Mom, Let`s Go; Backpacking Keliling Dunia Bersama Ibu Cetak E-mail
(1 vote)

Keliling Dunia Bersama Ibu

Mom, Let`s Go; Backpacking Keliling Dunia Bersama IbuPerjalanan keliling dunia biasanya dilakukan seseorang bersama pasangan. Namun, Tae Won Joon, lelaki berusia tiga puluh tahun dari Korea memilih melakukannya bersama ibunya yang sudah berumur enam puluh tahun. Petualangan backpacking seorang lelaki paruh baya bersama ibunya inilah yang dikisahkan dalam buku ini.

Tae Won Joon memiliki alasan mengajak ibunya keliling dunia. Ia merasa tokoh utama yang paling berjasa dalam hidupnya adalah ibunya sendiri. Dengan tekad untuk membahagiakannya ia berencana keliling dunia panjang selama sepuluh bulan.

Tidak mudah mengadakan perjalanan backpacking bersama seorang ibu, terlebih jika sudah cukup berumur. Di samping itu, berbagai kendala juga harus siap dihadapi, mengingat perjalanan hanya mengandalkan peta. Ketika di Provinsi Sichuan, Tae Won, kebingungan karena begitu turun dari kereta langsung kelelahan.

Berbekal sebuah peta, Tae Won pergi mencari tempat penginapan untuk beristirahat dan meminta ibunya duduk menunggu di pinggir jalan. Ketika kembali menemui ibunya, ia baru sadar telah melakukan kesalahan besar karena meninggalkan orangtuanya begitu saja. “Pikiranku hanya fokus pada diriku yang harus segera mendapat tempat penginapan supaya ibu langsung beristirahat. Aku bahkan sampai menyuruh ibu untuk beristirahat di tempat yang entah aman entah tidak,” tulisnya (hal. 66-67).

Meskipun dihadapkan banyak kendala, Tae Won bersama ibunya akhirnya tetap mampu melanjutkan perjalanan. Dari Beijing, mereka menuju ke Hanoi, Vietnam. Kemudian ke Bangkok, Laos, Kuala Lumpur, Singapura, Brunei, sampai negara-negara Timur Tengah.

Tak hanya kendala terknis semacam mencari tempat penginapan, transportasi, dan menghemat uang, kelelahan juga menghantui. Rasa lelah dan pikiran kalut menjadi kendala tersendiri. Ketika di Bangkok, kondisi Ibu Tae Won begitu kelelahan. Ini membuatnya sempat berpikir untuk menghentikan perjalanan dan pulang ke Korea. Namun, dengan semangat yang diberikan saudaranya dan optimisme ibunya, Tae Won akhirnya kembali melanjutkan perjalanan (hal. 209).

Tae Won mengisahkan bahwa perjalanan ini tak lepas dari masalah. Sebab, ini bukan perjalanan nyaman kelompok wisata yang seluruh makanan, transportasi, dan penginapan sudah disediakan. Banyak  di luar rencana yang harus dihadapi. Misalnya, ketika selesai singgah di Mesir, dan hendak ke Yordania, Suriah, dan Lebanon, mereka harus memutar otak karena akses ke Suriah ditutup. Waktu itu sedang ada perang sipil (hal. 365-366).

Meski harus dilalui dengan emosi dan derai air mata, perjalanan tetap menyisakan kenangan tak terlupakan. Kejadian-kejadian tak menyenangkan terhapus oleh pengalaman berharga yang ditemui di tiap-tiap negara. Misalnya, mereka mengikuti Songkran --festifal air awal tahun di Thailand, mengunjungi “Masjid Negara” megah di Malaysia, melihat pemandangan bawah laut menakjubkan di Kinabalu, sampai bangunan-bangunan bersejarah di Timur Tengah.

Kisah perjalanan Tae Won dan Ibunya dalam buku ini menjadi inspirasi menarik pembaca. Selain berisi banyak  yang penting tentang dunia backpacker dan wisata, juga memberi inspirasi berharga tentang ketulusan seorang anak untuk membahagiakan ibunya. (Yaumis Salam - sumber: www.koran-jakarta.com)

 

 

, Tae Won Joon (2015), "Mom, Let`s Go; Backpacking Keliling Dunia Bersama Ibu", Qanita, 978-6021-637-73-9 : 420 Halaman. 

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Tebar Manfaat - Ikatan Alumni SAP KIT
 Program Santunan Anak Yatim di VILA QUR`AN FATHUL MUBIIN BANDUNG (*)

Donasi bisa disalurkan melalui rekening:

Bank SYARIAH MANDIRI ( 7111-8856-77 )

a/n: Ghani Hikmawan

(*acara pada tanggal 09 Desember 2017)

***

konfirmasi donasi ke: 3543be3679047cc27c67d19a6e7d8e19

Beibiiyku Online Shop
Sponsor
Resensi Genre Terkait
MEMOAR TRAVELING

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Dare To Make Mistakes; Kreatif Berinovasi dan Bera...
Bagus ini ...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

“After all manner of professors have done their best for us, the place we are to get knowledge is in books. The true university of these days is a collection of books.” ~ Albert Camus

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 25204126

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit