Salam Lemper Cak Lontong Cetak E-mail
(3 votes)

Karena Berbeda, Anda Dianggap Lebih Ada

Salam Lemper Cak LontongDi tengah ketatnya persaingan di dunia hiburan dewasa ini, kemampuan dan kecerdasan luar biasa dalam sebuah bidang rasanya belum cukup untuk mendongkrak ketenaran seorang bintang. Untuk tenar butuh kemampuan untuk tampil berbeda dan unik.

Titik unik itulah yang akhirnya dipilih dan terbukti mampu menghantarkan –misalnya Ki Enthus, sang dalang edan sejajar dengan dalang-dalang yang lebih dulu tenar. Dengan titik unik itu pula Cak Lontong mampu meroket dan menjadi salah satu komedian yang tenar dan cukup diperhitungkan saat ini. Bahkan, di Indonesia Lawak Klub (ILK) dia menjadi ikon. Tanpa mengecilkan peran pelawak senior lain, tanpa Cak Lontong, ILK akan terasa kurang. Itu menujukkan bahwa ia telah sangat ikonik.

Keunikan Cak Lontong bukan saja terletak pada nama tenarnya dan pada salam lempernya, yang diambil dari nama sebuah panganan, tapi lebih pada gaya lawakannya. Ia beda. Buku ini akan mengupas titik unik seorang Cak lontong serta perjuanganya dalam mencapai titik beda tersebut.

Pria bernama asli Lies Hartono ini sebenarnya bukan sosok baru dalam dunia hiburan. Ia mulai kariernya dengan grup lawak Ludrug Cap Toegoe di Surabaya. Dari sana dia mulai dilirik oleh stasiun televisi. Namun, karena masih berstatus mahasiswa ia belum begitu fokus. Baru setelah rampung, ia hijrah ke Jakarta. Di sana ia mengawali kariernya sebagai komedian pada tahun 2005, pada acara Republik BBM bersama alm. Taufik Savalas, Denny Chandra, Kelik Pelipur Lara, Effendi Gozali, dll. (hal.22-23). Namanya baru melecit setelah menjadi komedian stand up comedy (comic) di acara Stand up Comedy Show di Metro TV, dan di ILK Trans 7 serta mengisi berbagai acara lainnya, seperti di Sental Sentul dan Negeri Impian.

Yang menarik, barangkali ini password dia bisa eksis dibanding para pelawak tradisional lainnya. Dia berhasil memadukan style lawakan tradisional dengan kontemporer ala comic. Ia dengan basik lawak tradisional tetap mampu tampil kritis di hadapan lawakan kontemporer. Bahkan ia banyak mengkritik terhadap para comic. Ia mengatakan, jika comic menyalahkan penonton, itu bukan comic sejati, tapi comic manja. Tugas comic adalah menghibur. Jika comic gagal menghibur penonton, maka tugas comic gagal.

Ia pun sangat menyayangkan banyaknya comic yang mengambil tema SARA. Untuk menghindari itu ia pun selalu mencari materi dari premis-premis sederhana, baik dari kata atau istilah (hal. 27). Keluwesan mengolah logika itulah yang menjadi titik beda Cak Lontong dengan para comic lainnya. Ia mampu membawa topik sederhana menjadi kelucuan luar biasa. Sebaliknya, topik berat pun bisa dioleh menjadi sederhana. (hal. 61)

Yang ringan semisal, “Takut itu menentukan teman Anda. Anda takut berbuat dosa, Anda adalah teman orang beriman. Anda takut berbohong, Anda teman orang shalih. Anda takut berbuat baik, Anda teman setan. Anda takut sama istri? Nah, ini teman saya.” (hal. 62)

Yang berat, “Menurut sebuah riset, tahun 1960-an, Malaysia mengimpor guru dan dosen dari Indonesia. Tahun 1990-an, Malaysia berubah menjadi pengimpor pembantu dari Indonesia. Kesimpulannya, Malaysia mengalami penurunan selera, dari level guru/dosen ke level pembantu.” (hal. 68).

Tentu masih banyak lawakan cerdas khas Cak Lontong lainnya yang juga dikupas keunikannya dalam buku ini. Dari contoh lawakan tersebut, menunjukkan bahwa Cak Lontong adalah seorang comic sejati yang hebat dan smart dalam bersilogisme. Ia juga memberikan nuansa baru nan segar bagi panggung komedian Indonesia yang mendidik (hal.  98). Itu penting. Diakui atau tidak, sekarang banyak bermunculan acara lawak di televisi yang tidak ada unsur edukasi sama sekali seperti YKS, Pesbukers dan sejenisnya. Tidak seperti pada era 90-an, sebut saja acara Bagito di RCTI, Parodi P-Project di SCTV, Srimulat, Ngelaba, dan masih banyak acara komedian berkualitas lainnya. 

Tak heran, komedian seperti Cak Lontong selalu ditunggu dan diharapkan akan menjadi titik balik atau membawa panggung lawak Indonesia pada perubahan ke arah yang lebih baik dan mendidik. Tentu ia tak bisa sendiri, harus didukung oleh berbagai pihak dan ditiru oleh para pelawak lain. Bukan menjiplak tapi mengambil inspirasi dari cara ia melawak. (Moh. Romadlon)

 

Judul

: Salam Lemper Cak Lontong

Penulis

: Radis Bastian

Penerbit 

: Flash Books

Tahun

: 2014

Genre 

: Biografi

Tebal

: 108 Halaman

ISBN

: 978-6022-55-592-6

 

Jumlah komentar/resensi baru untuk buku ini (1)add comment

HororLover said:

 
mantap!!
May 19, 2014

Silahkan memberi komentar/resensi baru dengan bahasa yang sopan dan bertanggung jawab.
Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

busy
 

Wisata-Buku.Com kini hadir di Smartphone Android (silahkan klik di sini)

Google

D i d u k u n g o l e h :

GRAMEDIA PUSTAKA UTAMA

KORAN JAKARTA - Harian Umum Nasional

Ketik kata kunci, misal: "harry potter"
Wisatawan Buku





Password hilang?
Belum terdaftar? Daftar
Tebar Manfaat - Ikatan Alumni SAP KIT
 Program Santunan Anak Yatim di VILA QUR`AN FATHUL MUBIIN BANDUNG (*)

Donasi bisa disalurkan melalui rekening:

Bank SYARIAH MANDIRI ( 7111-8856-77 )

a/n: Ghani Hikmawan

(*acara pada tanggal 09 Desember 2017)

***

konfirmasi donasi ke: 3543be3679047cc27c67d19a6e7d8e19

Beibiiyku Online Shop
Sponsor
Resensi Genre Terkait
BIOGRAFI

Resensi Terbaru
Resensi Populer
Komentar/ Resensi Baru
Misteri MH-370
sedih, bin...
Hoegeng; Polisi dan Menteri Teladan
Sangat ins...
Mafia Migas VS Pertamina; Membongkar Skenario Asin...
Sangat bag...
7 Hari 1.500 Kilometer Mengelilingi Tibet
Traveling ...
Setelah 7 Malam di Alam Kubur; Apa yang Terjadi Pa...
:) ;D
Meneladani Jam-Jam Nabi Dalam Beribadah Dan Bekerj...
Ass. isi b...
Salam Lemper Cak Lontong
mantap!!
Misteri Hilangnya Batu Delima Biru
wah wah......
Steve Jobs iCon Apple
This guy w...
Dare To Make Mistakes; Kreatif Berinovasi dan Bera...
Bagus ini ...
Promosi GRATIS
Inspirasi WB

"A book worth reading is worth buying." ~ John Ruskin

 
K o m u n i t a s P e n d u k u n g
WBstat
Pengunjung: 25208727

Silahkan Daftar untuk memberi komentar/resensi baru dan melihat fitur-fitur lain, atau Login bagi yang sudah mendaftar.

... help us to spread the words!

 

Perhatian! Jika ada konten di situs ini yang melanggar hak cipta dan/ atau membuat kerugian materi, moril ataupun keduanya terhadap suatu pihak, mohon silahkan email ke: TimWB

 

Wisata-Buku.Com adalah bentuk dedikasi kepada:

Penggiat Buku dan Penerbit