Indie Preneur Cetak E-mail
(1 vote)

Berkarya Tanpa Harus Meninggalkan Idealisme

Indie PreneurIndonesia kekurangan orang-orang yang memiliki jiwa entrepreneurial dengan mental berani memulai usaha dari nol. Banyak yang mengeluhkan persaingan dengan produk bajakan maupun gratisan. Tentu, konsumen lebih memilih gratisan dari produk berkualitas, meski ada potongan harga.

Untuk menjaga nilai, kalau kompetitor menurunkan harga, tidak perlu ikut-ikutan agar tak terjebak banting-bantingan harga. Berkaitan dengan produk bajakan, persoalannya karya tertentu bernilai atau layak dikoleksi atau tidak? Mereka yang percaya akan nilai sebuah karya tentu lebih memilih yang asli (halaman 9-20).

Respons Bill Gates saat Tiongkok membajak 100% produk Microsoft, beliau tetap tenang. Bill justru bangga karena meski bajakan, orang Tiongkok lebih memilih produk Microsoft.

Bill Gates memberi pandangan, jika orang Tiongkok telah berada dalam ekonomi mapan, tentu ingin memiliki produk asli Microsoft. Hal ini menegaskan, bajakan/gratisan sebenarnya senjata mendistribusikan karya hingga ke area yang tidak terjangkau. Di sisi lain, produk bajakan hari ini, sebenarnya bentuk bisnis masa depan (halaman 40-44).

Buku juga memaparkan kisah sukses para entrepreneur seperti Bill Gates, Taylor Swift, William Fox, Lil Wayne, dan KFC. Target pasar mementingkan jaringan untuk menjangkau dan menentukan fokus target konsumen (halaman 30). Diingatkan, pesaing sebuah restoran belum tentu rumah makan lain, tapi bisa saja bioskop dengan film keren, buku fenomenal atau lainnya yang membuat konsumen membagi uangnya.

Di sini, pengusaha dituntut untuk lebih kreatif dari baik menjadi terbaik. Untuk menjadi terbaik, dibutuhkan tekat dan semangat terus belajar. Secara fundamental seseorang harus bagus dulu, sebelum berharap bisa punya karya hebat. Semua butuh proses (halaman 111-117).

Buku ini mengingatkan juga bahwa pembajakan berkaitan dengan orisinalitas dan mencuri bukanlah soal ketahuan atau tidak, tapi integritas. Pembaca hanya perlu menjadi diri sendiri karena setiap individu adalah unik. Persoalannya, banyak yang belum menemukan jati diri (halaman 60-72).

Pada bagian-bagian selanjutnya, buku ini menyajikan betapa penting membangun antusiasme konsumen dan kerja tim. Intinya, setiap orang harus mampu menciptakan karya yang membekas di benak penikmatnya.

Bagian akhir buku disajikan ucapan terima kasih kepada pembaca, termasuk yang bisa membesarkan hati. “Buku ini ditulis untuk orang-orang yang pantas menikmati hidup layak, tanpa harus kalah oleh keadaan,” ujar penulis. Ada juga upaya untuk menyuarakan gerakan cinta orisinalitas. “Kalau Anda mendapat buku ini dari bajakan, Anda berutang kepada saya. Kalau Anda mendapat buku ini dengan halal, saya berutang jabat tangan kepada Anda.” (Umar Affiq - sumber: www.koran-jakarta.com)

 

 

, Pandji Pragiwaksono (2015), "Indie Preneur", Bentang Pustaka, 978-6022-911-08-1: 254 Halaman. 

 

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Tebar Manfaat - Ikatan Alumni SAP KIT
 Program Santunan Anak Yatim di VILA QUR`AN FATHUL MUBIIN BANDUNG (*)

Donasi bisa disalurkan melalui rekening:

Bank SYARIAH MANDIRI ( 7111-8856-77 )

a/n: Ghani Hikmawan

(*acara pada tanggal 09 Desember 2017)

***

konfirmasi donasi ke: 3543be3679047cc27c67d19a6e7d8e19

Beibiiyku Online Shop
Sponsor
Resensi Genre Terkait
WIRAUSAHA

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Dare To Make Mistakes; Kreatif Berinovasi dan Bera...
Bagus ini ...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

"All books are divisible into two classes, the books of the hour, and the books of all time." ~ John Ruskin

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 25204182

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit