Kau Bidadari Surgaku Cetak E-mail
(1 vote)

Kau Bidadari Surgaku

Kau Bidadari SurgakuKarya ini menceritakan perjalanan jatuh-bangun wanita bernama Marwah yang mulanya ke Jakarta mau mengadu nasib sebagai pembantu rumah tangga. Namun, dia akhirnya terlunta-lunta di Ibu Kota karena tidak ada sanak saudara. Apa pun dikerjakan agar bisa makan, termasuk menjadi pencuci piring di warung. Di situlah dia bertemu Shinta.

Persahabatan di antara mereka terjalin erat layaknya saudara. Untuk menghidupi diri dan keluarga di kampung, Shinta menjadi wanita panggilan. Walaupun demikian, dia memiliki hati yang tulus. Tanpa ragu, dia pernah menyerahkan tabungan sebesar 15 juta rupiah untuk pengobatan anak tetangga yang terserang kanker.

“Aku memang pelacur, namun bukanlah manusia tanpa nurani. Dengan menjadi pelacur, bukan berarti manusia harus tak peduli derita sesama,” (hal. 187)

Shinta terang-terangan menentang keinginan Marwah untuk mengikuti jejaknya. Namun, dia tidak bisa menghentikan ketika Marwah telah menjatuhkan pilihan pada profesi tersebut. Dari profesi itu, setiap bulan Marwah bisa mengirimi ibu dan adiknya uang. Dia juga menjadi donatur tetap sebuah panti asuhan. Tiga tahun lamanya dia menjalani pekerjaannya.

“Yang penting buatku tidak merugikan orang lain dan bisa membuat orang-orang di sekitarku bahagia,” (hal. 30). Marwah juga bangga ketika orang-orang di kampung mengenalnya sebagai penderma. “Semua yang aku lakukan bukan semata-mata karena Allah, melainkan hanya sebagai topeng agar aku, terutama ibuku, selalu dihargai orang lain,” (hal. 30).

Perkenalannya dengan Hamzah, seorang ustadz muda, ternyata menyentuh sisi rohaninya. Marwah berencana meninggalkan dunianya. Saat yang bersamaan, Shinta tertangkap Komisi Pemberantasan Korupsi ketika berduaan di hotel dengan seorang pengusaha yang merangkap ketua partai besar. Pemberitaan yang buruk tentang Shinta menakutkan Marwah. Dia tidak siap diketahui sebagai seorang pelacur.

Marwah mulai rajin mengikuti pengajian. Penampilannya juga berubah. Shinta pun mendukung perubahan positif padanya. “Aku tidak pernah meragukan Tuhan untuk mengampuni hamba-Nya yang berdosa,” Shinta berujar lirih (hal. 199).

Seiring waktu, Hamzah mulai menyukai Marwah. Namun, kedekatan mereka senantiasa diawasi Shafa, teman pengajian Hamzah yang juga naksir. Berbeda dengan novel berlabel Islami kebanyakan, novel terbitan Rumah Oranye ini justru menghadirkan sosok antagonis dalam diri Shafa. Gadis cantik yang selalu menggunakan kerudung yang hampir menutupi sebagian tubuhnya itu ternyata menyimpan kedengkian.

Penolakan Hamzah atas lamaran ayahnya membuat Shafa merencanakan sebuah kejahatan untuk menyingkirkan Marwah di kemudian hari. Ketika kebanyakan orang menulis kebaikan-kebaikan dalam sosok yang agamis, Shafa hadir sangat alami.

Ketika Marwah masuk rumah sakit karena mag kronisnya, Shafa berhasil mengajak dokter bekerja sama mendiagnosis dan memberi obat yang salah kepada Marwah. Mantan wanita panggilan yang sedang hamil dua bulan itu dikatakan mengidap HIV, sedangkan waktu itu dia baru menikah satu minggu. Hal ini membuat Hamzah menjatuhkan talak padanya.

Selain silang sengkarut hubungan Marwah dan Hamzah, penulis juga mengungkapkan sebuah rahasia. Rupanya, Marwah bukan anak kandung ayahnya. Mengetahui kenyataan itulah yang telah membuat ayahnya meninggal.

Pada akhirnya jalinan cerita ini terkesan kurang alami. Mungkin karena rentang waktu yang  terlalu pendek. Marwah masuk rumah sakit dan ditalak. Kemudian, Hamzah mulai dekat dengan Shafa. Kebusukan Shafa pun akhirnya terbongkar. (Zurnila Emhar Ch - sumber: www.koran-jakarta.com)

 

, Ade Kurniawan (2014), "Kau Bidadari Surgaku", Rumah Oranye, 978-6021-588-37-6: 354 Halaman. 

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Beibiiyku Online Shop
Sponsor
FrozenbyQueen - Lezat Alami & Halal
Sponsor
Resensi Genre Terkait
NOVEL SPIRITUAL

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Metode Mengajar ala Tiongkok dan Jepang
Sudah seha...
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

"Books are not made for furniture, but there is nothing else that so beautifully furnishes a house." ~ Henry Ward Beecher

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 29367014

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit