Finnish Lessons Cetak E-mail
(1 vote)

Menelaah Sistem Pendidikan ala Finlandia

Finnish LessonsUntuk menjadi istimewa tidak harus melakukan hal yang luar biasa, tetapi harus berani melakukan sesuatu dengan cara berbeda. Setidaknya itulah yang dilakukan oleh tokoh-tokoh pendidikan Finlandia dalam mereformasi sistem pendidikan di sana.

Sampai tahun 1990-an, pendidikan di Finlandia tidak memiliki keistimewaan untuk ukuran internasional. Prestasi siswa-siswanya di pelbagai pengujian internasional berada tidak jauh dari nilai rata-rata. Namun dalam waktu singkat –sekitar tahun 2000-an, Finlandia yang bukan apa-apa, yang bersifat elite, tak dikenal, tiba-tiba menjadi kiblat pendidikan internasional. Banyak pakar-pakar pendidikan baik secara personal maupun kelembagaan yang tertarik dan memandang perlu untuk belajar dan mengkaji sistem pendidikan tersebut.

Revolusi apa yang telah dilakukan para tokoh pendidikan Finlandia? Dan, titik beda apa yang membuat sistem pendidikanya istimewa? Lewat buku ini, Pasi Sahlberg, orang yang memiliki peran kunci pada pengembangan sistem tersebut akan menjawab hal itu.

Yang pasti, kisah dalam buku ini membawa harapan pada semua orang yang khawatir apakah mungkin meningkatkan sistem pendidikan mereka. Kisah ini juga memberi bahan bagi mereka yang sedang mencari cara untuk menyesuikan kebijakan pendidikan dengan realita pemulihan ekonomi. (hal. 39)

Kebijakan-kebijakan pendidikan di Finlandia berbeda dengan yang ada di banyak negara lain. Sehingga, reformasi pendidikan tampak seperti paradoks karena secara jelas menyimpang dari pemikiran reformasi global. (hal.108)

Salah satu paradoks tersebut adalah sedikit mengajar, belajar lebih banyak. Logika yang lazim, seperti yang dianut Indonesia, untuk meningkatkan penguasaan akan materi, langkah yang diambil adalah menambah waktu mengajar dan belajar, menguji siswa lebih sering, dan memaksa siswa bekerja lebih keras dengan tugas rumah. Finlandia justru melakukan kebalikannya.

Di Finlandia, siswa-siswa hanya belajar 4 jam sehari dan siswa usia 15 tahun menghabiskan sedikit waktu untuk pekerjaan rumah. Ini sangat berbeda dengan negara-negara lain. Dengan begitu, mereka masih mempunyai banyak waktu untuk mengikuti kegiatan pengembangan diri. Sedang bagi guru masih memiliki banyak waktu untuk merencanakan, belajar, dan melakukan refleksi terhadap pengajaran bersama guru-guru lain, menilai prestasi siswa, dan mengembangkan kurikulum sekolah. (hal.144-146)

Menariknya, dengan sistem tersebut, bukti studi-studi mutakhir menunjukkan bahwa siswa Finlandia mengalami sedikit kecemasanan dan stress dibanding di negara lain. Hanya 7 % yang mengalami kecemasan ketika menggarap soal matematika di rumah, dibandingkan dengan 52% dan 53% di Jepang dan Prancis. Hal ini karena pendidik Finlandia tak percaya bahwa mengerjakan PR lebih banyak menjamin belajar lebih baik. (hal.149)

Paradoks yang kedua; sedikit ujian, belajar lebih banyak. Pemikiran reformasi pendidikan global berasumsi bahwa kompetensi, ketersediaan pilihan, dan ujian eksternal yang lebih sering adalah prasarat untuk meningkatkan mutu pendidikan. Pelajaran dari Finlandia mengisyaratkan bahwa ada jalan lain menuju peningkatan yang berkelanjutan. Itu karena, para pendidik di sana meyakini dengan banyaknya tes berstandar, guru cenderung akan merancang ulang pengajaran mereka agar sesuai dengan ujian, lebih memprioritaskan pelajaran yang akan diujikan, dan menyesuiakan metode pengajaran menjadi latihan berulang. (hal.150-152)

Akibatnya, siswa lebih banyak dituntut untuk menghafal informasi ketimbang memahami. Sementara, dengan tidak adanya ujian terstandar bertaruhan tinggi di Finlandia, guru tetap bisa fokus pada proses belajar mengajar tanps ada gangguan berulang harus lulus ujian.  (hal. 153)

Sedang paradoks yang ketiga adalah lebih berkeadilan dengan menumbuhkan keragaman. Kebijakan pokok reformasi sekolah Finlandia adalah menyediakan kesempatan yang sama bagi semua warga. Ini juga mencakup gagasan bahwa prestasi siswa harus terdistribusikan merata ke lintas kelompok sosial dan wilayah geografis. (hal. 156)  

Sistem pendidikan di Finlandia bisa berhasil seperti sekarang tentu karena didukung oleh tenaga pendidik yang berkualitas. Buku ini juga mengupas bagaimana Finlandia mencetak para guru dan memposisikan profesi guru setara atau bahkan lebih unggul dibading profesi lain, seperti peneliti, dokter, perawat, dan arsitek. Sehingga, guru merupakan profesi yang banyak diidam-idamkan banyak pemuda di sana.

Pelajaran dari Finlandia yang terpenting bagi dunia pendidikan Indonesia adalah pendidikan bagi mereka bukan bertujuan untuk menghasilkan kemakmuran materi semata tapi bertujuan mencapai kebahagian lahir dan batin. Sungguh, bila para tokoh pendidikan kita berani menelaah dan menerapkan sistem pendidikan Finlandia dengan penyesuaian terhadap tata nilai dan budaya bangsa, bukan mimpi bila sistem pendidikan kita akan lebih maju. Sebab, pendidikan kita bukan saja akan bertujuan mencapai kebahagian lahir dan batin, tapi juga kebahagian dunia dan akherat. Pertanyaannya, beranikah dan mampukah pemerintahan yang baru mengajak para tokoh pendidikan kita untuk melakukan sebuah perubahan dan terobosan untuk Indonesia lebih baik? Mari kita tunggu bersama-sama. (Moh. Romadlon)

 

Judul

: Finnish Lessons

Penulis

: Pasi Sahlberg

Penerbit 

: Kaifa Learning

Tahun

: 2014

Genre 

: Dunia Pendidikan

Tebal

: 320 Halaman

ISBN

: 978-6027-870-46-8

 

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Tebar Manfaat - Ikatan Alumni SAP KIT
 Program Santunan Anak Yatim di VILA QUR`AN FATHUL MUBIIN BANDUNG (*)

Donasi bisa disalurkan melalui rekening:

Bank SYARIAH MANDIRI ( 7111-8856-77 )

a/n: Ghani Hikmawan

(*acara pada tanggal 09 Desember 2017)

***

konfirmasi donasi ke: 3543be3679047cc27c67d19a6e7d8e19

Beibiiyku Online Shop
Sponsor
Resensi Genre Terkait
DUNIA PENDIDIKAN

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Dare To Make Mistakes; Kreatif Berinovasi dan Bera...
Bagus ini ...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

“After all manner of professors have done their best for us, the place we are to get knowledge is in books. The true university of these days is a collection of books.” ~ Albert Camus

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 25230028

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit