The Apostles Cetak E-mail
(1 vote)

Perjalanan Para Rasul yang Penuh Penyiksaan

The ApostlesDalam buku ini, Paus Benediktus XVI ingin menunjukkan betapa terang wajah Kristus terpantul pada wajah Gereja, meskipun Gereja, yakni kita, tetap berada dalam keterbatasan dan bayangan kerapuhan serta  dosa. Setelah Bunda Maria yang memantulkan wajah Kristus secara murni, kita menerima kebenaran Kristus melalui para Rasul.

Para rasul mendedikasikan dirinya untuk wajah Kristus. Mereka menyerahkan segalanya untuk Cahaya tertinggi. Bahkan dalam sejarah, para Rasul disiksa dan diasingkan demi menyampaikan wajah Kristus sesungguhnya. Ini antara lain dialami Matius yang meninggal dunia karena disiksa dan dibunuh dengan pedang di Etiopia. Penyiksaan juga dialami Markus. Ia meninggal dunia di Alexandria (Mesir), setelah badannya diseret hidup-hidup oleh kuda di jalan-jalan penuh batu sampai ajal. Lukas mati digantung di Yunani, setelah berkhotbah kepada orang-orang yang belum mengenal Tuhan.

Dengan kasih Tuhan Yesus, mereka menerima segala siksaan dengan rasa bangga dan ikhlas. Hal ini juga dialami Yohanes. Ia direbus atau lebih tepatnya digoreng di dalam bak minyak mendidih di Roma. Tetapi karena Tuhan masih ingin memakai Yohanes lebih jauh, keajaiban terjadi sehingga walaupun telah digoreng hidup-hidup dia bisa hidup terus. Tetapi akhirnya dia dibuang dan diasingkan ke pulau Patmos untuk kerja paksa di tambang batubara.

Pada saat  di sana, dia mendapat wahyu untuk  menulis Kitab Wahyu. Kemudian Yohanes dibebaskan dan menjadi Uskup di Edessa (Turki). Yohanes adalah satu-satunya rasul yang bisa mencapai usia lanjut dan bisa meninggal dunia dengan tenang.

Petrus telah disalib dengan kepala di bawah. Menurut beberapa sumber, kayu salib untuk Petrus dipasang berbeda, yaitu secara huruf X. (Menurut saya pribadi, salib yang dipakai Petrus sama dengan punya Tuhan Yesus. Hanya pola penyalibannya berbeda. Petrus disalib dengan posisi terbalik). Model penyaliban Petrus sebenarnya dilakukan atas permohonannya sendiri. Hal tersebut dilakukan karena Petrus merasa tidak layak untuk mati dan disalib seperti Tuhan Yesus (hal. 48).

Yakobus, saudara tiri Tuhan Yesus dan pemimpin Gereja di Yerusalem, dilempar ke bawah dari puncak bubungan Bait Allah. Di sini pula setan dulu membawa Tuhan Yesus untuk digoda. Yakobus meninggal dunia setelah dilempar dari tempat tinggi tersebut. Sedangkan Yakobus anak Zebedeus adalah seorang nelayan dan murid pertama yang dipanggil untuk ikut Tuhan Yesus yang kepalanya dipenggal di Yerusalem.

Pada saat-saat disiksa pun, dia tidak pernah menyangkal Tuhan Yesus. Bahkan Yakobus berusaha berkhotbah terus, bukan hanya kepada para tawanan lain, tapi juga orang yang menghukum dan menyiksa. Akhirnya orang Romawi yang menjadi penjaga dan penyiksa bertobat. Penjaga Romawi itu mendampingi Yakobus saat dipenggal. Penjaga bukan sekadar menyaksikan, tapi minta dihukum dan dipenggal bersama Yakobus. Pada saat  mau menjalani hukuman mati, dia berlutut bersama di samping Yakobus, sambil berdoa. Itu doanya yang terakhir, sebelum mati dipenggal bersama Yakobus sebagai orang Kristen.

Bartolomeus yang lebih dikenal sebagai Natanael menjadi misionaris di Asia, antara lain memberikan kesaksian di Turki. Ia meninggal dunia di Armenia setelah dihukum cambuk sedemikian kejam sehingga seluruh  kulitnya hancur terlepas. Andreas juga disalib seperti Petrus dengan cara X di Yunani. Sebelum meninggal, dia disiksa dengan hukum cambuk.

Seorang pengikut menirukan ucapan Andreas sebelum meninggal, “Ternyata keinginan dan cita-cita saya terkabul. Saya bisa turut merasakan “happy hours” dengan disiksa dan disalib seperti Tuhan Yesus.” Yang menarik, buku Para Rasul ini bukan hanya berisi renungan atas teladan hidup dan iman dari kedua belas rasul, tetapi juga tokoh-tokoh Gereja perdana seperti rasul Paulus, Timotius, Titus, Stefanus (sang martir pertama). Kemudian Barnabas, Silas, suami istri Kristiani Priskila dan Akwila, serta para perempuan di seputar Yesus. Paus Benediktus XVI benar-benar membantu kita sampai kepada Tuhan Yesus Kristus sendiri. (Novita Ayu Dewanti - sumber: www.koran-jakarta.com

 

, Paus Benediktus XVI (2015), "The Apostles", PT Mizan Pustaka, 978-979-21-4332-4: 184 Halaman.

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Tebar Manfaat - Ikatan Alumni SAP KIT
 Program Santunan Anak Yatim di VILA QUR`AN FATHUL MUBIIN BANDUNG (*)

Donasi bisa disalurkan melalui rekening:

Bank SYARIAH MANDIRI ( 7111-8856-77 )

a/n: Ghani Hikmawan

(*acara pada tanggal 09 Desember 2017)

***

konfirmasi donasi ke: 3543be3679047cc27c67d19a6e7d8e19

Beibiiyku Online Shop
Sponsor
Resensi Genre Terkait
KATOLIK

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Dare To Make Mistakes; Kreatif Berinovasi dan Bera...
Bagus ini ...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

“After all manner of professors have done their best for us, the place we are to get knowledge is in books. The true university of these days is a collection of books.” ~ Albert Camus

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 25230077

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit