Islam Abangan & Kehidupannya Cetak E-mail
(1 vote)

Menelusuri Pengaruh Islam Abangan di Indonesia 

Pada abad ke-13 ketika awal munculnya Agama Islam di indonesia, yaitu di daerah Jawa. Masyarakat Jawa banyak dipengaruhi oleh agama nenek moyang seperti Agama Hindu dan Budha, Animisme (kepercayaan terhadap roh) dan Dinamisme (kepercayaan terhadap benda).

Berbagai macam cara yang dilakukan oleh para penyebar Agama Islam atau dalam hal ini para Wali Sanga (Sembilan Wali) di Indonesia pada waktu lampau dalam menyampaikan dakwah kepada mereka di tengah kepercayaan mereka terhadap agama nenek moyang yang mereka anut tersebut. ada yang bersifat murni dari Syariat Islam yang bersumber dari al Qur’an dan al Hadits dan ada juga yang bersifat sinkretisme yaitu perpaduan antara Islam dengan kepercayaan nenek moyang—Hindu, Budha serta Animisme.

Akibat dari perbedaan cara dakwah tersebut muncullah istilah abangan yang bersifat sinkretisme dan putihan yang bersifat murni dari al Qur’an dan al Hadits. Hal terebut juga dipopolerkan oleh Cliford Gerrtz dalam karyanya The Religion of Java dia membagi masyarakat Islam di Jawa terbagi menjadi tiga yaitu abangan (kejawen), santri (putihan), serta priyayi golongan ningrat.

Namun diantara ketiga golongan tersebut, golongan abangan ini yang dimotori oleh Sunan Kalijaga dianggap rendah oleh sebagian golongan dan juga dianggap terkebelakang karena berada dipedalaman sedangkan golongan putihan yang dimotori oleh sunan Giri merupakan golongan yang berada di kota atau pesisir dan berada di atas kelasnya dari golongan abangan (hal. 18).

Selain itu juga kenapa jadi terkebelakang karena golongan abangan ini masih memelihara kepercaayaan nenek  moyang dahulu. sedangkan golongan putihan ini bersikap menolak kepercayaan agama nenek moyang dahulu dan mau mengembalikan kepercayaan masyarakat jawa kepada agama yang murni yang bersumber dari al Qur’an dan al Hadits.

Walaupun dianggap terkebelakang golongan abangan ini. Golongan ini mempunyai maksud tersendiri dalam dakwahnya. Mereka menerapkan prinsip “tut wuri handayani” yang artinya mengikuti terlebih dahulu tradisi dan adat kebiasaan masyarakat, kemudian mencoba mempengaruhi secara bertahap budaya tersebut yang pada akhirnya dapat ditinggalkan. Selain itu juga mereka memiliki prinsip “tut wuri hangiseni” yang artinya mengikuti tradisi dan kebiasaan masyarakat sambil menyisipkan kepercayaan atau ajaran Agama Islam (hal. 20).

Dalam hal ini kita ambil contoh dalam hal selamatan. Dahulu sebelum islam datang ke daerah Jawa istilah selamatan tetap dipakai oleh orang Jawa. Namun setelah kedatangan Islam selamatan tetap saja dilakukan tetapi dalam hal berdoanya saja yang berubah yaitu berdoa kepada Allah swt. dan sesuai dengan prinsip-prinsip Agama Islam (hal. 89).

Selain yang disebutkan diatas masih banyak lagi berbagai macam pengaruh Islam abangan di Indonesia baik dalam acara selamatan. Baik itu selamatan kehamilan, khitanan atau perkawinan, kematian, selamatan menurut penanggalan, dan selamatan desa.

Dari segi kepercayaan terhadap mahluk halus maupun dukun pun diulas dalam buku ini. Sehingga pembaca nantinya dapat memahami apa arti dukun menurut golongan abangan dan juga siapa yang disebut dukun oleh mereka. Semua disaji dengan lugas dan terperinci dalam buku ini. Selamat membaca....(Muhammad Fahruzaini)

 

 

 , Rizem Azid (2015), "Islam Abangan & Kehidupannya", Dipta (DIVA Press), 978-6027-695-82-5: 228 Halaman. 

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Tebar Manfaat - Ikatan Alumni SAP KIT
 Program Santunan Anak Yatim di VILA QUR`AN FATHUL MUBIIN BANDUNG (*)

Donasi bisa disalurkan melalui rekening:

Bank SYARIAH MANDIRI ( 7111-8856-77 )

a/n: Ghani Hikmawan

(*acara pada tanggal 09 Desember 2017)

***

konfirmasi donasi ke: 3543be3679047cc27c67d19a6e7d8e19

Beibiiyku Online Shop
Sponsor
Resensi Genre Terkait
ALIRAN & KEPERCAYAAN

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Dare To Make Mistakes; Kreatif Berinovasi dan Bera...
Bagus ini ...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

"All books are divisible into two classes, the books of the hour, and the books of all time." ~ John Ruskin

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 25200581

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit