Food Combining Itu Gampang Cetak E-mail
(1 vote)

Mengubah Pola Makan Demi Bonus Sehat

Food Combining Itu GampangKetika masuk ke sebuah rumah makan, sering kali seseorang dipusingkan dengan menu. Bukan masalah kantong cekak, tapi lebih faktor usia dan penyakit keturunan. Keluhan sakit kepala, perut kembung, asam urat, hipertensi, dan penyakit berat lain menjadi sumber kendalanya. Kambing hitamnya tentu saja makanan. Food combining (FC) menjadi jembatan bagi mereka yang ingin kembali sehat, tanpa harus pusing mengatur pola makan layaknya seseorang yang berdiet ketat.   

FC bukanlah sebuah tren, bukan pula ilmu baru. Pola ini sudah banyak dijalankan sejak Perjanjian Lama. “Dalam Kitab Suci Perjanjian Lama, Taurat Musa, tertera beberapa pokok penting yang senada dengan prinsip dasar FC,” (hal. 30). Namun, akibat gaya hidup dan berbagai kemudahan, pola makan yang sehat itu bergeser menjadi sembarangan karena enak. Efeknya penyakit yang semula hanya menyerang orang tua mulai menggerogoti anak muda juga. Kini FC kembali populer karena masyarakat mulai sadar kesehatan.

FC adalah sebuah cara memilih hidup lebih sehat dan menyayangi organ-organ dalam. Sesuai dengan namanya, FC merupakan upaya mengombinasikan makanan sesuai dengan cara kerja tubuh untuk menghindari pemborosan energi karena memasukkan beragam makanan dalam satu waktu agar terjadi kondisi homeostatis (hal. 35).

Bonus sehat dan umur panjang lantaran organ tubuh sehat adalah buah jangka panjang FC. Untuk mendapat bonus itu perlu kedisiplinan. Buku ini membantu para pemula mencapai keseimbangan. Erikar Lebang sebagai pelaku FC selama hampir 15 tahun berhasil menjabarkannya dengan ringan dan sederhana. Dimulai dari mengenalkannya pada jenis makanan yang biasa dikonsumsi, waktu makan, hingga cara menyantap.

Memang memilih bahan makanan menjadi perhatian awal dalam memenuhi hasrat perut. Namun pati, protein, sayuran, dan buah tidak boleh asal dipilih dan dikonsumsi (hal. 41) karena FC lebih menekankan unsur gizi agar tubuh berfungsi maksimal. Makanan yang akan dicerna harus mengandung vitamin, enzim, dan mineral.

Ritme Sirkadian atau ritme biologis menjadi acuan berikutnya (hal. 48). Waktu makan terbagi tiga: waktu cerna, waktu penyerapan, dan waktu pembersihan. Dibanding pola makan umumnya, waktu pembersihan jauh berbeda dari kebiasaan makan orang awam. Masa pembersihan dalam FC dilaksanakan pada jam-jam sibuk seperti pagi hingga pukul 12.00. Makanan yang dikonsumsi pun berbeda, yaitu buah dan sayuran, bukan nasi dan lauk pauk.

Cara mengonsumsi juga dianggap penting. Makan tak bisa asal mengombinasikan nasi dan ayam rendang atau nasi dan ayam goreng seperti sering dilihat dalam resto cepat saji. Jangan kaget, FC memang mendobrak pola kebiasaan yang berlaku di kalangan pencinta kuliner. FC memadupadankan bahan makanan ideal menjadi pati–sayuran dan protein hewani–sayuran (hal 51). Di luar itu, bahan makanan yang digabungkan akan menimbulkan masalah pencernaan.

Ritual makan pun harus diperhatikan (hal. 56). Ritual yang benar akan membantu proses pencernaan sehingga tidak menimbulkan penyakit. Nah, jika diikuti dengan benar dan tepat, pola ini sempurna di antara gaya hidup sehat ala diet.

FC memahami betul kebutuhan organ manusia. Salah satunya mengutamakan air putih sebagai pemeran utama sistem kerja tubuh. Tubuh jangan sampai haus. Jika rasa itu muncul, sinyal dehidrasi. “Sejatinya, rasa haus, terutama bibir kering, adalah alarm tubuh akan kebutuhan air pada level terakhir” (hal 75).

Beras, roti, sereal, keju, es krim, hingga sosis adalah sekelumit makanan populer yang ternyata tidak selalu baik untuk tubuh. (Ketty Husnia - sumber: www.koran-jakarta.com)

 

 

Judul 

: Food Combining Itu Gampang

Penulis

: Erikar Lebang

Penerbit 

: Qanita

Tahun

: 2013

Genre 

: Kesehatan - Diet

Tebal

: 105 Halaman 

ISBN

: 978-6029-225-73-0

 

 

 

 

 

 

 

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Beibiiyku Online Shop
Sponsor
FrozenbyQueen - Lezat Alami & Halal
Sponsor
Resensi Genre Terkait
Tidak ada Resensi Genre Terkait

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Metode Mengajar ala Tiongkok dan Jepang
Sudah seha...
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

"The pleasure of all reading is doubled when one lives with another who shares the same books." ~ Katharine Mansfield

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 29763692

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit