Kitab Lengkap Puisi, Prosa, dan Pantun Lama Cetak E-mail
(1 vote)

Perkembangan Karya Sastra Nusantara

Generasi muda seharusnya berbangga dengan kekayaan budaya Nusantara, terutama di bidang kesusasteraan. Berbagai bentuk karya sastra ciptaan para pujangga besar dengan cita rasa tinggi telah tercipta dari zaman dahulu. Tentunya menjadi tugas generasi muda untuk menjaga, melestarikan, serta mengembangkan semua kekayaan tak ternilai itu. Dari itu, penulis tergugah untuk menyusun buku ini, sebuah buku yang mengajak para muda untuk mengenal sejarah perkembangan serta bentuk dan jenis karya sastra di Nusantara.

Pembahasan pertama tentang puisi. Perkembangan puisi Indonesia tergolong dalam beberapa periode. Perkembangan tersebut tidak hanya meliputi struktur fisik, tapi juga meliputi struktur batin yang terdiri dari makna dan tematik. Periode pertama disebut Angkatan Balai pustaka (tahun 1920-an). Pada angkatan ini, puisi masih berupa mantra, syair dan pantun. Mantra pada saat itu tidak hanya dianggap sebagai puisi biasa, tapi semacam doa yang sanggup memunculkan kekuatan gaib dari Sang Pencipta. Sementara, syair dan pantun dianggap sebagai sebuah puisi biasa. Para sastrawan yang  termasuk angkatan ini seperti Rustam Effendi, Sanusi Pane, dan Muhammad Yamin. Angkatan selanjutnya secara berurutan adalah angkatan Pujangga Baru (tahun 30-an), angkatan 45 (tahun 1945-1953), angkatan 66 (tahun 1963-1970), dan periode Kontemporer (tahun 1970-sekarang) (hal. 20-24)

Puisi yang dilahirkan para sastrawan berdasarkan jenisnya dapat dibagi menjadi dua, yakni puisi lama dan puisi baru. Puisi lama adalah puisi yang terikat oleh aturan-aturan, misalnya masalah jumlah kata dan suku kata dalam satu baris, jumlah baris dalam satu bait, rima, dan irama. Puisi lama terbagi menjadi tujuh macam, yakni mantra, pantun, karima, gurindam, syair, seloka, dan gurindam. Tentang mantra seperti yang telah disinggung di atas adalah sejenis puisi tua yang keberadaannya dianggap memiliki kekuatan gaib sebagaimana doa. Sementara jenis yang lain merupakan puisi biasa yang tidak dianggap memiliki kekuatan gaib (hal. 35)

Sedang puisi baru yang termasuk dalam periode kontemporer adalah jenis puisi yang tidak terikat oleh berbagai aturan yang berlaku pada puisi lama. Struktur puisi baru lebih bebas, baik dalam suku kata, jumlah baris, rima, serta irama. Yang termasuk jenis puisi baru adalah ode, epigram, romance, elegi, satire, himne, dan balada.

Ode misalnya adalah puisi yang mengungkapkan sanjungan atau pujaan kepada orang-orang yang berjasa. Ode biasanya ditulis dalam nada agung dan serius, sehingga karakter bahasanya terlihat berbeda daripada puisi baru lainnya. Salah satu sastrawan Indonesia yang terkenal dengan jenis ini adalah Muhammad Yanuar. Epigram adalah puisi yang berisi tentang tuntunan hidup atau ajaran menuju kebenaran. Romance adalah puisi yang berisi tentang kisah-kisah percintaan, sedang elegi merupakan puisi yang berisi tentang ratap tangis atau kesedihan. Satire adalah puisi yang berisi sindiran, dan himne adalah puisi yang berisi pujian-pujian pada Tuhan ataupun pujian pada Tanah Air. Sementara Balada adalah puisi yang menceriterakan tentang kisah dari karangan pribadi, mitos, atau legenda yang diyakini kebenarannya oleh masyarakat. Sastrawan yang sangat identik dengan jenis ini adalah W.S. Rendra (hal. 51-66)    

Selanjutnya buku ini menjelaskan tentang bentuk lain dari karya sastra, yakni prosa. Tidak seperti puisi, prosa sangat bebas, berdiri sendiri sebagai sebuah cerita. Bahasa yang digunakan juga lebih lugas. Ia dapat berbentuk fiksi maupun nonfiksi sehingga bisa digunakan untuk menulis novel, cerpen, riwayat, kritik, esai, dll. Berdasar zamannya prosa juga terbagi menjadi dua; prosa lama dan baru. Prosa lama adalah prosa yang masih asli, belum dipengaruhi oleh budaya Barat seperti hikayat, kisah, sejarah, dan dongeng. Prosa lama biasanya cenderung statis, bersifat feodal, dipengaruhi kesusasteraan Hindu dan Arab. Sedang prosa baru adalah prosa yang sudah tercampur dengan budaya Barat, seperti novel, cerpen, riwayat, roman, kritik, dan resensi. Prosa jenis ini biasanya lebih dinamis, ceritanya banyak mengulas kejadian sehari-hari, dan banyak dipengaruhi kesusasteraan Barat. Terkait perkembangan prosa di Indonesia terbagi juga dalam beberapa periode seperti halnya puisi, yakni semisal angkatan Balai Pustaka, angkatan Pujangga Baru, angkatan 45, 66, dan periode Kontemporer (hal. 71-81)

Buku informatif ini tidak saja menyajikan sejarah perkembangan kesusasteraan Nusantara tetapi juga mengupas berbagai teknik-teknik simpel menulis puisi dan prosa. Dengan begitu diharapkan para muda bukan saja menjadi generasi penikmat tapi juga generasi pencipta sastra. (Moh. Romadlon)

 

 

, Ristri Wahyuni (2014), "Kitab Lengkap Puisi, Prosa, dan Pantun Lama", Saufa, 978-6022-556-86-2: 180 Halaman. 

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Tebar Manfaat - Ikatan Alumni SAP KIT
 Program Santunan Anak Yatim di VILA QUR`AN FATHUL MUBIIN BANDUNG (*)

Donasi bisa disalurkan melalui rekening:

Bank SYARIAH MANDIRI ( 7111-8856-77 )

a/n: Ghani Hikmawan

(*acara pada tanggal 09 Desember 2017)

***

konfirmasi donasi ke: 3543be3679047cc27c67d19a6e7d8e19

Beibiiyku Online Shop
Sponsor
Resensi Genre Terkait
Tidak ada Resensi Genre Terkait

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Dare To Make Mistakes; Kreatif Berinovasi dan Bera...
Bagus ini ...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

"Books are not made for furniture, but there is nothing else that so beautifully furnishes a house." ~ Henry Ward Beecher

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 25203403

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit