Agama-Agama Manusia; A Guide to Our Wisdom Traditions Cetak E-mail
(1 vote)

Tiada Ruang bagi Pengafiran dan Klaim Paling Benar

Agama-Agama Manusia; A Guide to Our Wisdom TraditionsFrithjof Schuon pernah mengatakan, “to have lived one religion fully is to have lived all religions.” Pernyataan ini tidak berlebihan mengingat semua agama pada hakikatnya mengajarkan cinta kasih, kebaikan, keharmonisan, kedamaian, agar mencapai kebahagiaan.

Buku ini menggugah kesadaran primordial manusia bahwa tidak ada maknanya ketika mereka berkelahi dan bertikai dengan sesama. Pada dasarnya mereka semua adalah saudara. Manusia berasal dari sumber yang sama dan mendapat roh (spirit) yang sama pula dari Sang Pencipta. Substansi ini mestinya tidak pernah dilupakan dan atau dikalahkan oleh “tampilan luar” umat beragama lain yang beragam.

Smith berhasil menampilkan nilai-nilai luhur dan inti ajaran agama-agama besar: Hindu, Buddha, Konfusius, Tao, Islam, Yahudi, Katolik, dan Kristen. Keluhuran budi para pembawa agama tersebut juga disajikan dengan baik sehingga menimbulkan aura keteladanan yang sejuk bagi para pembaca.

Jika para pemeluk bertikai, dunia akan terguncang dan bergolak. Kedamaian dan keharmonisan hidup tercabik-cabik. Buku ini sama sekali tidak membanding-bandingkan ajaran luhur agama-agama. Fokusnya lebih pada upaya menampilkan dan menonjolkan ajaran agama-agama tersebut yang lebih universal, fundamental, dan substansial.

Pesan kebersamaan, keadilan, kasih sayang, pengembangan dan peningkatan diri yang berkualitas, termasuk pembersihan ruang spiritualitas manusia dari berbagai kotoran yang bisa melukai kebahagiaan, diulas lebih maksimal.

Ajaran-ajaran yang bisa menggiring pembaca pada sikap sombong dan arogan atas kebenaran agama sendiri (truth claim) dan pengafiran (menuduh orang lain kafir) atas orang “di luar dirinya,” sama sekali tidak mendapat tempat. Dalam konteks ini, Smith berhasil menempatkan diri sebagai “insider” sekaligus “outsider” yang profesional sehingga terlepas dari “bias” dan subjektivitas yang sering kali menghantui para peneliti.

Ilustrasi berupa “seni dalam agama-agama dunia” yang ditampilkan, menjadikan buku ini semakin menarik. Hati dan pikiran pembaca akan semakin teduh melihat agama sendiri dan keyakinan orang lain. Seni suci memang bisa membuka cakrawala dunia dan mengantarkan pada sesuatu yang lebih nyata dan lebih indah. Dari sini, seni suci pada gilirannya akan membukakan mata hati manusia pada transendensi. Dia akan merasakan serta memaknai hidup secara lebih arif dan bijaksana dalam sebuah keharmonisan abadi (hal. 8).

Untuk bisa mewujudkan kedamaian dan keharmonisan dengan pemeluk agama lain manusia perlu mengembangkan kerendahan, kebaikan, kesejatian hati. Kerendahan hati yang dimaksud Smith adalah sebuah kesadaran untuk menganggap diri sebagai satu pribadi “yang penuh.” Dia sebagai pribadi yang terbuka untuk berdialog dan berkomunikasi dengan orang lain.

Inilah kesudian manusia untuk “mendengarkan” orang lain. Kebaikan hati menganggap tetangga sebagai pribadi utuh yang harus dihormati, bukan dimusuhi. Sementara, kesejatian adalah kemampuan melihat apa adanya, tanpa embel-embel persepsi subjektif (hal 425-426).

Andai setiap manusia rendah hati, baik hati, dan hidup murni, dunia pasti damai. Tak ada lagi pertikaian yang dimainkan kaum beragama berdasarkan klaim agamanya paling benar. (Dr Abdul Wahid - sumber: www.koran-jakarta.com)

 

 

, Huston Smith (2015), "Agama-Agama Manusia; A Guide to Our Wisdom Traditions", Serambi, 978-6022-900-53-5: 433 Halaman. 

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Beibiiyku Online Shop
Sponsor
FrozenbyQueen - Lezat Alami & Halal
Sponsor
Resensi Genre Terkait
Tidak ada Resensi Genre Terkait

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Metode Mengajar ala Tiongkok dan Jepang
Sudah seha...
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

“After all manner of professors have done their best for us, the place we are to get knowledge is in books. The true university of these days is a collection of books.” ~ Albert Camus

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 29366014

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit