Jangan Galau! Allah Peduli Cetak E-mail
(1 vote)

Menangkan Kompetisi Kehidupan dengan Bermimpi Besar

Jangan Galau! Allah PeduliBuku ini terdiri dari 30 artikel mengupas kehidupan manusia sebagai orang beriman yang bersosialisasi dalam lingkungan yang beragam. Beberapa judul memperlihatkan bahwa buku disampaikan dalam gaya yang “kontekstual” dengan bahasa “gaul.” Contoh Tuhan yang Lucu (hal. 10), Iman yang Berenergi (hal. 34), Tuhanku Dahsyat (hal. 42), atau Tomcat di Hati (hal. 50).

Karya Jangan Galau! Allah Peduli, bukan nasihat biasa karena muncul dari pengalaman nyata umat saat bergumul dengan kehidupan yang sarat dengan kegalauan hati. Kegalauan hati dapat menyebabkan kehidupan tiada berarti (hal. vii). Ringkasan tujuan penulisan buku ini tampaknya dapat disimak pada bagian akhir. Di antaranya diungkapkan bahwa, “Semakin mencintai Tuhan, manusia bakal tambah mencintai-Nya. Dengan semakin mencintai-Nya, manusia semakin mencintai sesama. Semakin mencintai Tuhan dan sesama, kita semakin melayani,” (hal. 145-146).

Bacaan ini juga bisa memberi inspirasi bagi mereka yang mengalami kejenuhan atau kejemuan hidup. Memang tak dapat dipungkiri bahwa kehidupan yang dijalankan kadang monoton sehingga membuat jenuh. Itu tentu dialami hampir setiap orang. Dengan kata lain tidak ada orang yang tidak pernah jenuh suatu ketika dalam pengalaman hidup.

Maka belajarlah dari bagian buku ini yang menuturkan bahwa setiap manusia dapat mengatasi kejenuhan. Caranya, “Ciptakanlah kenangan dalam setiap langkah kehidupan agar hidup tidak menjemukan,” (hal. 96). Kemampuan mengatasi kejenuhan itu sangat penting dimiliki setiap orang. “Sebab kejenuhan dapat melunglaikan semangat kehidupan." (hal. 96).

Ini menyiratkan bahwa orang tidak boleh berlama-lama mengalami kejenuhan karena bisa berabe. Hidup bisa menjadi tidak bermakna. Kalau sudah begitu, orang bisa mencari pelarian yang tidak perlu. Maka jangan sampai hidup terlalu lama dibiarkan jemu atau jenuh.

Kejenuhan bisa karena berbagai sebab. Di antaranya karena kompetisi kehidupan yang begitu ketat (hal. 113). Kompetisi di segala bidang merupakan biang kejenuhan. Kompetisi menyiratkan perjuangan dan sekaligus kehancuran. Pemenang kompetisi akan bahagia, sedang mereka yang kalah bisa terjerembab.

Kompetisi tidak hanya dialami para atlet, tetapi setiap manusia. Seseorang mengalami kompetisi dengan sesama, teman kerja, bahkan anggota keluarga. Semua itu telah menguras energi kita. Ini bisa mengakibatkan kelelahan fisik dan psikis. Manusia harus pandai memenangkan setiap kompetisi, tetapi juga siap kalah.

Kesadaran siap kalah tidak akan menghancurkan semangat hidup, andai tidak menang. Dia bisa berkata, lain waktu lebih baik. “Saya siap menang pada kompetisi berikutnya,” begitulah harusnya ditanamkan dalam diri setiap orang agar kekalahan apa pun tidak menjatuhkan etos.

Salah satu cara menjaga tetap bersemangat dalam kejatuhan dengan terus menyalakan mimpi. “Hidupkan terus mimpimu,” (hal. 25-29). Dengan mimpi harapan akan terus menyala dengan harapan, perjuangan akan tetap ada. Dunia dan seluruh peradaban musnah andai tidak ada orang-orang besar yang bermimpi. Benar, mimpi mereka telah melanggengkan peradaban. Maka mimpilah terus setinggi langit karena gratis. (Ida Bagus - sumber: www.koran-jakarta.com)
Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Beibiiyku Online Shop
Sponsor
FrozenbyQueen - Lezat Alami & Halal
Sponsor
Resensi Genre Terkait
KATOLIK

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Metode Mengajar ala Tiongkok dan Jepang
Sudah seha...
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

"The pleasure of all reading is doubled when one lives with another who shares the same books." ~ Katharine Mansfield

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 31801901

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit