Buku Pintar Aliran Kebatinan dan Ajarannya Cetak E-mail
(2 votes)

Mengenal Aliran Kebatinan Yang Ada Di Jawa

Buku Pintar Aliran Kebatinan dan AjarannyaSeperti yang kita ketahui bersama, agama yang ada dan tumbuh di bumi ini terbagi menjadi dua golongan besar, yakni agama Samawi dan Ardi. Agama Samawi atau sering disebut agama wahyu adalah agama yang diwahyukan Allah pada utusan-Nya melalui malaikat Jibril. Agama Samawi meliputi Islam, Nasrani, dan Yahudi. Sedang agama Ardi adalah agama alamiah yang lahir dari budaya, kepercayaan, dan tradisi. Salah satu jenis agama Ardi adalah aliran kebatinan.

Khususnya di Jawa, aliran kebatinan sejak dulu telah memiliki tempat tersendiri di tengah masyarakatnya Tumbuhnya aliran kebatinan tersebut merupakan percampuran antara budaya animisme, dinamisme, dan kepercayaan pada Tuhan lewat ajaran Islam.

Sebetulnya aliran kebatinan belum lama seutuhnya diterima dan setara dengan agama. HAMKA salah satu orang yang memolak aliran kebatinan disamakan dengan agama. Begitu juga fakultas Ushuluddin IAIN Sunan Kalijaga Fraksi Karya Pembangunan. Namun akhirnya melalui perdebatan panjang aliran kebatinan diterima masuk dalam GBHN dengan berbagai modifikasi. Kata “Kebatinan” diganti dengan “Kepercayaan Pada Tuhan Yang Maha Esa” dan dianggap sebagai katagori keagamaan tersendiri. (hal.7)

Menurut catatan sejarah, Hardopusoro dari Purworejo adalah aliran terbesar dan tertua di Indonesia. Aliran ini didirikan oleh Ki Kusumowidjitro pada tahun 1895. Ia menerima “wahyu” saat mengembara di belantara hutan di Jawa Timur. Pewahyuan tersebut terjadi setelah ia mencapai situasi pasrah total kepada Tuhan. Setelah itu, ia yakin untuk kembali hidup sebagai manusia yang dititahkan untuk mengemban tugas mulia, yakni sebagai hamba-Nya. Ia pun mulai muncul di kota dan mulai menyebarkan ajarannya. (hal.20)

Ajaran spiritual Hardopusoro dilarang untuk diamalkan sembarang orang. Ajarannya memang rumit, dipenuhi dengan paradoks, dijejali simbol-simbol, dan mengatasi segala macam tataran akal. Adapun teknik utama pembangkitan kesaktian dalam aliran ini adalah metode kumkum atau semedi dalam sumber air sambil membaca mantra. Dan sampai sekarang aliran ini tetap eksis, terbukti pada tahun 2010 lalu paguyuban ini melaksanakan kongres pertamanya. (hal.22-23)

Aliran kepercayaan kedua yang masih eksis adalah Susila Budi Darma (Subud) dari Semarang. Aliran yang lebih suka disebut pusat latihan penjiwaan ini didirikan oleh Muhammad Subuh pada tahun 1925. Aliran yang memiliki buku ajaran berjudul Susila Budi Darma resmi menjadi sebuah organisasi pada tanggal 1 Februari 1947 di Yogyakarta.

Muhammad Subuh terpanggil mendirikan aliran ini berawal dari kejadian luar biasa yang dialami pada suatu malam. Saat pulang, sekitar jam satu pagi tiba-tiba ia dikejutkan munculnya sebuah bola cahaya seterang matahari yang persis berada di atasnya. Saat ia melihat, bola itu tiba-tiba lesat dan masuk ke dalam tubuhnya. Sampai di rumah, dalam kepasrahan penuh, ia melihat bagian dalam tubuhnya sendiri yang dipenuhi cahaya. Lalu tubuhnya mulai bergerak sendiri seperti orang shalat tapi tanpa kata-kata. Setiap malam itu hal itu terjadi. (hal.27-28)

Sejak itu ia mulai dikenal sebagai seorang yang sangat luar biasa yang winasis, sakti dan waskita. Tak heran bila pengikutnya kian banyak hingga ke manca negara. Inti dari Subud adalah menunjukkan bahwa jiwa dapat dilatih sesuai tradisi agama besar umat manusia. (hal.36)

 Selanjutnya adalah Paguyuban Sumarah dari Yogyakarta. Paguyuban  yang tujuan utamanya adalah mencapai ketentraman lahir dan batin ini didirikan oleh Soerono Prodjohoesodo pada tahun 1950. Dalam perjalanan sejarahnya, aliran ini memiliki tiga pinisepuh awal, yaitu Sukirnohartono, Soehardo, dan Soetadi. (hal.122) Ada banyak konsep dalam ajaran aliran ini, seperti konsep tentang Tuhan, manusia, sujud Sumarah, etika hidup Sumarah, meditasi Sumarah, reinkarnasi, dll. (hal.123-148)

Selain aliran kepercayaan besar di atas, buku ini juga memaparkan sejarah aliran yang lebih kecil jumlah pengikutnya dan lebih sederhana ajarannya. Sebut saja Ngesti Kasampurnan dari Gunung Kidul, aliran kejawen Sangkan Paraning Dumadi, Kapribaden dari Purworejo, Ngudi Utomo dari Yogyakarta, Manages dari Tegal, Perjalanan dari Subang, dan Sunda Wiwitan dari Kanekes, Banten.

Bila ditanya lahir dulu mana antara agama dan budaya, maka lahirnya aliran kepercayaan ini merupakan hasil “perkawinan” agama dan budaya, atau dalam bahasa penulis aliran kepercayaan disebut sebagai agama dalam agama. Walahu’alam. (Moh. Romadlon)

 

Judul

: Buku Pintar Aliran Kebatinan dan Ajarannya

Penulis

: Petir Abimanyu

Penerbit 

: Laksana

Tahun

: 2014

Genre 

: Budaya Jawa

Tebal

: 292 Halaman

ISBN

: 978-6022-555-49-0

 

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Tebar Manfaat - Ikatan Alumni SAP KIT
 Program Santunan Anak Yatim di VILA QUR`AN FATHUL MUBIIN BANDUNG (*)

Donasi bisa disalurkan melalui rekening:

Bank SYARIAH MANDIRI ( 7111-8856-77 )

a/n: Ghani Hikmawan

(*acara pada tanggal 09 Desember 2017)

***

konfirmasi donasi ke: 3543be3679047cc27c67d19a6e7d8e19

Beibiiyku Online Shop
Sponsor
Resensi Genre Terkait
Tidak ada Resensi Genre Terkait

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Dare To Make Mistakes; Kreatif Berinovasi dan Bera...
Bagus ini ...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

"Books are not made for furniture, but there is nothing else that so beautifully furnishes a house." ~ Henry Ward Beecher

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 25236815

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit