Demi Rakyat Cetak E-mail
(1 vote)

Keteladanan Para Pemimpin Dunia

Demi RakyatMenjelang pemilihan presiden mendatang, para calon pemimpin seolah berlomba menyampaikan visi misi mereka lewat berbagai cara agar sampai pada masyarakat. Jika nanti terpilih menjadi orang nomor satu di negeri ini, mereka berjanji akan selalu membuat kebijakan dan keputusan yang pro rakyat.

Memang, di tengah krisis kepemimpinan di negeri ini, rakyat Indonesia selalu berharap bahwa pada suatu saat nanti, negeri ini di pimpin oleh seorang yang berhati mulia dan tidak mudah tunduk pada godaan dunia serta tulus ikhlas bekerja membangun Indonesia dan mensejahterakan rakyatnya. Bukan sebaliknya, ajimumpung menggunakan kekuasaannya demi memperkaya diri sendiri dan keluarga dan golongannya.

Buku Demi Rakyat ini penting untuk di baca buat calon-calon pemimpin negeri ini agar paham bahwa pada hakikatnya ketika mereka terpilih menjadi pemimpin nanti, mereka bukan menjadi raja yang selalu ingin dilayani. Tetapi sebagai pelayan yang siap sedia melayani rakyatnya.

Buku ini mengisahkan 26 pemimpin negara dari berbagai belahan dunia yang mampu menunjukkan kepada kita bahwa hidup bersahaja adalah hal yang mungkin dilakukan bagi para pemimpin demi kepentingan rakyat.

Di negara kita misalnya, ada Ir. Soekarno –presiden pertama Indonesia-yang mampu hidup bersahaja dan sederhana walau sudah menjadi orang nomor satu. Bung Karno tidak bisa menikmati fasilitas-fasiltas mewah sebagaimana yang dimiliki oleh para kepala negara lain waktu itu dan masa sekarang.

Tetapi, hal tersebut tidak menyurutkan dan menciutkan nyalinya untuk terus memimpin bangsa Indonesia. Ia rela menjalani hidup sederhana demi bangsa dan negaranya (hal. 68). Bahkan, hingga akhir hayatnya, beliau satu-satunya presiden yang tidak mempunyai rumah sendiri. (hal. 71).

Di Amerika, ada Abraham Lincoln. Presiden Amerika ke-16 ini merupakan salah satu presiden tersukses dalam sejarah negara adidaya tersebut. Ia di kenal sebagai presiden yang selalu peduli terhadap hak-hak sipil. Kebijakannya selama menjadi presiden yang masih dikenang hingga sekarang adalah menghapus sistem perbudakan di Amerika Serikat  untuk selama-lamanya. (hal. 88). Penghapusan sistem perbudakan itu merupakan prestasi luar biasa Abraham Lincoln. Sebab ketika ia menjadi presiden, sistem perbudakan itu benar-benar membuat rakyat kecil menderita.

Tak berbeda jauh, presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad , juga sangat mencintai rakyatnya. Ia di kenal sebagai presiden yang menjalani kehidupan dengan sederhana. Ia lebih memilih hidup sederhana, tetapi rakyat yang dipimpinnya sejahtera. Dari pada hidup bergelimang harta, tetapi rakyat sengsara.

Ahmadinejad menolak pesawat kepresidenan yang mewah. Ia tak mau membebani rakyatnya yang harus membayar pajak demi dirinya. Ia juga tak pernah tinggal di istana kepresidenan, beliau lebih memilih tinggal di rumahnya yang sederhana dengan pengamanan yang longgar, sehingga jika ada yang ingin menemuinya tak perlu melewati protokoler yang berbelit-belit. (hal 94-95).

Sederet gaya hidup Ahmadinejad yang amat sederhana tersebut menunjukkan bahwa ia sangat mencintai rakyatnya. Ia tidak mau menggunakan fasilitas negara dengan seenaknya karena semua itu adalah hasil jeruh payah rakyat dalam membayar pajak. Ia tak ingin melukai hati rakyat Iran.

Beberapa contoh kesederhanaan dan kecintaan para pemimpin pada rakyat yang dikisahkan dalam buku ini mampu menjadikan kepemimpinan mereka menempati posisi spesial di hari rakyat pada masanya, bahkan dikenang oleh dunia hingga sekarang.

Walaupun kisah-kisah dalam buku hanya mengisahkan sekelumit tentang sisi kehidupan mereka. Tetapi itu sudah cukup memberikan inspirasi dan keteladanan  bagi para calon pemimpin negeri ini dan dapat diaplikasikan ketika ia sudah terpilih menjadi pemimpin.

Dengan prinsip melayani rakyat, di harapkan para calon pemimpin dapat membawa negeri ini bangkit dari keterpurukan menuju masa depan yang cerah. (Muhammad Saleh)

 

Judul

: Demi Rakyat

Penulis

: Nur Rokhim

Penerbit 

: Palapa

Tahun

: 2014

Genre 

: Sosial & Politik

Tebal

: 178 Halaman

ISBN

: 978-6022-791-00-3

 


Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Beibiiyku Online Shop
Sponsor
FrozenbyQueen - Lezat Alami & Halal
Sponsor
Resensi Genre Terkait
SOSIAL & POLITIK

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Metode Mengajar ala Tiongkok dan Jepang
Sudah seha...
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

“After all manner of professors have done their best for us, the place we are to get knowledge is in books. The true university of these days is a collection of books.” ~ Albert Camus

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 29366729

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit