Berguru pada Saru Cetak E-mail
(4 votes)

Menyelami Hikmah dari Keberagaman Kisah Spiritual

Berguru pada SaruTidak hanya di Indonesia yang masyarakatnya majemuk, dunia tempat di mana manusia hidup sarat akan perbedaan. Tak ada satu pun manusia sama persis. Keberagaman pola pikir, ras, dan agama membuat manusia, entah secara langsung atau tidak, telah mengotak-kotakkan diri ke dalam golongan-golongan tertentu.

Tentu saja keberagaman itu kerap menyebabkan gesekan dan benturan. Buku Berguru pada Saru mengajak pembaca berkembang secara spiritual yang menitikberatkan pada peresapan nilai-nilai agamawi universal.

Buku ini memuat kisah-kisah pendek spiritual dan filosofis yang dirangkai dari berbagai agama dan filsafat. Dari agama samawi (Yahudi, Kristen, Katolik, dan Islam) maupun dari agama ardhi (Buddha, Zen, Kong Ho Chu, dan Hindu). Pada setiap akhir kisah terdapat kutipan sejalan dengan kisah-kisah tersebut. Contoh kutipan pada kisah pertama berbunyi, “Tatkala kita memutuskan untuk tidak lagi tumbuh, itulah kematian sejati” (halaman 2).

Kisah pertama memiliki judul sama seperti buku “Berguru pada Saru.” Saru di sini adalah sebuah pohon yang berdiri tegap di tepi tebing terjal selama 250 tahun, dengan angin kencang dan terjangan ombak yang terus menantang. Pada kisah ini seorang bijak berpesan pada muridnya agar menjadi seperti pohon Saru tersebut, yang terus tumbuh meski mendapat banyak tantangan dan tempat hidup yang terjal. Sebab inti dari hidup adalah terus bertumbuh dan berproses.

Ada pula kisah lainnya yang menceritakan Nabi Muhammad Saw. berdiri dari duduknya untuk menghormati iring-iringan jenazah yang lewat di depannya. Padahal jenazah itu seorang Yahudi. “Perbedaan, apa pun bentuknya, bukanlah penghalang untuk menghormati orang lain” (halaman 13).

Kisah lain di ambil dari percakapan antara seorang biksu dan muridnya yang bertanya siapakah Buddha. Kutipan akhir dari kisah ini menggugah pembaca untuk bertanya kepada diri sendiri. Bunyi kutipan itu, “Barang siapa mengenal diri, dia akan mengenal Tuhannya,” (halaman 129).

Hal ini sama seperti dalam kisah yang diambil dari legenda Hindu di mana Dewa Brahma akhirnya menyembunyikan pengetahuan di dalam relung hati manusia, sebab kebanyakan manusia tidak menyadari bahwa pengetahuan dan kearifan bersemayam di sana. “Cari dan lihatlah ke dalam untuk memahami ke luar,” (halaman 149).

Kisah-kisah dalam buku memberi banyak pelajaran yang bisa diambil dari aneka budaya dan agama. Ceritanya membuka wawasan bahwa hikmah atau kearifan bukanlah monopoli satu agama atau budaya. Kearifan adalah milik semua orang, dan keberagaman itulah yang membuat kaya.

Semoga buku ini mampu menumbuhkan kasih sayang yang semakin luas, agar tercipta kehidupan antarumat beragama yang harmonis, serta dapat memberi manfaat bagi sesama. Sebab manusia itu baik, bila mampu memberi manfaat bagi sesama. (Happy Rose - sumber: www.koran-jakarta.com)

 

 

, Hamdan Hamedan (2015), "Berguru pada Saru", Elex Media Komputindo, 978-6020-260-29-7: 240 Halaman. 

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Tebar Manfaat - Ikatan Alumni SAP KIT
 Program Santunan Anak Yatim di VILA QUR`AN FATHUL MUBIIN BANDUNG (*)

Donasi bisa disalurkan melalui rekening:

Bank SYARIAH MANDIRI ( 7111-8856-77 )

a/n: Ghani Hikmawan

(*acara pada tanggal 09 Desember 2017)

***

konfirmasi donasi ke: 3543be3679047cc27c67d19a6e7d8e19

Beibiiyku Online Shop
Sponsor
Resensi Genre Terkait
Tidak ada Resensi Genre Terkait

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Dare To Make Mistakes; Kreatif Berinovasi dan Bera...
Bagus ini ...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

"The pleasure of all reading is doubled when one lives with another who shares the same books." ~ Katharine Mansfield

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 25208620

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit