Best of Japan Cetak E-mail
(1 vote)

Menengok Sejenak Kebiasaan Warga Negeri Sakura

Best of JapanSebagai negeri paling timur, Jepang menikmati matahari paginya lebih dulu daripada negara-negara lain. Jepang memiliki 6.852 pulau memanjang dari utara ke selatan terutama yang besar seperti; Hokkaido, Honshu, Shikoku, dan Kyushu. Jepang sedari lama telah menjadi salah satu destinasi wisata populer Asia.

Melihat negeri Jepang dikomparasikan dengan Indonesia lewat buku ini relatif menarik. Indonesia yang juga terdiri dari banyak pulau memiliki 34 provinsi. Sedangkan negeri dengan ibu kota Tokyo ini membagi empat kepulauan besarnya ke dalam delapan wilayah dan 47 provinsi (prefektur). Kemajuan Jepang dimulai sejak masa pemerintahan Kaisar Meiji tahun 1868. Sebelumnya, negeri ini menjalankan kebijakan isolasi dari dunia luar selama 200 tahun.

Kaisar Meiji merestorasi dengan mengirim kaum muda untuk belajar ke Eropa dan Amerika. Kaum muda menyerap ilmu pengetahuan dan teknologi untuk diaplikasikan di negaranya. Jepang meskipun Nagasaki dan Hiroshima dibom atom oleh Sekutu pada tahun 1945, cepat bangkit. Porak-porandanya dua kota itu tidaklah menghancurkan Jepang secara keseluruhan karena telah memantapkan ideologi dan nilai-nilai. Gebrakan Meiji sukses membawa kemajuan sampai milenium ini (hlm. 24-25).

Modernisasi negara seluas 378.000 kilometer persegi ini tetaplah memelihara kebudayaan tradisionalnya. Beberapa seni tradisional yang cukup populer upacara matsuri, ikebana, kabuki, sumo, dan minum teh. Sedangkan kebudayaan modern khas yang diciptakan Jepang antara lain manga dan anime. Selain perpaduan unik budaya tradisional dan modern, saat menginjakkan kaki di Jepang, ketertiban, kedisiplinan, sopan santun, serta kebersihan sangat terasa.

Lingkungan yang indah membuat suasana kota nyaman dan mempesona. Tak ada sampah berserakan. Toilet-toilet umum pun terjaga kebersihannya. Walaupun dunia otomotif berkembang pesat, masyarakatnya suka naik transportasi publik. Daripada berkendaraan pribadi, mereka memilih naik kereta atau subway. Di kota-kota besar jarang terlihat kemacetan.

Selain itu, jalan kaki juga merupakan salah satu ciri khas Jepang. Tata kota dirancang nyaman bagi pedestrian (pejalan kaki). Kereta bawah tanah dan bus umum pun selalu datang tepat waktu sehingga jarang terjadi penumpukan penumpang di halte atau stasiun. Mereka terbiasa mengantre. Karakter seperti ini selayaknya dicontoh warga Jakarta maupun daerah lainnya. Di samping itu, bangunan-bangunan dengan arsitektur khas Jepang juga masih dipertahankan di antara sekian banyak bangunan pencakar langit.

Beberapa tempat menjadi ikon wisata, seperti Osaka Castle yang dibangun dari tahun 1583 sampai tahun 1598. Di belakang istana terdapat taman seluas 64.000 meter persegi yang dibuka untuk umum sejak tahun 1965. Di seberang istana berdiri Osaka Museum of History. Di kota Osaka terdapat pula akuarium terbesar yang menyajikan pemandangan dasar laut di Osaka Aquarium Kaiyukan (hlm. 74-79). Sejak tahun 1994, Nijo Castle yang dibangun tahun 1603 dan Kiyomizudera Temple buatan 798 di Kyoto berada di bawah perlindungan UNESCO. Masih banyak tempat bersejarah lainnya di negeri yang pernah menjajah Indonesia ini.

Banyak pelajaran dari negeri Sakura. Jepang tidak melepaskan akar sejarahnya meskipun maju mengikuti iklim modern. Kebudayaan, pemandangan alam, tata kota, taman-taman yang asri, atraksi wisata, bangunan tradisional, bangunan modern berkolaborasi dan membentuk satu kesatuan elok di mata dunia. (Hendra Sugiantoro - sumber: www.koran-jakarta.com)

 

 

, Maria Fransiska Merinda (2015), "Best of Japan", Elex Media Komputindo, 978-6020-260-28-0: 276 Halaman. 

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Tebar Manfaat - Ikatan Alumni SAP KIT
 Program Santunan Anak Yatim di VILA QUR`AN FATHUL MUBIIN BANDUNG (*)

Donasi bisa disalurkan melalui rekening:

Bank SYARIAH MANDIRI ( 7111-8856-77 )

a/n: Ghani Hikmawan

(*acara pada tanggal 09 Desember 2017)

***

konfirmasi donasi ke: 3543be3679047cc27c67d19a6e7d8e19

Beibiiyku Online Shop
Sponsor
Resensi Genre Terkait
SOSIAL & BUDAYA - JEPANG

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Dare To Make Mistakes; Kreatif Berinovasi dan Bera...
Bagus ini ...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

“After all manner of professors have done their best for us, the place we are to get knowledge is in books. The true university of these days is a collection of books.” ~ Albert Camus

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 25204226

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit