Sekolah di Atas Bukit Cetak E-mail
(1 vote)

Melindungi Alam Demi Melestarikan Kehidupan

Sekolah di Atas BukitKonservasi menjadi laku hidup untuk menjaga alam dari keserakahan manusia. Indonesia dengan bentang alam mempesona dengan segala potensinya harus benar-benar dirawat. Buku ini menyajikan kisah konservasi di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.

Selain hutan hujan tropis yang luas, Berau kaya hasil tambang dan mineral. Di laut, Berau memiliki ribuan spesies terumbu karang, ikan karang, dan keanekaragaman hayati (hlm 19). Sampai kapankah hutan hujan tropisnya bertahan? Apakah kekayaan darat dan lautnya dapat dinikmati generasi mendatang?

Harus diakui bahwa alih fungsi lahan hutan untuk perkebunan, pertambangan, dan permukiman, sering tanpa memperhatikan analisis dampak lingkungan mengakibatkan kerusakan hutan. Kepentingan pendapatan secara ekonomi bukan berarti harus mengorbankan sumber daya alam. Pembangunan berkelanjutan atau semesta berencana dalam konsep Bung Karno perlu diprioritaskan.

Sebagai ikhtiar melindungi alam, The Nature Conservancy (TNC) melaksanakan survei untuk merekam wilayah sensitif sebagai tolak ukur kelayakan pembangunan, kegiatan perkebunan, pertambangan, maupun eksploitasi lainnya. Para penggiat TNC berupaya mempertemukan berbagai kepentingan untuk mengintegrasikan aspek konservasi dalam seluruh kebijakan makro pembangunan. Langkah lainnya, menyadarkan masyarakat setempat agar merasa memiliki dan turut melestarikan alam sekitar.

Sedangkan dalam ranah pendidikan, intervensi dilakukan dengan pembelajaran muatan lokal kehutanan. Misalnya, di Kampung Muara Lesan, pemahaman tentang perubahan iklim, dampaknya, gas rumah kaca, dan keanekaragaman hayati Berau telah diberikan kepada anak-anak sejak SD. Di wilayah yang dilingkupi hutan hujan tropis itu murid-murid harus mendaki bukit untuk sekolah (hlm 44-47).

Terkadang juga diselenggarakan kemah antar-sekolah di kawasan Hutan Lindung Sungai Lesan. Peserta diajak ke lapangan untuk memahami fungsi, cara menjaga, dan mengenali potensi hutan. Sebagai generasi penerus, mereka diharapkan menjaga alam tempat tinggalnya.

Usaha pelestarian juga dilakukan terhadap kawasan pesisir dan perairan. Ruang laut Berau memang tak bisa untuk kawasan konservasi secara keseluruhan karena harus dibagi-bagi penggunaan lainnya. Namun, pemanfaatan ruang laut ini tetap harus diperketat karena perairan Berau merupakan bagian segitiga terumbu karang dunia (coral triangle) dan jalur lintas spesies penting seperti penyu atau manta. Sejak tiga tahun terakhir, TNC berjuang mengusulkan ke pemerintah agar Taman Pesisir Kepulauan Derawan menjadi  kawasan konservasi perairan dan pulau-pulau kecil (hlm 69-71).

Bom ikan dan racun juga menjadi perhatian serius. Hal ini terjadi di Kampung Tanjung Batu, sehingga spesies ikan di wilayah perairan Berau berkurang. Untuk meningkatkan partisipasi publik dibentuklah kelompok Jaringan Nelayan (Jala) 2010 untuk mencari solusi kesejahteraan nelayan. Hasilnya mulai kelihatan. Pendampingan dan informasi tenaga TNC mampu menanamkan konsep penangkapan ikan ramah lingkungan.

Upaya konservasi dilakukan dari belakang meja sampai tingkat internasional seperti negoisasi karbon. Selain Kabupaten Berau, Kaltim, masih banyak wilayah dengan kekayaan alam luar biasa yang harus dilestarikan. Generasi mendatang juga berhak mewarisi. (Hendra Sugiantoro - sumber: www.koran-jakarta.com)

 

 

, The Nature Conservancy (2015), "Sekolah di Atas Bukit", Gramedia, 978-6020-315-93-5 : 262 Halaman. 

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Tebar Manfaat - Ikatan Alumni SAP KIT
 Program Santunan Anak Yatim di VILA QUR`AN FATHUL MUBIIN BANDUNG (*)

Donasi bisa disalurkan melalui rekening:

Bank SYARIAH MANDIRI ( 7111-8856-77 )

a/n: Ghani Hikmawan

(*acara pada tanggal 09 Desember 2017)

***

konfirmasi donasi ke: 3543be3679047cc27c67d19a6e7d8e19

Beibiiyku Online Shop
Sponsor
Resensi Genre Terkait
LINGKUNGAN HIDUP

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Dare To Make Mistakes; Kreatif Berinovasi dan Bera...
Bagus ini ...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

"All books are divisible into two classes, the books of the hour, and the books of all time." ~ John Ruskin

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 25204265

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit