Tiga Mazhab Utama Filsafat Islam Cetak E-mail
(1 vote)

Tiga Mazhab Besar Pemikiran Islam

Tiga Mazhab Utama Filsafat IslamJika melihat intensitas keagamaan dan kehidupan spiritual serta realisasi cita-citanya, masa keemasan Islam tentu mesti disandangkan pada masa kehidupan Nabi Muhammad Saw. dan masyarakat muslim pertama di sana. Tapi jika melihat pada tingkat intelektual dan artistiknya, masa keemasan Islam baru berlangsung beberapa abad setelah kelahirannya, yakni setelah Islam mendapat pasokan “gizi” dari peradaban-peradaban sebelumnya.

Seyyed Hossein Nasr melihat bahwa satu alasan yang mendasari mengapa tiba-tiba perhatian masyarakat Islam pada waktu itu tercurah pada ilmu-ilmu dan filsafat pra-Islam adalah bahwa pada saat akan memasuki era tersebut, kaum Muslim melakukan kontak-kontak dengan otoritas keagamaan Yahudi dan Kristen yang berusaha mempertahankan ajaran-ajaran mereka. Mereka juga menyerang Islam dengan argumen yang diambil dari logika dan filsafat Aristotelian yang belum dikenal kaum Muslim.

Dari situlah muncul ragam aliran-aliran atau mazhab pemikiran Islam, seperti filsafat, seni dan ilmu pengetahuan lainnya. Dalam buku ini, penulis akan meliris tiga sosok pemikir besar Muslim, Ibnu Sina, Suhrawardi dan Ibnu Arabi, yang diharapkan –dari mereka– akan tergambarkan tiga mazhab pemikiran Islam, yaitu ilmuwan-filsafat, illumnasionis, dan sufi. Mereka memainkan peran signifikan dalam mazhab yang dinisbatkan pada mereka.

Misalnya Ibnu Sina dengan ilmu filsafat. Pria bergelar “Pangeran Para Dokter” yang dilahirkan 370/960 ini pada usia belia telah menguasai beragam disiplin ilmu, seperti filsafat, kedokteran, seni, metafisika, ilmu alam, matematika, dan lainnya. Bahkan, keahliannya dalam ilmu kedokteran telah membuatnya berada di tempat istimewa di dunia Timur dan Barat.

Karya-karya beliau mendekati 250 buah yang meliputi hampir semua ilmu yang dikenal dunia pada era pertengahan. Diantara karya fenomenalnya adalah As-Syifa (sebuah ensiklopedia terbesar yang pernah ditulis manusia), An-Najat, ‘Uyun al-Hikmah, dan Al-Isyarah wa at-Tabiat. (hal. 47-48)

Sebagai seorang Muslim, Ibnu Sina dalam karya-karyanya termasuk karya filosofinya selalu mencoba menyesuaikan dengan sudut pandang Islam dan kenyataannya ia mendapat ilham dari ajaran dan semangat Islam dalam banyak aspek doktrin-doktrinnya. Ia begitu peka atas tuduhan ketidakberagaman yang dilancarkan oleh para teolog eksoterik terkemuka dan para sarjana hukum. Salah satu perhatian khusus dalam filsafat agama beliau adalah teori tentang kenabian. Ia berusaha menformulasikan teori filosofis dalam penyelarasan dengan ajaran al-Qur’an dan pada saat yang sama tetap konsisten dengan pandangan dunianya yang general. Dan mulai dari abad ke-12, pandangan-pandangan Ibnu Sina mulai berpengaruh di pusat-pusat belajar Eropa (hal. 77-80).

Meski begitu, pada abad-abad berikutnya filsafat peripetetik yang mencapai puncak kesempurnaannya bersama Ibnu Sina dikritik oleh para ahli Fiqih dan kaum Sufi yang menentang kecenderungan rasionalime yang inheren dalam filsafat Aristoteles. Sejak itu kekuatan filsafat mulai runtuh berganti dengan kemunculan mazhab Sufisme dan Teologi.

Salah satu tokoh mazhab Sufisme yang dibahas penulis dalam buku ini adalah Ibnu ‘Arabi.  Dalam Sufisme arti penting beliau terletak pada formulasinya atas doktrin-doktrin Sufisme dan jasanya mengeksplisitkan doktrin-doktrin tersebut. Kemunculannya tidak membawa “kemajuan” dengan menjadikan Sufisme lebih artikulatif dan teoritis, dan juga “kemunduran” dari cinta Tuhan ke pateisme. Hakekatnya formulasi eksplisit doktrin-doktrin Sufi beliau menandakan kebutuhan lingkungan yang menjadi sasaran penjelasan lebih lanjut dan klasifikasi dari doktrin tersebut lebih jauh (hal. 163-164).

Seperti wali besar lainnya, “mahakarya” dari Sufi kelahiran Spayol 560/1165 ini adalah kehidupannya sendiri, kehidupan yang paling luar biasa, di mana doa, dzikir, kontemplasi dan ziarah ke berbagai Wali Sufi bersatu dengan penglihatan Teofanik atas dunia spiritual tempat hierarki tak terlihat disingkapkan padanya. Selain itu, Ibnu ‘Arabi juga telah menghasilkan ratusan karya besar yang sebagian masih berupa manuskrip-manuskrip yang tersimpan di berbagai perpustakaan dunia Islam dan Eropa. Karyanya mulai dari risalah-risalah pendek dan beberapa halaman surat hingga Futuhat yang monumental (hal. 167-177).

Seyyed Hossein Nasr juga mendiskusikan Suhrawaldi sang tokoh yang dikenal sebagai guru iluminasi, khususnya oleh mereka yang menjaga kehidupan mazhabnya hingga saat ini, yakni sebuah mazhab yang berusaha menggabungkan pemikiran filsafat yang mengedepankan akal dan kearifan Sufisme yang mengedepankan wahyu. (Moh. Romadlon)

 

 

, Seyyed Hossein Nasr (2014), "Tiga Mazhab Utama Filsafat Islam", IRCISoD, 978-6022-557-09-0: 243 Halaman. 

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Beibiiyku Online Shop
Sponsor
FrozenbyQueen - Lezat Alami & Halal
Sponsor
Resensi Genre Terkait
Tidak ada Resensi Genre Terkait

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Metode Mengajar ala Tiongkok dan Jepang
Sudah seha...
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

"Books are not made for furniture, but there is nothing else that so beautifully furnishes a house." ~ Henry Ward Beecher

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 29379060

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit