KPK; Kisah Pecah Kongsi Cetak E-mail
(1 vote)

Menelisik Eksotisme Bengkulu dan Kisah Persahabatan

KPK; Kisah Pecah KongsiMemiliki sahabat adalah salah satu anugerah. Dia dapat meneguhkan saat duka dan berbagi tawa kala bahagia. Namun, persahabatan haruslah dibina dan dijaga agar tidak terjadi perpecahan.

Novel Kisah Pecah Kongsi (KPK) ini menceritakan lima sahabat yang terjalin sejak SMP. Mereka terdiri dari dua cowok, yakni Restu, Raksa dan tiga cewek, yakni Eki, Fe, serta Anggira.

Kelima sahabat ini saling mendukung dalam menggapai cita-cita, walau ada beda ambisi. Seperti saat di kelas sembilan SMP, Anggira berhasil masuk grand final kontes Ciknga dan Donga dalam ajang pemilihan putra dan putri Bengkulu. Semua sahabat mendukung dan hadir di acara bergengi tersebut.

Mereka tetap hadir walau dari Desa Curup ke Kota Bengkulu sangat jauh. Demi persahabatan, mereka berkumpul. Keempat sahabat mendukung Anggira hingga berhasil menjadi runner up Cikga Bengkulu, (halaman 67).

Seusai pemilihan, Anggira memilih pulang secara estafet bersama teman-temannya. Mereka menumpang sebuah mobil milik Om Anton. Di perjalanan antara Bengkulu dan Curup, mereka berhasil melihat bunga langka, khas Bengkulu, Rafflesia, yang tengah mekar. Di depan bunga ini mereka berikrar untuk menjaga persahabatan berlimanya.

“Kuntum-kuntum Rafflesia akan tetap mekar di hati…. Kapan pun dan di mana pun,” begitu mereka berjanji, (halaman 87). Namun, apa mau dikata, KPK pun terjadi. Setamat SMP, mereka berpisah. Fe melanjutkan sekolah ke Pesantren di Yogyakarta. Anggira yang terobsesi menjadi artis melanjutkan sekolah di Jakarta. Tinggallah Restu yang memilih aktif di Rohis. Raksa yang berwajah tampan dan Eki yang tomboi tetap tinggal di Bengkulu.

Keretakan persahabatan bermula dari Eki yang kehilangan kaos olah raga. Restu tertuduh mencuri kaos tersebut sehingga terjadi perang dingin dengan Eki. Namun, lambat laun misteri kehilangan terungkap saat Eki mengalami kecelakaan fatal dan berujung pada kematian. Siapakah sebenarnya yang mencuri kaos olah raga Eki?

Ini adalah novel remaja dengan seting daerah budaya Bengkulu. Tak hanya Rafflesia yang sudah terkenal sebagai ikon Bengkulu, tapi juga Curup, tempat bermukim para tokoh novel. Novel juga dilengkapi banyak puisi seperti dalam halaman 46, “Kenapa bergerimis karena aku terus berduka untuk menyemai bibit. Gerimis tak cukup mampu memberi tenaga menumbuhkan kecambah hati yang luruh.

Di sini juga dikisahkan fenomena remaja masa sekarang. Ada yang bercita-cita menjadi artis, ada juga yang berjiwa sosial tinggi seperti Anggira. Dia rela membiayai sahabatnya menuju Jakarta untuk bersama-sama menemani Eki yang akan dioperasi. Sikap sosialnya antara lain terungkap dalam ungkapan Anggira, “Sekarang bukan saatnya membicarakan besar dan kecilnya materi, untung atau rugi. Eki membutuhkan kita”, (Halaman 130).

Novel ini pantas direkomendasikan untuk remaja. Bacaan yang aman dan penuh renungan tentang persahabatan, cita-cita, dan sarana mengenal budaya Indonesia, terutama Bengkulu. Sayang, pada cover tidak dilengkapi foto berlatar Pantai Panjang atau bunga Rafflesia, ikon Bengkulu. (Sri Rahayu - sumber: www.koran-jakarta.com)

 

 

Judul 

: KPK; Kisah Pecah Kongsi

Penulis

: Elzam Zami Cimot

Penerbit 

: Citra Media Pustaka

Tahun

: 2014

Genre 

: Novel Drama

Tebal

: 184 Halaman 

ISBN

: 978-6027-729-93-3

 

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Tebar Manfaat - Ikatan Alumni SAP KIT
 Program Santunan Anak Yatim di VILA QUR`AN FATHUL MUBIIN BANDUNG (*)

Donasi bisa disalurkan melalui rekening:

Bank SYARIAH MANDIRI ( 7111-8856-77 )

a/n: Ghani Hikmawan

(*acara pada tanggal 09 Desember 2017)

***

konfirmasi donasi ke: 3543be3679047cc27c67d19a6e7d8e19

Beibiiyku Online Shop
Sponsor
Resensi Genre Terkait
NOVEL DRAMA

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Dare To Make Mistakes; Kreatif Berinovasi dan Bera...
Bagus ini ...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

"All books are divisible into two classes, the books of the hour, and the books of all time." ~ John Ruskin

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 25215314

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit