First Couple in Love Cetak E-mail
(5 votes)

Ketika Dewa Jatuh Cinta 

First Couple in LoveKaori tak pernah menyangka bahwa suatu ketika dirinya akan direkrut oleh Raja Akita untuk menjadi salah satu dari 4 dewa yang akan ditugasi menjaga bumi. Kaori dipercaya menjadi Dewa Air. Sementara ketiga dewa lainnya kebetulan juga menimba ilmu di sekolah yang sama dengan Kaori. Mereka adalah Masato (Dewa Api), Take (Dewa Angin), dan Hiro (Dewa Tanah). Keempat cowok bertampang keren yang akhirnya berstatus dewa itu secara tidak sengaja dipertemukan di sekolah tersebut dan akhirnya bersahabat karib.

Tidak hanya itu, mereka juga memiliki selera yang sama tentang bermusik. Sehingga kemudian mereka mendirikan sebuah band dengan nama Orpheus. Kaori memegang bass, Take penggebuk drum, Hiro pemetik gitar dan Masato sebagai vokalisnya. Ada alasan tertentu mengapa mereka menggunakan nama Orpheus (nama dewa Yunani) dalam band-nya. Orpheus (Dewa Musik) sengaja dipilih untuk mewakili identitas mereka sebagai para dewa di bumi.

Suatu ketika, Kaori dipercaya oleh Raja Akita untuk mengemban sebuah misi penting. Yakni melindungi seorang gadis remaja yang tengah putus asa kehilangan harapan dan hendak mengakhiri hidupnya dengan cara menabrakkan tubuhnya pada sebuah kereta api yang tengah melaju kencang. Beruntung, Kaori datang pada saat yang tepat. Kaori mendorong gadis itu ketika kereta itu tinggal beberapa senti dan nyaris saja menabrak tubuhnya. Tentu saja gadis itu langsung marah besar pada Kaori yang telah merusak rencana gilanya untuk bunuh diri.

Kaori pikir, semuanya sudah selesai pasca kejadian percobaan bunuh diri gadis berwajah cantik nampung berkabut luka yang belum diketahui namanya itu. Tapi, ternyata takdir berkata lain. Suatu ketika, di sekolahnya kedatangan siswi baru yang kurang disukai oleh teman-teman sekelasnya karena sifatnya yang dingin, angkuh, semaunya sendiri bahkan berani melawan guru-guru yang paling galak sekali pun. Sepintas pandang, Kaori seperti pernah mengenali wajah gadis misterius itu. Ya, Kaori kemudian teringat, siswi baru bernama Ayana Kinoshiri itu tak lain dan tak bukan adalah gadis yang hendak bunuh diri di perlintasan kereta api beberapa waktu yang lalu (hal 19-25).

Tetapi, sikap aneh yang selalu ditampakkan oleh gadis itu justru malah membuat Kaori lambat laun menyukainya. Ada benih-benih cinta bersitumbuh di dalam relung hati meskipun gadis itu acuh tak acuh dan tak pernah bersikap manis pada dirinya. Sebenarnya, ada banyak faktor yang telah membuat Ayana tumbuh menjadi seperti itu. Dia lahir dari sebuah keluarga broken home dan hanya hidup berdua dengan sang ayah. Dia kerap mendapat perlakuan kasar dari sang ayah. Bahkan ayahnya tega menjual Ayana, darah dagingnya sendiri (hal 71-76).

Sayangnya, Ayana tak mampu berbuat banyak untuk melawan kebengisan ayah. Dia merasa hidup sendiri dan merasa tidak ada seseorang yang sudi menjadi teman berkeluh kesah, menampung segala luka di hatinya yang kian terus menganga. Dia sengaja menutupi kisah kelam hidupnya dengan bersikap semaunya sendiri dan ketus terhadap semua orang di sekelilingnya. Dan ketika dia tengah berada di puncak kesedihan, selalu saja muncul keinginan untuk bunuh diri.

Gagal mengakhiri hidup di perlintasan kereta api tempo hari, tak menyurutkan niat untuk mencobanya kembali di tempat lain. Lagi-lagi aksinya gagal total bahkan kembali dipergoki Kaori. Kaori benar-benar telah jatuh cinta pada Ayana. Padahal sebagai dewa, ia dilarang jatuh cinta pada orang yang harus dilindunginya. Jika sampai melanggar peraturan itu, dia akan mendapat sanksi berat; hukuman mati.

Ternyata, bukan Kaori saja yang memendam cinta pada Ayana. Sahabatnya sendiri, Hiro, juga mencintai gadis itu. Meski Hiro tahu jika cowok yang bisa menyentuh hati Ayana hanyalah Kaori, tapi dia tak dapat menahan diri untuk memiliki Ayana. Sementara itu, di sisi lain Kaori tengah merasakan duka mendalam saat mengetahui yang menjadi penyebab ayahnya meninggal. 

Novel remaja bernuansa fantasi ini terpilih sebagai novel unggulan dalam Lomba Menulis Novel Romance penerbit Qanita beberapa waktu lalu. Hikmah yang saya petik dalam novel ini, bahwa kekerasan fisik yang dilakukan orang tua terhadap anak, sangat berpengaruh pada pertumbuhan psikis dan perilakunya di kemudian hari. (Sam Edy Yuswanto)

***

 

Judul

: First Couple in Love

Penulis

: Hanna Natasha

Penerbit 

: Qanita

Tahun

: 2013

Genre 

: Novel Romantis

Tebal

: 212 Halaman

ISBN

: 978-602-9255-97-6

 

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (0)add comment

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Beibiiyku Online Shop
Sponsor
FrozenbyQueen - Lezat Alami & Halal
Sponsor
Resensi Genre Terkait
NOVEL ROMANTIS

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Metode Mengajar ala Tiongkok dan Jepang
Sudah seha...
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

“After all manner of professors have done their best for us, the place we are to get knowledge is in books. The true university of these days is a collection of books.” ~ Albert Camus

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 29053614

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit