A Thousand Miles in Broken Slippers Cetak E-mail
(1 vote)

Kegigihan Mengangkat Leo Consul dari Lembah Kemiskinan

A Thousand Miles in Broken SlippersWajah rupawan Leo Consul kini sudah berlalu-lalang di layar televisi Indonesia. Pria kelahiran Bolinao, Filipina ini, tidak pernah membayangkan hidup di bawah spotlight sedemikian terang. Sebab dia lahir sebagai anak di luar nikah, di tengah keluarga miskin, dan jauh dari kemapanan.

Ayahnya pekerja serabutan. Sedangkan Ibunya hanyalah buruh cuci dan pedagang asongan. Sejak kecil, Leo sakit-sakitan dan menjadi pembersih bus Phipipine Rabbit bersama kawan-kawannya, dengan upah 10 Peso (2.000 Rupiah). Dia menjadi penghuni alun-alun kota, justru saat lampu dipadamkan.

Tiap hari dia menanti bus Phipiline Rabbit selesai operasi dan harus berebut dengan anak miskin lainnya. Dia dan kawan-kawannya mendapat cibiran sebagai rabbit boys. Bus kadang sangat kotor, termasuk ada bekas muntahan penumpang. Meski demikian, Leo Consul tetap mengerjakan. Di suatu malam, Leo begitu girang karena menemukan sebulat hamburger yang hanya digigit beberapa sisi. Minimal, saat dia menyaksikan iklan makanan cepat saji di televisi, dia bisa menyombongkan diri karena dia pernah mencicipinya.

“Aku telah mencicipi dunia. Nanti setiap kali iklan hamburger muncul di televisi, jejak rasa ini akan selalu bangkit di lidah dan ingatanku,” katanya yang lalu menceritakan kepada Lynlyn, sahabatnya. “Kubayangkan betapa dia akan kesal sekali karena digerogoti rasa iri,” jelas Leo (hal. 120).

Pilihan bahasa buku ini dan rentetan kalimatnya membuat dada pembaca mengembang. Buku juga bagus menggugah emosi pembaca, sehingga  mampu membayangkan sekaligus mereguk inspirasi dari perjuangan masa kecil Leo Consul, yang kini sudah terkenal sebagai artis, MC, dan model iklan di dunia showbiz Indonesia.

Ada dua penyokong utama sebagai titik perubahan Leo Consul yakni keluarga dan pendidikan. Meski anak di luar perkawinan, dan saudara-saudaranya sering mengejeknya, namun ayah tiri Leo adalah penyala pelita semangatnya. Ernesto Consul, selain mengasihi Leo Consul juga sosok paling berpengaruh dalam hidupnya. Keluarga mengajarkan saling menyayangi, jujur, sabar, cinta dan tulus.

“Ingatlah Nak, setiap kali memiliki sesuatu, kau harus menghargainya. Kelak kalau kau sudah punya uang, jangan dihambur-hamburkan. Gunakan dengan bijaksana,” salah satu nasihat Ernesto, sang ayah, yang terus diingat juga saat kini menetap di Jakarta.

Selain keluarga, pendidikan berperan penting dalam kesuksesan Leo Consul. Meski dari keluarga tidak berada, nyatanya pendidikan menjadi perhatian utama keluarga Leo Consul. Hingga pada 2009, Leo Consul memperoleh gelar sarjana komunikasi dari Unversitas Filipina Baguio, bidang jurnalistik dan penyiaran.

Gelar pendidikan tinggi, selain membuka kesempatan berkarir lebih luas, juga menempa cara pikir dan pandangan Leo Consul terhadap kehidupan. Pembaca setidaknya akan membuka sudut pandang lain dalam melihat hidup di mana gelap tidak akan selamanya. Sosok Leo yang terlahir sedemikian menderita, sekarang sukses asal berkeyakinan dan gigih berjuang. Maka tidak ada kata lain, pembaca yang masa kecil tidak semenderita Leo, untuk tetap berprasangka baik terhadap masa depan dan terus memperjuangkan cita-cita secara gigih. (Khoimatun Nikmah - sumber: www.koran-jakarta.com)

 

 

, Rosi L Simamora (2016), "A Thousand Miles in Broken Slippers", Gramedia, 978-6020-319-78-0: 210 Halaman. 

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Beibiiyku Online Shop
Sponsor
FrozenbyQueen - Lezat Alami & Halal
Sponsor
Resensi Genre Terkait
NOVEL DRAMA

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Metode Mengajar ala Tiongkok dan Jepang
Sudah seha...
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

"Books are not made for furniture, but there is nothing else that so beautifully furnishes a house." ~ Henry Ward Beecher

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 28781959

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit