Tanaman Hias; My Hobby My Business Cetak E-mail
(1 vote)

Kiat Mengubah Hobi jadi Lahan Bisnis

Tanaman Hias; My Hobby My BusinessSering kali kita tidak menyadari bahwa apa yang sering kita lakukan sebagai hobi memiliki potensi manfaat dan keuntungan yang luar biasa. Baik secara ekonomi maupun sosial, bagi diri sendiri maupun orang lain. Jika kita jeli menangkap peluang, tentu hobi yang kita lakukan disela-sela waktu luang bisa menghasilkan rupiah, jika kita tahu caranya.

Buku ini akan memaparkan tentang rahasia bagaimana membuat hobi, khususnya bagi penyuka tanaman hias, bisa menghasilkan rupiah tanpa harus meninggalkan pekerjaan lain ataupun mengganggu pekerjaan utama. Hobi ini bisa disulap menjadi lahan bisnis yang sangat menjanjikan dan mendapatkan keuntungan yang berlipat ganda.

Memulai bisnis dari hal yang disukai dan sesuai dengan passion kita pada umumnya memiliki tingkat bertahan yang lebih lama dari pada menggeluti bisnis yang kita belum sepenuh hati mencintai pekerjaan itu. Siapapun orang itu yang menggeluti bisnis yang berawal dari hobi tidak akan menganggap pekerjaan atau usaha tersebut sebuah beban, melainkan sebagai sebuah kegiatan yang ia sukai dan cintai. (halaman 7).

Sebelum memulai membuka usaha dari hobi tanaman hias, kita harus menentukan dulu mana jenis usaha yang ingin kita geluti, apakah menjadi produsen, menyediakan lahan untuk disewakan, menyediakan alat transportasi, distribusi, dan ekspedisi, mengajarkan ilmu tentang tanaman hias, atau menjadi mediator.

Setelah kita tentukan, langkah berikut adalah membuat konsep usaha. Suatu bentuk usaha memerlukan konsep dan rencana yang matang untuk merealisasikannya. Konsep dan rencana yang akan kita buat tersebut bisa kita share atau diskusikan dengan pihak-pihak terkait yang menguasai jenis usaha yang akan kita jalankan agar semakin matang. (halaman 25).

Langkah selanjutnya adalah membuat analisis bisnis. Dalam mengelola sebuah bisnis kita hendaknya melakukan analisis bisnis dengan baik. Analisis bisnis merupakan prospek ekonomi dan resiko perusahaan. Tujuannya membantu mengambil keputusan dengan menstrukturkan tugas analisis atas lingkungan bisnis perusahaan, strategi, dan posisi kinerja keuangannya.

Membuat perencanaan bisnis juga tak kalah penting dalam mengembangkan sebuah hobi menjadi bentuk usaha. Perencanaan bisnis seperti menentukan harga, pemilihan lokasi, rencana produksi, distribusi, dan pengetahuan tentang konsumen, perlu dilakukan agar uang akan dikeluarkan atau investasikan tidak terbuang sia-sia atau merugikan bisnis kita, bisnis harus dapat menghasilkan keuntungan sehingga bermanfaat untuk kita dan orang lain.

Jika sebuah usaha sudah berjalan, maka usaha tersebut harus mendapatkan penanganan pemasaran yang tepat agar berjalan dengan baik. Dari itu diperlukan strategi marketing yang bagus. Terdapat tiga pilihan cara yang dapat kita lakukan untuk bisa menembus pasar tanaman hias, yakni: menjadi yang pertama, menjadi yang terbaik, dan menjadi yang berbeda. (halaman 93).

Untuk bisa bertahan dalam menghadapi kompetitor dalam bisnis tanaman hias, kita bisa melakukan hal-hal ini: aturan, media tanam berbeda, kreatif dalam usaha, layanan antar yang cepat, edukasi, merek favorit, gratis pesan antar, higienis, interior yang menarik, jaringan yang kuat, menjalin kerja sama dengan banyak komunitas, lokasi dan tempat strategis, minuman ‘selamat datang’, nama toko yang menarik, organisasi yang rapi, parkir yang cukup luas, dan hal-hal lainnya.

Setelah semua berjalan dengan baik, yang perlu kita lakukan untuk mencapai kesuksesan adalah fokus pada salah satu bidang usaha saja sebagai tahap awal pengembangan bisnis tanaman hias ini, dengan membangun jaringan bisnis yang luas.

Tak hanya informatif dan edukatif, buku ini juga menyajikan kisah-kisah inspiratif orang-orang yang telah sukses menggeluti bisnis tanaman hias ini. Semua tentu saja berawal dari sebuah hobi. Selamat membaca. (Muhammad Saleh)

 

, Gunawan Ardiyanto (2015), "Tanaman Hias; My Hobby My Business", Metagraf, 978-6027-211-00-1: 152 Halaman. 

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Resensi Genre Terkait
Tidak ada Resensi Genre Terkait

Resensi Terbaru
Resensi Populer
SCHOOL for the NEXT LEADERS
Sponsor
Komentar/ Resensi Baru
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Dare To Make Mistakes; Kreatif Berinovasi dan Bera...
Bagus ini ...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

"The pleasure of all reading is doubled when one lives with another who shares the same books." ~ Katharine Mansfield

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 24481078

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit