Melampaui Mimpi Cetak E-mail
(1 vote)

Sekali Lagi, Sadari Bahaya Narkoba

Melampaui MimpiBuku Melampaui Mimpi mencoba menegur generasi muda yang tejerat narkotika Selain itu, buku ini sekaligus sebagai motivasi para pembaca. Buku ini menceritakan kisah penulis, Ginan, yang sejak kecil kehidupannya “menyedihkan”.

Ketika remaja Ginan terjerat narkoba, minuman keras, dan terinfeksi HIV. Perjalanannya begitu berliku sampai akhirnya mampu menyelesaikan kuliah, mengabdikan diri pada masyarakat, dan bahkan berhasil berangkat ke Prancis.

Kisahnya diawali ketika Ginan sering bertengkar dengan orang tuanya. Ayah dan ibu akhirnya bercerai. Dia juga kehilangan kakaknya. Situasi tersebut membuat Ginan pontang-panting mencari jati diri. Hidupnya penuh dengan kehampaan.

Bahkan, kedatangan ibu baru karena ayahnya menikah lagi, tak mengubah apa pun. Hidupnya kosong. Masih ada luka dan trauma. Semua itu terjadi pada waktu dia duduk di SD. Hebatnya, kondisi yang berat bagi seorang bocah itu tidak mengganggu pelajaran. Nilai-nilai rapotnya bagus. Namun, kehidupan tambah buruk ketika Ginan SMP dan SMA karena mulai terjerumus. Lingkungan baru menawarkan “penerimaan” sehingga dia jatuh cinta pada valium, nipam, antidepresan, putaw, hingga narkoba suntik. Hidupnya berantakan.

Seperti kebanyakan pencandu narkoba, pria kalem ini pun mulai mencuri barang teman-temannya agar dapat membeli obat-obatan terlarang. Bahkan, orang yang sebenarnya pintar ini merampok rumahnya sendiri. Orang tuanya lalu mengirimnya ke Yogyakarta untuk kuliah di sebuah universitas setempat. Di kampus pun penggembar membaca ini tetap bermasalah.

Pantaslah bila kekasihnya, Anya, meninggalkannya. Teman-teman kuliah sering menemukannya terkapar di toilet karena overdosis. Ayahnya belum menyerah dan mengirimnya ke pesantren di Ponorogo dengan harapan agar sembuh.

Namun, kenyataan berkata lain. Ginan kabur dari pesantren. Mungkin putus asa, ayahnya mencoba memasukkan ke rumah sakit jiwa. “Petualangannya” terus berlanjut ketika dia tertangkap polisi saat mencuri. Aparat menjebloskan ke penjara beberapa bulan. Hidupnya berantakan, kecanduan, ditinggalkan teman, putus cinta, mengecewakan keluarga, dan masuk penjara. Hebatnya, dia bisa bangkit.

“Saat berada di titik terendah, seseorang tak punya pilihan, kecuali berjuang untuk bangkit dan memperbaiki hidup” (hal. 90). Ginan mengikuti rehabilitasi di Malaysia. Setelah itu, dia kembali melanjutkan kuliah dan akhirnya diwisuda. Hidup selanjutnya adalah mengisi lembaran kebaikan dengan mendirikan Komunitas Rumah Cemara. Ginan juga berkesempatan bersama teman-temannya berhasil berangkat ke Homeless Cup di Paris.

“Saya percaya pada hukum alam yang berlaku sepanjang masa. Semesta merespons keyakinan kita dengan sesuatu yang baik. Yang Mahakuasa tidak pernah lengah. Tak ada satu pun yang luput dari-Nya, termasuk doa saya, Semesta, berikan kaki-kaki ini kekuatan untuk melangkah....” (hal. 4).

Buku ini menjadi pelajaran penting bagi anak-anak muda. Meski ceritanya kurang sistematis dan banyak ungkapan reflektif yang sulit dimengerti, dia berupaya mengingatkan masyarakat akan bahaya obat-obatan terlarang.

Buku ini perlu dibaca anak-anak muda agar mendapat sudut pandang yang benar terhadap narkotika. Para orang tua juga dapat belajar dari dunia remaja. (Imam Setiyo - sumber: www.koran-jakarta.com)

 

 

, Ginan Koesmayadi and , Sundea (2014), "Melampaui Mimpi", GagasMedia, 979-780-751-7: 328 Halaman. 

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Tebar Manfaat - Ikatan Alumni SAP KIT
 Program Santunan Anak Yatim di VILA QUR`AN FATHUL MUBIIN BANDUNG (*)

Donasi bisa disalurkan melalui rekening:

Bank SYARIAH MANDIRI ( 7111-8856-77 )

a/n: Ghani Hikmawan

(*acara pada tanggal 09 Desember 2017)

***

konfirmasi donasi ke: 3543be3679047cc27c67d19a6e7d8e19

Beibiiyku Online Shop
Sponsor
Resensi Genre Terkait
NOVEL REMAJA

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Dare To Make Mistakes; Kreatif Berinovasi dan Bera...
Bagus ini ...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

"Books are not made for furniture, but there is nothing else that so beautifully furnishes a house." ~ Henry Ward Beecher

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 25215293

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit