Orange Economy Cetak E-mail
(1 vote)

Menilik Potensi Ekonomi Kreatif

Orange EconomyIndustri kreatif belakangan marak diperbincangkan karena belum tergali secara maksimal. Dibutuhkan keseriusan pemerintah dan masyarakat untuk konsisten mendorong serta mengembangkan industri kreatif agar mampu berkontribusi positif pada perekonomian bangsa.

Buku ini memperkenalkan ide-ide dasar yang membantu pembaca memahami Orange Economy. Warna oranye sering diasosiasikan dengan kebudayaan, kreativitas, dan identitas yang dieksplorasi terkait pembangunan perekonomian (hlm. 42).

Sebagai gambaran, John Howkins, mendefinisikan ekonomi kreatif sebagai seluruh sektor yang barang dan jasanya berdasarkan kekayaan intelektual, periklanan, arsitektur, kerajinan, desain, mode, game, musik, penerbitan, penelitian dan pengembangan. Kemudian, perangkat lunak, televisi, radio, seni visual dan pertunjukan (hlm. 15). Potensi ekonomi dari sektor tersebut sangat menjanjikan.

Menurut United Nations Conference on Trade and Development (Unctad), ekspor barang dan jasa kreatif tumbuh 134 persen antara tahun 2002 dan 2011. Angkanya pada tahun 2011 mencapai 646 Miliar Dollar AS. Ini akan menjadi komoditas perdagangan kelima terbesar di dunia (hlm. 17-18).

Data tersebut menunjukkan adanya potensi besar Orange Economy ini. Apalagi, Indonesia kaya akan keanekaragaman budaya tersebar di seluruh Nusantara. Hal ini dapat menjadi inspirasi tak terbatas bagi insan kreatif dalam memproduksi pruduk-produk ekonomi kreatif. Di samping itu, beberapa tahun ke depan akan ada bonus demografi, di mana penduduk usia produktif akan lebih banyak dari warga di bawah umur dan lanjut usia. Ini juga menjadi modal berharga dan harus dimanfaatkan.

Tinggal menciptakan lingkungan yang kondusif bagi produksi modal intelektual. Perlu juga mempertahankan, mendorong, dan mereproduksi talenta orang-orang muda dengan mobilitas tinggi (hlm. 79). Diperlukan komitmen serius untuk meyakinkan mereka agar tetap tinggal di dalam negeri, sehingga mereka berkontribusi pada pembangunan ekonomi. Di samping itu, bangsa harus berani mengambil risiko inovasi.

Penghargaan akan penciptaan, pemproduksian, dan komersialisasi konten artistik sebagai pekerjaan nyata sangat diperlukan guna mendorong sektor ini. Sebab, selama ini masyarakat secara umum memperlakukan kebudayaan sebagai barang publik. Hal ini jelas merugikan para seniman dan insan kreatif. Sebab mereka butuh pengakuan akan aktivitas sebagai karier sah. Mereka berhak mendapat kompensasi layak (hlm. 94).

Buku ini memberi konsep-konsep kunci tentang “ekonomi kreatif.’ Pembaca akan memiliki pengetahuan dasar, dinamika ekonomi sektor ini, peluang, serta potensi-potensi yang bisa dimanfaatkan untuk mengambil peluang tersebut. Buku ini tidak berisi kalimat-kalimat padat karena menampilkan intisari atau ide yang diterjemahkan ke dalam gambar, simbol, dan bagan, sehingga mudah dipahami. Satu catatan penting tentang buku ini bahwa ide-ide dan konsep-konsep tentang Orange Economy bukanlah sesuatu yang absolut. Isi buku ini terbuka untuk didiskusikan lebih lanjut. Sebab, Orange Economy adalah sebuah percakapan, bukan perkuliahan. (Arif Rohman - sumber: www.koran-jakarta.com)

 

 

, Felipe Buitrago Restrepo and , Ivan Duque Marquez (2015), "Orange Economy", Noura Books, 978-6020-989-61-7: 242 Halaman. 

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Tebar Manfaat - Ikatan Alumni SAP KIT
 Program Santunan Anak Yatim di VILA QUR`AN FATHUL MUBIIN BANDUNG (*)

Donasi bisa disalurkan melalui rekening:

Bank SYARIAH MANDIRI ( 7111-8856-77 )

a/n: Ghani Hikmawan

(*acara pada tanggal 09 Desember 2017)

***

konfirmasi donasi ke: 3543be3679047cc27c67d19a6e7d8e19

Beibiiyku Online Shop
Sponsor
Resensi Genre Terkait
MANAJEMEN & BISNIS

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Dare To Make Mistakes; Kreatif Berinovasi dan Bera...
Bagus ini ...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

"All books are divisible into two classes, the books of the hour, and the books of all time." ~ John Ruskin

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 25204337

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit