Apa Yang Membuatku Takut? What Makes Me Scared? Cetak E-mail
(2 votes)

Mengelola Rasa Takut

Apa Yang Membuatku Takut? What Makes Me Scared?Merasa takut merupakan hal yang sangat alami bagi anak-anak, atau juga bagi yang sudah dewasa sekalipun. Ini sudah turun temurun. Bahkan, dalam porsi wajar, rasa takut sangat dibutuhkan dan memiliki fungsi besar bagi seseorang. Yang tidak dibenarkan adalah rasa takut berlebih dan tidak masuk akal yang lebih dikenal dengan Fobia.

Fobia adalah rasa takut yang tidak rasional dan sangat kuat. Penderita Fobia tersebut benar-benar akan menghindari sumber ketakutannya. Contohnya Vermifobia. Ini adalah ketakutan pada cacing tanah biasa. Mungkin terdengar konyol. Cacing kecil tidak memiliki taring. Tapi bagi sebagian orang ketakutan itu bisa sangat kuat, sehingga saat hujan turun dan ada kemungkinan cacing-cacing itu keluar dari tanah, orang-orang itu pasti tidak berani keluar rumah.

Ketakutan normal bisa dimaklumi. Ketakutan-ketakutan itu membantu kita mengambil pilihan tentang keselamatan kita. Tetapi, ketakutan lain bisa saja tidak masuk akal.

Dengan apik nan menarik, penulis berhasil menyampaikan kedua hal tentang ketakutan tersebut dalam sebuah cerita anak –atau lebih tepatnya Fable, yang sangat menghibur sekaligus mudah dicerna oleh anak. Cerita ini berkisah tentang kegelisahan dan ketakutan yang dialami oleh seekor Macan Tutul Kecil.

Ketakutan yang dialami oleh si Macan Tutul Kecil malah sering digunakan sebagai bahan ledekan oleh Kakaknya. Selain itu, memang ia belum bisa melakukan banyak hal sehebat sang Kakak, tapi ia tetap juga melakukannya. Tentu sesuai kemampuannya. Namun lagi-lagi ini jadi bahan ejekan sang kakak.

Ayahnya kuat dan berani. Kakaknya tangguh. Dan sebetulnya, dalam hati si Macan Tutul Kecil sangat benci ketakutan. Tetapi ia tidak bisa berhenti khawatir. Karenanya, di kala malam, ketika waktunya tidur, ia masih ketakutan.

Dan ternyata ada yang mengetahui, yakni sang Ibu. Meski belum bisa cerita, tapi sang Ibu sudah menangkapnya. Sang Ibu pun memeluk penuh kasih. Dan si Macan Tutul Kecil berjanji dalam hati akan menceritakan segalanya esok pagi, tentang ketakutannya, tentang kekhawatirannya yang ternyata bukan saja takut terhadap apa yang bisa terjadi pada dirinya, tapi juga saat memikirkan sesuatu yang bisa menimpa keluarganya.

Benar, dengan hanya berdua bersama Ibu, Macan Tutul Kecil mencurahkan semuanya. Ia pun penasaran dan bertanya pada sang Ibu, pernahkan Ibu takut? Ibu pun mengerti dan berkata, Kamu tahu khan, Macan Tutul Kecil, hutan adalah tempat yang berbahaya. Naluri mendorong kita untuk melindungi diri sendiri. Dengan naluri, kita tahun kapan harus berhenti. Yaitu dengan berfikir sebelum lelompat, memeriksa jalan di depan. Dan, aku sangat senang kamu menjaga dirimu dengan baik sekali, karena hanya satu hal yang sangat membuatku takut….

Satu-satunya yang sangat kutakuti adalah pikiran akan kehilanganmu…. kata sang Ayah yang mendadak muncul dan melanjutkan perkataan sang Ibu. Sang Kakak pun ternyata ikut datang dan langsung meminta maaf atas sikapnya selama ini. Dia mengatakan, semua itu ia lakukan karena ia tidak ingin Adiknya takut seperti yang pernah dirasakan sewaktu kecil.

Ternyata rasa takut pun dimiliki oleh hewan seperti Macan Tutul sekali pun. Sebab, rasa takut merupakan respon alami terhadap bahaya di hutan. Berarti memiliki rasa takut sangat membantu dalam bertahan hidup. Jadi merasa takut bukan berarti kita lemah, justru rasa takut membuat kita selamat!

Sebuah cerita tau dogeng yang layak untuk dibacakan kepada anak, siswa, dan adik-adik kita. Bahasa Inggris diberikan untuk memperkaya bahasa. Dan informasi di akhir kisah untuk mengeratkan komunikasi dan hubungan kita dengan sang buah hati misalnya. Sungguh sebuah cerita yang asyik, imajinatif, sekaligus komunikatif. (Moh. Romadlon)

 

Judul 

: Apa Yang Membuatku Takut? What Makes Me Scared?

Penulis

: Haidi dan Daniel Howarth

Penerbit 

: Little Kaifa

Tahun

: 2014

Genre 

: Novel Anak

Tebal

: 44 Halaman 

ISBN

: 978-6027-870-58-1

 

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Tebar Manfaat - Ikatan Alumni SAP KIT
 Program Santunan Anak Yatim di VILA QUR`AN FATHUL MUBIIN BANDUNG (*)

Donasi bisa disalurkan melalui rekening:

Bank SYARIAH MANDIRI ( 7111-8856-77 )

a/n: Ghani Hikmawan

(*acara pada tanggal 09 Desember 2017)

***

konfirmasi donasi ke: 3543be3679047cc27c67d19a6e7d8e19

Beibiiyku Online Shop
Sponsor
Resensi Genre Terkait
NOVEL ANAK

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Dare To Make Mistakes; Kreatif Berinovasi dan Bera...
Bagus ini ...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

"A book worth reading is worth buying." ~ John Ruskin

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 25215278

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit