Jadikan Aku Halal Bagimu Cetak E-mail
(1 vote)

Indahnya Menikah Saat Usia Muda

Jadikan Aku Halal BagimuCinta tidak ada yang terlarang. Bibit-bibit cinta itu tumbuh secara alami dan akan menemukan takdirnya sendiri. Dan Islam membenarkan fitrah ini. Baru, ketika hendak menyalurkan cinta tersebut ada aturan main yang mesti dipatuhi. Sebab, bila seseorang abai akan aturan itu, cinta yang awalnya suci dan merahmati akan “berganti baju” menjadi nafsu, menjadi petaka yang nista.

Cinta dengan kekuatan dahsyatnya mampu merubah segala seketika. Sehingga ketika tersekap dalam benak, cinta menjadi sebuah beban teramat berat. Maka, wajar kiranya ketika sepasang insan yang dilanda cinta akan berusaha mengungkapkan atau membuktikan perasaannya tersebut. Dan, tak ada tindakan atau pembuktian yang lebih tepat bagi sebuah gejolak cinta selain menikah. Tak lain!

Banyak alasan kaum muda menunda pernikahan dan memperpanjang masa pacaran. Salah satu yang sering terdengar adalah agar lebih mengenal sikap dan karakter calon pasangannya masing-masing. Padahal, sejujur-sejujurnya seseorang ketika pacaran dan selama apa pun proses pacaran berlangsung, ia hanya akan mengatakan tidak lebih dari 20% tentang sikap dan perilaku dirinya pada pasangannya. Tidak heran bila Janet Askham, seorang peneliti dari University of Aberdeen mengatakan bahwa lamanya hubungan pranikah serta intensitas hubungan pranikah, tidak memberikan sumbangan positif setelah keduanya sepakat menikah. Senada dengan itu, Kahlil Gibran menegaskan, “Jangan kau kira cinta datang dari keakraban dan pendekatan yang tekun. Cinta adalah putra dari kecocokan jiwa. Dan jikalau itu tiada, cinta  tak akan pernah tercipta dalam hitungan tahun, bahkan milinea.” (hal. 24-26)

Alasan lainnya adalah kematangan usia. Banyak anggapan yang mengatakan bahwa nikah muda adalah petaka. Awalnya mungkin bahagia tapi selanjutnya penuh derita. Anggaapn itu tak seutuhnya salah, sebab banyak fakta dimana pemuda-pemudi belia yang nekad menikah, langkah mereka pun sangat susah untuk mengggapai rumah tangga yang sakinah. Tapi sebetulnya hal itu tak berarti konsep nikah mudanya yang salah. Karena, menikah muda merupakan salah satu bentuk solusi untuk mencegah kenakalan atau pelanggaran norma agama para kaum muda. Sebuah riset di Timur Tengah menyimpulkan bahwa menikah merupakan salah satu solusi untuk mempersempit ruang kenakalan kaum muda. (hal. 77)

Di sisi lain, kematangan usia tak mesti berbanding lurus dengan kematang berpikir dan bertindak. Terbukti, tidak sedikit pemuda yang jauh lebih dewasa dalam bersikap dari pada bilangan umurnya. Padahal yang dibutuhkan dalam sebuah pernikahan adalah kematangan berpikir dan bertindak, bukan kematangan usia.

Alasan lain yang juga sering menghalangi nikah adalah finansial. Memang menikah terkesan menjadi penghambat. Padahal, menikah membuat langkah seseorang kian lesat, baik dalam pendidikan, karier, maupun bisnis. Allah menegaskan, barang siapa berani mengambil keputusan untuk menikah dengan niat menjaga dirinya dari maksiat, Ia yang akan mencukupi rezekinya. Ippo Santoso membuktikan bahwa menikah merupakan pemercepat rezeki yang tokcer. Hal ini juga diakui oleh para peneliti Barat, seperti Jay Zagorsky dan Maria Kanchin.

Salah satu manfaat nikah muda adalah sebagai sarana sehat penyaluran hasrat. Ini diakui oleh Norman Sprinthall dan Andrew Collins dalam bukunya, Adolescent Psychology, bahwa gejolak syahwat yang semula meledak-ledak akan berubah menjadi stabil ketika menikah usia muda. Kajian lain yang dilakukan oleh pakar psikologi, Daneil E. Papalia dan Sally Wendkos Olds menyimpulkan bahwa usia terbaik untuk menikah bagi perempuan adalah 19-25 tahun, sedang bagi laki-laki adalah 20-25 tahun. (hal. 81-82) Yang lebih menarik adalah temuan Campbell dan kawan-kawan yang menyebutkan bahwa yang paling bahagia bagi pasangan menikah adalah pasangan menikah usia 20-an (hal. 138)

Meski menikah muda baik, bukan berarti cukup bermodal nekad saja. Untuk bisa memetik kebahagian tentu dibutuhkan bekal dan persiapan matang. Bekal paling utama adalah bekal ilmu. Pernikahan dalam Islam bukan sekedar sarana senang-senang dan pelepasan nafsu belaka. Namun sebuah ibadah yang memerlukan pengetahuan dan ilmu yang cukup. Bekal lainnya adalah finansial, kemandirian, dan mental untuk menghadapi segala ujian (hal. 146-159).

Buku ini layak dijadikan referensi dan bahan renungan para kaum muda yang ingin menjadi orang hebat. Sebab, untuk menjadi orang hebat pada usia muda syaratnya berani untuk segera menikah. Dengan berani nikah muda berarti berani untuk menjadi orang hebat dari pada sebelumnya. (Moh. Romadlon)

 

Judul 

: Jadikan Aku Halal Bagimu

Penulis

: Ahmad Rifa`i Rif`an

Penerbit 

: Mizania

Tahun

: 2014

Genre 

: Islam

Tebal

: Halaman 

ISBN

: 978-602-1337-09-7

 

 

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Beibiiyku Online Shop
Sponsor
FrozenbyQueen - Lezat Alami & Halal
Sponsor
Resensi Genre Terkait
ISLAM

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Metode Mengajar ala Tiongkok dan Jepang
Sudah seha...
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

"A book worth reading is worth buying." ~ John Ruskin

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 29379112

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit