ Habibie (1998-1999) melakukan pembebasan banyak tahanan politik, desentralisasi pemerintahan, dan meningkatkan kebebasan pers. Yang paling heboh, peristiwa lepasnya Timor Timur pada tahun 1999. Sebenarnya, pada 9 Juni 1998, Habibie mengeluarkan kebijakan pemberian status khusus dengan otonomi luas. Karena tekanan luar, malah digelar referendum dan 79% rakyat Timtim memilih merdeka (hlm 214).

Buku ini juga memaparkan detail peristiwa politik menegangkan selama pemerintahan Megawati dan Susilo Bambang Yudhoyono. (Armawati - sumber: www.koran-jakarta.com)

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Beibiiyku Online Shop
Sponsor
FrozenbyQueen - Lezat Alami & Halal
Sponsor
Resensi Genre Terkait
SOSIAL & POLITIK

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Metode Mengajar ala Tiongkok dan Jepang
Sudah seha...
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

"All books are divisible into two classes, the books of the hour, and the books of all time." ~ John Ruskin

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 26310603

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit