Pintar Membaca Bahasa Tubuh Cetak E-mail
(2 votes)

Membaca Kejujuran dari Bahasa Tubuh

Pintar Membaca Bahasa TubuhSecara alami, seseorang telah dididik untuk mempercayai bahwa kemampuan menggunakan kata-kata sangat penting dalam berkomunikasi. Namun, buku ini menerangkan bahwa “bahasa tanpa kata-kata” juga sama pentingnya, bahkan terkadang lebih penting.

Hasil sebuah penelitian populer tahun 1970-an menyimpulkan bahwa lebih dari 90% upaya penyampaian makna dalam setiap interaksi dilakukan melalui isyarat-isyarat nonverbal. Jadi, tubuhlah yang “berbicara.” Tentu, tidak bisa diketahui secara tepat seberapa besar persentase itu. Poin terpenting, makna tambahan yang mengiringi sebuah pesan ketika berkomunikasi muncul tanpa disadari melalui bahasa “tak terucapkan” tersebut. Bahasa nonverbal bisa memperkuat atau memperlemah kata-kata (hlm 8-9).

Buku ini mengajak memahami bahasa tubuh orang lain dan cara merespons sepatutnya. Maka, perlu membangun kesadaran diri untuk mengontrol tubuh agar berhasil baik dalam berkomunikasi. Bahasa tubuh akan selalu menjadi indikator terpercaya untuk menyampaikan perasaan, pendirian, dan emosi. Bahasa wajah lebih mudah dihayati dan dibaca karena merupakan organ terbuka. Muka  dapat dipahami dengan kontak mata, ekspresi, dan gerakan anggota tubuh sekitar wajah.

Untuk menjadi pembaca wajah yang baik, perlu mendalami berbagai ciri muka berkaitan dengan budaya, daerah, serta karakter seseorang. Kegunaannya misalnya untuk rekrutmen karyawan. Kejujuran dan kebohongan dapat dilihat dari sorot mata. Pembohong berusaha menghindari kontak mata langsung.

Asumsinya, takut terbongkar. Selain itu, menunjukkan bahwa orang tersebut sedang memberi waktu bagi otak untuk melakukan langkah taktis agar dapat mengesankan secar meyakinkan (hlm 134).

Orang berbohong selalu berusaha memalingkan wajah dengan menyamarkan gerakan mata lewat olah tubuh. Mata cenderung banyak berkedip. Biasanya dia menggunakan tangan dengan menggosok maupun menutup perlahan-lahan. Frekuensi kedipan mata yang terlalu sering menunjukkan kondisi jiwa sedang tertekan atau minimal gelisah. Atau hasil respons pendengaran yang tak disukai.

Orang berbohong dapat pula dideteksi karena suka memandang ke bawah saat berbicara. Ini  sebagai upaya menghindari tatapan mata secara langsung. Dia juga sering memalingkan wajah. Orang cenderung membutuhkan kontak mata lebih banyak saat mendengarkan ketimbang saat berbicara. Bila seseorang sering memalingkan wajah bisa diindikasikan ada sesuatu yang disembunyikan. Orang yang jujur mampu menatap mata lawan bicara lebih lama.

Kebohongan dan kejujuran juga bisa terlihat lewat isyarat hidung, mulut, daun telinga, suara, dan senyum. Banyak orang mungkin salah menilai lewat penampilan fisik seseorang. Namun, ciri-ciri wajah tak bisa dibohongi. Banyak informasi akurat terdapat dalam wajah. Buku ini juga menerangkan bahasa tubuh lewat tangan, lengan, kaki, dan tungkai. Ketika sedang tertekan atau merasa tak nyaman, orang sering melakukan gerakan untuk menenangkan diri. Di antaranya,  tangan menyentuh wajah, kepala, atau rambut (hlm 177). Bacaan ini sebagai refleksi dan otokritik terhadap diri sendiri. Kebohongan bisa terbongkar dari bahasa tubuh. Dari bahasa tubuh, kejujuran bisa pula dipastikan. (Bety Widyastuti)

 

 

, James Borg (2015), "Pintar Membaca Bahasa Tubuh", Ircisod, 978-6020-806-00-6: 316 Halaman. 

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Beibiiyku Online Shop
Sponsor
FrozenbyQueen - Lezat Alami & Halal
Sponsor
Resensi Genre Terkait
PSIKOLOGI MODERN

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Metode Mengajar ala Tiongkok dan Jepang
Sudah seha...
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

"All books are divisible into two classes, the books of the hour, and the books of all time." ~ John Ruskin

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 26301692

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit