Rahasia Jos Berbisnis ala Orang Yahudi Cetak E-mail
(1 vote)

Rahasia Hebat Pebisnis Yahudi

Rahasia Jos Berbisnis ala Orang YahudiBlaise Pascal, seorang filsuf Kristen dan metematikawan Prancis berkata bahwa Yahudi adalah kelompok minoritas yang sangat antik. Walaupun raja-raja kuat selalu berusaha melenyapkan, mereka senantiasa dipelihara. Pemeliharaan mereka itu sudah diramalkan (hal. 14).

Tapi, buku ini tak hendak mengagungkan bangsa Yahudi, meski penulis tampak memberikan gambaran mereka bangsa minoritas yang unggul, mampu menguasai dunia, dan memiliki daya perekonomian tinggi. Buku ini memang sengaja mengagungkan beberapa sosok Yahudi yang sukses dalam berbisnis dan sedikit banyak turut mewarnai perkembangan kebudayaan dunia.

Banyak pelajaran berharga dari orang-orang tersebut, khususnya terkait pengalaman serta strategi bisnisnya. Sebut saja Andrew Grove, pendiri Intel. Imigran yang memilih New York setelah tanah kelahiran di Hungaria ditekan Nazi ini menanamkan tekad bahwa dia hanya butuh sebuah kemampuan untuk mewujudkan sesuatu selulusnya dari kelas teknis di City College, tahun 1960.

Ketika dia berhasil mengembangkan teknologi chip maker sehingga menjadi sebuah inovasi baru dalam perkembangan teknologi komputer, dia membangun "Intel Culture" dengan lima strategi dasar. Yaitu meningkatkan output manajemen, memotivasi tim untuk beraksi, manajemen dengan konfrontasi, menguasai krisis strategi, serta mengatasi perubahan (Andrew Grove, High Output Management 1983, serta Robert Heller 2013).

Jika organisasi pada umumnya lebih menekankan wilayah atas (para top manager), Grove justru lebih fokus kepada tim dan manajer menengah. Sebab mereka merupakan bagian organisasi yang lebih besar (hal. 33).

Kita juga bisa menimba dari pengalaman serta wawasan Andy Rubin, penemu Android. Ketika bekerja di perusahaan Carl Zeiss AG, Rubin ditempatkan di divisi robotika, sebuah dunia yang sudah disukai semenjak kanak.

Kariernya menemukan titik terang ketika bertemu Bill Caswell yang merekrutnya. Di Apple dia ditempatkan di bagian riset. Rencana awal hanya ingin mengembangkan sistem operasi canggih di kamera digital, berkembang lebih pesat ketika Rubin menyadari idenya itu akan mampu menandingi Symbian dan Windows Mobile yang telah merajai dunia.

Tapi perjalanan tak mulus. Rubin memperlihatkan kegigihannya ketika Samsung menolak presentasi megaproyeknya tersebut. Perjuangannya menemukan titik balik ketika Google mengapresiasi ide tersebut. Keuletan dan "kenakalan" Rubin dalam berinovasi patut dicontoh.

Sosok "nakal" lainnya yang diulas dalam buku ini adalah Mark Zuckerberg yang sukses menjadi jutawan dalam usia muda. Mark mengambil studi psikologi di Harvard, namun justru lebih banyak menyibukkan diri dengan dunia komputer. Website Facemash.com merupakan salah satu ide-idenya yang terus bermunculan.

Website itulah yang membuat pihak kampus menjatuhi hukuman, dianggap melanggar hak privasi mahasiswa. Namun, tiga bulan usai hukuman, pengembangan Facemash.com yang kemudian bermetamorfosis menjadi Facebook.com sangat fenomenal.

Hampir 2/3 mahasiswa Harvard telah mendaftarkan diri pada situs tersebut (hal. 103). Mark pun ditempatkan sejajar dengan Bill Gates, pendiri Microsoft, Michael Dell pendiri Dell Inc, serta Larry Page dan Sergey Brin pendiri Google. Semuanya keturunan Yahudi.

Lain lagi dengan kisah perjuangan Levi Strauss. Meski mewarisi bisnis keluarga yang hanya mampu memberikan ilmu jahit-menjahit, Levi begitu jeli melihat peluang membuka dua pabrik celana jins dengan utang. Ini demi memenuhi kebutuhan para pekerja tambang di San Fransisco. Kegigihannya saat jatuh bangun membesarkan usaha jual beli pakaian dan meneliti untuk menemukan bahan pakaian buat pekerja tambang yang kini hasilnya mendunia. (Tatik Sopiati - sumber: www.koran-jakarta.com)

 

 

, Hendro Susanto (2015), "Rahasia Jos Berbisnis ala Orang Yahudi", Penerbit Saufa, 978-6020-806-12-9: 156 Halaman. 

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Resensi Genre Terkait
MOTIVASI - BISNIS

Resensi Terbaru
Resensi Populer
SCHOOL for the NEXT LEADERS
Sponsor
Komentar/ Resensi Baru
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Dare To Make Mistakes; Kreatif Berinovasi dan Bera...
Bagus ini ...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

"Books are not made for furniture, but there is nothing else that so beautifully furnishes a house." ~ Henry Ward Beecher

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 24481084

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit