Re Cetak E-mail
(1 vote)

Banyak PSK Sulit Melepaskan Diri dari Induk Semang

ReUmum mengatakan sebab utama kaum wanita terjun ke dunia prostitusi (PSK) karena masalah ekonomi. Namun, pendapat semacam itu tidak sepenuhnya benar. Novel Re memberi suatu perspektif baru berkaitan dengan kekelaman kehidupan malam para penjaja seks.

Penulis novel bertema pemerasan dalam kepelacuran lesbian (hal. 156) ini meneliti di tempat-tempat PSK beraksi, termasuk Re. Gadis ini seorang pelacur lesbian. Penulis menawarkan diri menjadi sopir pribadi Re. Selain mendapat penghasilan, juga mempunyai cukup banyak kesempatan untuk menggali lebih dalam kehidupan Re sebagai bahan penulisan skripsi. Ada juga info kekejaman Mami Lani sebagai germo.

Re terlahir dari keluarga Sunda yang terpandang. Dia dibesarkan di rumah kakeknya yang berhalaman luas di daerah pinggiran Kota Bandung (hal. 73). Meski lahir dan besar dalam keluarga ningrat, Re memiliki masa kecil suram. Dia lahir dari hasil hubungan gelap sehingga tak tahu siapa ayahnya kandungnya. Wanita ini tumbuh sebagai gadis rupawan.

Kecantikannya mengundang banyak “kumbang” datang dan Re menikmati (hal. 80). Ketika SMA, Re hamil di luar nikah. Untuk menghindari kemarahan neneknya, dia kabur dari rumah dan mengadu nasib ke Jakarta.

Di Ibu Kota dia ditolong Mami Lani yang ternyata seorang germo. Sebenarnya, Lani tidak berniat menolong, tapi menjerat Re menjadi seorang pelacur lesbian setelah melahirkan seorang anak perempuan bernama Melur. Re menitipkan Melur kepada Ny. Marlina, sosok lembut yang tak dikarunia anak selama berumah tangga (hal. 144).

Re berkisah kepada Maman berbagai pengalamannya menjadi pelacur lesbian. Pelanggannya juga ada artis terkenal dan sering muncul di televisi. Ada istri lesbian dan hanya menjadikan suaminya main-mainan. Malahan juga terdapat suami-istri yang sama-sama biseks. Pasangan suami-istri dari kalangan terhormat juga ada (hal. 93).

Diceritakan pula kekejaman Lani terhadap para anak buah, termasuk Re. Anak buah tak boleh berhenti. Sinta yang ingin berhenti melacur, tiba-tiba mati ditabrak mobil. Dian yang berniat ikut pacarnya ke luar negeri ditemukan mati gantung diri di kamar kosnya. Sinta dan Dian menemui ajal tak lama setelah mereka pamit dan membayar utang kepada Lani. Bahkan, nasib serupa pun akhirnya menimpa Re, yakni mati tersalib di tiang listrik.

Dalam penelitiannya, Maman yang dibantu Suzanne berhasil menembus pesta seks. Menurut Re, Lani kerap mendapat pesanan untuk mengirim belasan anak-anaknya ke Puncak untuk memenuhi pesanan penyelenggara pesta seks (hal. 128). Masih banyak cerita mengejutkan dan sekaligus memprihatinkan dalam dunia pelacuran.

Meski menggunakan setting 1987-1989, novel ini menguak fenomena pelacuran yang masih berlangsung. Mungkin bentuk dan kemasannya berubah seiring zaman, tapi esensi dan inti masalahnya tetap sama. Untunglah akhir hidup tragis Re tidak merembet pada Melur. Malah saat usia 24 Melur berhasil meraih gelar MBA dari salah satu universitas terbaik di Tokyo, Jepang. Herman menceritakan kepada Melur semua yang diketahui tentang ibunya (hal. 154).

Re hanyalah salah satu dari sekian banyak kisah menyedihkan dalam dunia pelacuran. Novel yang diangkat dari skripsi ini memberi suatu kesadaran kepada masyarakat bahwa masih banyak perempuan terluka dan teraniaya dalam jeratan prostitusi terorganisasi. Mereka menjadi korban dari sindikat perdagangan manusia. Novel ini menjadi masukan yang sangat bagus bagi masyarakat dan para penegak hukum untuk mencegah timbulnya korban-korban baru dari praktik perdagangan manusia. (Yulia Endang Wahyuningsih - sumber: www.koran-jakarta.com)

 

 

Judul 

: Re

Penulis

: Maman Suherman

Penerbit 

: POP

Tahun

: 2014

Genre 

: Novel Fiksi Dewasa

Tebal

: 160 Halaman 

ISBN

: 978-979-9107-02-2

 

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Tebar Manfaat - Ikatan Alumni SAP KIT
 Program Santunan Anak Yatim di VILA QUR`AN FATHUL MUBIIN BANDUNG (*)

Donasi bisa disalurkan melalui rekening:

Bank SYARIAH MANDIRI ( 7111-8856-77 )

a/n: Ghani Hikmawan

(*acara pada tanggal 09 Desember 2017)

***

konfirmasi donasi ke: 3543be3679047cc27c67d19a6e7d8e19

Beibiiyku Online Shop
Sponsor
Resensi Genre Terkait
Tidak ada Resensi Genre Terkait

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Dare To Make Mistakes; Kreatif Berinovasi dan Bera...
Bagus ini ...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

“After all manner of professors have done their best for us, the place we are to get knowledge is in books. The true university of these days is a collection of books.” ~ Albert Camus

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 25203300

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit