50 Komik Sufi Cetak E-mail
(3 votes)

Cara Asyik Menikmati Percikan Tasawuf

50 Komik SufiKetika mendengar kata Tasawuf yang terlintas di banyak benak adalah sebuah ajaran yang rumit, terlalu serius dan berat untuk dipahami terlebih untuk dijalankan. Apalagi di zaman modern ini, Tasawuf seperti sudah tidak relefan lagi. Sebab, seakan ajaran Tasawuf kontradiksi dengan perkembangan zaman. Ajaran Tasawuf seakan selalu berjarak dari kehidupan sekarang.

Kesan rumit dan berat yang seakan melekat pada Tasawuf sebetulnya terletak pada cara penyampaiannya. Ini dibuktikan penulis lewat karyanya. Di dalam buku ini penulis meliris percikan ajaran Tasawuf dalam bentuk komik yang asyik sekaligus mencerahkan. Meskipun disajikan dalam bentuk komik namun ajaran yang disampaikan cukup mendalam dan menyentuh. Dan semua didasarkan atau terambil dari kitab atau buku-buku besar mengenai Tasawuf  

Lewat buku ini penulis juga menyiratkan bahwa Tasawuf bukan sesuatu yang berjarak dari kehidupan modern. Bahkan Tasawuf merupakan sebuah solusi atas beragam problematika dan “obat” dari berbagai macam “penyakit” yang menjangkiti masyarakat modern. Sebab, secara simpel Tasawuf dapat diartikan sebuah akhlaq; ajaran yang menjunjung tata karma kepada Sang Pencipta dan sesama makhluk, tuntunan untuk berakhlaq mulia kepada Tuhan dan segenap ciptaannya.

Oleh karena itu, dilihat dari situ, Tasawuf merupakan ajaran yang universal, yang dapat diterima siapa saja, lintas bangsa dan agama. Ia bagaikan sebuah sungai besar yang melintasi berbagai negara dan semua manusia bisa dan berhak memanfaatkan air yang mengalir di sungai tersebut.

Inti dari ajaran tasawuf adalah menjaga hati agar selalu hidup. Dengan hati yang hidup manusia akan menjadi insan kamil. Insan yang mampu melihat kedekatan Tuhan dari dirinya. Insan yang memiliki kepekaan dan kasih sayang tinggi terhadap semua makhluk ciptaan-Nya.

Percikan kisah-kisah di dalam komik ini sangat beragam. Misalnya ajaran mengenai tuntunan untuk selalu bersyukur. Ini disampaikan penulis dengan cara dialog atau tepatnya curhat seorang murid pada guru Tasawufnya. Sang murid rupanya baru mengalami kebangkrutan dalam usaha. Ia curhat bahwa usahanya jatuh, semua orang yang pernah ia tolong kabur. Bahkan keluarganya tidak lagi mendukung dan tidak peduli lagi. Sungguh sebuah kondisi dan bentuk ujian yang menurutnya sangat berat. Namun mendengar hal itu sang guru malah hanya mengucapkan alhamdulillah dan alhamdulillah. Betul-betul sang murid tidak paham akan sikap sang guru yang sepertinya senang melihatnya bersedih. “Guru, jangan bunuh aku dengan alhamdulillahmu itu!” Sang guru pun menjelaskah, Muridku, Allah tetap terpuji meskipun ada hambanya yang gagal mendapatkan keinginannya. Oleh karena itu temukan sebab-sebab kegagalan itu agar menghapus dugaanmu yang rendah terhadap-Nya (hal. 5-6)

Percikan hikmah selanjutnya misalnya tentang hal yang paling dekat dan paling jauh. Penulis menggambarkan permasalahan ini dengan bentuk berupa seorang Sufi yang sedang mengajar murid-muridnya. Pertama sang guru bertanya tentang apakah yang paling dekat dengan diri kita. Banyak jawab yang disampaikan murid; teman dekat, guru kita, orangtua kita, kerabat kita. Mendengar jawaban itu, sang Sufi berkata bahwa semua jawaban kalian benar. Tetapi yang kumaksud bukan itu. Sesuatu yang paling dekat dengan kita adalah kematian. Saking dekatnya kematian dengan kita sering menghampiri seseorang dengan tiba-tiba dan tak terduga. Kapan saja dan di mana saja.

Kedua, sang guru menanyakan yang paling jauh dari kita. Seperti tadi, banyak jawaban yang diungkapkan murid-muridnya. Atas jawaban itu, sang Sufi pun membenarkannya. Tapi menurut sang guru yang paling jauh dalam hidup kita adalah waktu yang telah berlalu. Kita tidak bisa mengejar waktu yang berlalu (hal. 22-23)

Hikmah mendalam lainnya yang diangkat penulis adalah mengenai tiga karakter. Ada orang beribadah karena berharap pahala dan surga. Ibarat pedagang yang cari untung dari dagangannya. Ada orang ibadah karena takut neraka. Ibarat budak yang takut dihukum majikannya. Dan yang terbaik adalah ibadahnya seorang Sufi. Ia beribadah sebagai ungkapan syukur dan cinta kepada Allah (hal. 66) 

Masih banyak percikan hikmah sarat makna yang dimuat dalam buku menarik ini, seperti sikap yang benar ketika ada rezeki dan jika tidak ada rezeki, tentang kekasih yang mati dan kekasih yang abadi, tentang perumpamaan singa dan anjing, dll. Semua hikmah menyentuh hati di dalam buku ini betul-betul disajikan dengan ringan sehingga menarik ditelaah sekaligus menggugah. (Moh. Romadlon)

 

Judul 

: 50 Komik Sufi

Komikus

: @owobo (Januar Wibowo)

Penerbit 

: Zaman

Tahun

: 2014

Genre 

: Komik Sufi

Tebal

: 68 Halaman 

ISBN

: 978-6021-687-42-0

 

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Beibiiyku Online Shop
Sponsor
Frozen Food Sehat Alami
Sponsor
Resensi Genre Terkait
KOMIK SUFI

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Dare To Make Mistakes; Kreatif Berinovasi dan Bera...
Bagus ini ...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

"A book worth reading is worth buying." ~ John Ruskin

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 25447770

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit