The Naked Traveler; 1 Year Round-the-World Trip Cetak E-mail
(1 vote)

Keliling Dunia, Jangan Hanya Mimpi

The Naked Traveler; 1 Year Round-the-World TripTraveling ke satu-dua tempat tentu sudah biasa. Namun bagaimana jika traveling keliling dunia dalam satu tahun? Apakah mungkin dilakukan? Trinity lewat buku ini berhasil membuktikan bahwa traveling mengelilingi dunia bukan hal yang mustahil dilakukan. Ia memang sudah merencanakannya sebagai langkah terobosan dalam membuat karya terbarunya. Buku ini memberikan suguhan yang berbeda dibanding buku traveling lainnya. Pembaca akan mengetahui bagaimana tips dan suka-duka yang dialami sang penulis selama menjalankan aksi mengelilingi dunia. Lewat buku ini Trinity juga mengajak pembaca untuk tidak hanya bermimpi traveling keliling dunia, tapi juga merealisasikannya seperti yang telah ia lakukan.

Pengalamannya keliling dunia ini terlalu tebal jika ditulis dalam satu buku. Maka Trinity membuatnya menjadi dua buku, yakni part 1 dan part 2. Pada buku part 1 ini Trinity menceritakan pengalamannya traveling ke Eropa dan Amerika. Namun Amerika mendapat porsi lebih banyak pada buku ini. Eropa hanya diceritakan secara khusus pada satu bab saja.

Melalui buku yang bersampul warna pink ini, pembaca akan mendapat informasi dan pengetahuan baru dan unik seputar dunia traveling. Dengan demikian pembaca bisa mendapat referensi destinasi-destinasi wisata menarik bahkan yang jarang terdengar di dunia, sebagai contoh, pernahkah mendengar negara Republik Uzupis? Negara ini berbatasan dengan ibukota Lithuania. Tapi apakah negara ini benar-benar sebuah negara resmi yang diakui dunia internasional ? Tentu saja tidak. Republik Uzupis hanyalah negara khayalan dengan luas wilayah 600 m2 yang dibuat oleh seorang seniman. Namun, Republik Uzupis memiliki Undang-Undang Dasar (UUD) seperti selayaknya negara merdeka. UUD sejumlah 41 butir tersebut berisi aturan yang sedikit nyeleneh seperti “everyone has the right to understand nothing”.

Dengan perjalanan keliling dunia ini, Trinity juga mewujudkan mimpinya ke Machu Picchu, Peru. Di lokasi yang berada di ketinggian ribuan meter tersebut terdapat reruntuhan bangunan kota kuno dengan permukaan tanah yang menurun dan diselimuti awan. Keindahan pemandangan disana membuat pengunjung seperti berada di negeri dongeng.

Selain pengalaman menyenangkan, buku ini juga menceritakan pengalaman kurang mengenakkan selama mengurus visa. Bahkan Trinity sampai batal ke Bolivia karena syarat mengurus visa kesana terlalu rumit bahkan sampai tidak masuk akal. Dari kisah tersebut, Trinity cukup menyentil pemerintah Indonesia agar mau peduli untuk memperbanyak perjanjian bebas visa dengan berbagai negara di dunia.

Menjelang akhir buku ini terdapat bab yang membahas tips memilih hostel ideal, memilih travel guide book, dan kiat hemat traveling keliling dunia.

Buku ini semakin nikmat dibaca karena didukung foto-foto dokumentasi berwarna sehingga pembaca semakin mudah membayangkan destinasi wisata yang dikunjungi Trinity dan hal-hal yang ditemukan disana. Kisah traveling keliling dunia ini masih berlanjut di buku part 2.

Secara keseluruhan perjalanan Trinity ini belum mewakili traveling ke negara di setiap benua karena tidak terdapat perjalanan ke negara di asia dan afrika. Hanya terdapat Benua Eropa dan Amerika. Mungkin perjalanan ke Asia dan Afrika sudah dibahas di buku Naked Traveler seri lainnya. (Raimundus Brian Prasetyawan)

 

 

, Trinity (2014), "The Naked Traveler; 1 Year Round-the-World Trip", B-First, 978-6021-246-14-6: 246 Halaman. 

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Beibiiyku Online Shop
Sponsor
FrozenbyQueen - Lezat Alami & Halal
Sponsor
Resensi Genre Terkait
MEMOAR TRAVELING

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Metode Mengajar ala Tiongkok dan Jepang
Sudah seha...
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

“After all manner of professors have done their best for us, the place we are to get knowledge is in books. The true university of these days is a collection of books.” ~ Albert Camus

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 29367263

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit