Kisah Inspiratif Anak-Anak Autis Berprestasi Cetak E-mail
(1 vote)

Memahami Autisme dan Prestasinya

Kisah Inspiratif Anak-Anak Autis BerprestasiAutisme merupakan gangguan perkembangan yang amat kompleks karena gangguan neurobiologis sehingga memengaruhi fungsi otak. Anak tidak bisa berinteraksi sekaligus berkomunikasi dengan lingkungan sekitarnya secara efektif. Gejala umumnya, ditandai dengan kecenderungan anak tidak memedulikan lingkungan sekitar. Mereka tak ingin berinteraksi atau berkomunikasi. Banyak hidup dalam dunianya sendiri.

Mereka pun kerap menunjukkan perilaku tidak wajar seperti berputar terus-menerus, jalan berjinjit, atau mengepakkan tangan seolah-olah mau terbang (hal. 88). Autisme terkait pola komunikasi, interaksi sosial, serta daya imajinasi (hal. 26). Secara ringkas, buku menelaah sebab sampai cara-cara mengasuh anak autis secara tepat agar mampu mengeluarkan bakat terpendam.

Meski belum diketahui secara pasti, sebab autis diduga terkait genetik dan lingkungan. Menurut Autism Society of America, ada lima jenis: Autistic Disorder, yang kebanyakan dialami anak usia tiga tahun. Dalam sebagian besar kasusnya, pengidap gejala ini tidak mampu berbicara dan bergantung pada komunikasi nonverbal.

Sindrom Asperger, yang dicirikan dengan defisiensi interaksi sosial dan sulit menerima perubahan terkait rutinitas sehari-hari. Kemampuan bahasa dan kecerdasan pengidap gejala ini tak terlalu terganggu, tapi kurang sensitif terhadap rasa sakit. Ia juga tak sanggup mengatasi paparan sinar lampu yang tiba-tiba atau suara keras.

Pervasive Developmental Disorder yang memiliki beragam gangguan dan keparahan bervariasi. Tak ayal, kemampuan verbal dan nonverbalnya pun terbatas. Childhood Disintegrative Disorder kerap timbul pada anak usia 3-4 tahun. Pada 2 tahun pertama anak terlihat normal. Mereka bisa regresi mendadak secara sosial, komunikasi,  bahasa, serta keterampilan motorik. Dia pun perlahan menarik diri dari lingkungan.

Rett Syndrome karena mutasi pada urutan sebuah gen tunggal. Gejalanya hilang kontrol otot yang mengakibatkan masalah dalam gerakan mata dan berjalan. Setelah mengetahui detail  gejala, cara mendeteksi, terapi, serta mainan yang disarankan untuk para penyandang autis, bab kedua buku menyuguhkan saran menggali bakat-bakat mereka.

Lantaran anak autis cenderung tertutup, susah berkomunikasi dan berinteraksi sosial, program pendidikan yang cocok bersifat individual. Setiap anak autis memiliki kebutuhan berbeda sesuai dengan sifat  yang berspektrum (hal. 68). Dalam mengajar anak autis, dituntut menggunakan bahasa simpel agar mudah dimengerti. Guru harus memilih gaya belajar yang tidak memodifikasi jadwal lantaran anak autis lebih suka rutinitas. Kebiasaan berulang, menggunakan objek belajar yang menarik, serta mengenali bakat alami anak.

Ada istilah tantrum yang terjadi ketika keinginan anak autis tak terpenuhi atau tak mampu mengefektifkan komunikasi sehingga sulit mengendalikan emosi. Mereka  tidak peduli tekanan sosial. Masyarakat dituntut menemukan penyebab tantrumnya. Kemudian menjalin komunikasi, memberi solusi konkret. Caranya mengenali lingkungan yang nyaman buat mereka. Kalau mereka mampu mengatasi tantrum harus diberi penghargaan atau hadiah (hal. 99).

Pendidik tak boleh putus asa menghadapi anak autis guna menemukan potensi terpendamnya. Kita bisa berkaca pada kisah Temple Grandin, anak autis yang akhirnya bisa memperoleh gelar Doktor jurusan pengetahuan hewan di University of Illinois, AS. Dia juga mendapat sejumlah penghargaan bergengsi lantaran karya-karyanya yang amat membantu para ahli kedokteran dalam memecahkan autisme. (Nur Hadi)

 

 

, Munnal Hani`ah (2015), "Kisah Inspiratif Anak-Anak Autis Berprestasi", DIVA Press, 978-6022-559-83-2: 203 Halaman. 

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Tebar Manfaat - Ikatan Alumni SAP KIT
 Program Santunan Anak Yatim di VILA QUR`AN FATHUL MUBIIN BANDUNG (*)

Donasi bisa disalurkan melalui rekening:

Bank SYARIAH MANDIRI ( 7111-8856-77 )

a/n: Ghani Hikmawan

(*acara pada tanggal 09 Desember 2017)

***

konfirmasi donasi ke: 3543be3679047cc27c67d19a6e7d8e19

Beibiiyku Online Shop
Sponsor
Resensi Genre Terkait
Tidak ada Resensi Genre Terkait

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Dare To Make Mistakes; Kreatif Berinovasi dan Bera...
Bagus ini ...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

“After all manner of professors have done their best for us, the place we are to get knowledge is in books. The true university of these days is a collection of books.” ~ Albert Camus

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 25204253

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit